Kompas.com - 15/12/2018, 06:24 WIB

SUKABUMI, KOMPAS.com - Tabrakan beruntun terjadi di Jalan Raya Sukabumi-Bogor, Persimpangan Jalan Cagak Palabuhanratu, Kecamatan Cibadak, Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (14/12/2018).


Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa yang terjadi sekitar pukul 22:30 Wib. Hanya saja lima orang mengalami luka, dan satu di antaranya luka berat. Para korban dievakuasi ke RSUD Sekarwangi dan RS Kartika.

Akibat kecelakaan lalu lintas ini arus lalu lintas sempat macet total .Baik dari arah Bogor ke Sukabumi begitu sebaliknya dari Sukabumi ke Bogor. Serta dari arah Palabuhanratu ke Cibadak. Arus lalu lintas kembali lancar sekitar pukul 23:00 Wib.

Data sementara Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas Polres Sukabumi menyebutkan peristiwa kecelakaan lalu lintas ini melibatkan delapan unit kendaraan bermotor. Di antaranya tujuh unit mobil dan satu unit sepeda motor.

Baca juga: Seorang Ibu Tewas Tertimbun Tanah Longsor di Sukabumi

"Untuk sementara penyebab kecelakaan beruntun ini diduga dari mobil truk pengangkut galon yang melaju dari arah Sukabumi ke Bogor," ungkap Kepala Unit Kecelakaan, Satlantas Polres Sukabumi, Iptu Nandang Herawan kepada Kompas.com di lokasi kejadian, Sabtu (16/12/2018) dini hari.

Saat ini, lanjut dia, pihaknya masih menyelidiki perkara kecelakaan lalu lintas beruntun tersebut. Untuk sementara ini, pihaknya mengamankan dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memintai keterangan saksi.

"Korban ada lima orang mengalami luka, satu di antaranya luka berat, dan semuanya sudah di evakuasi ke rumah sakit," ujar dia.

Delapan kendaraan bermotor, antara lain Colt Diesel D 8321 DP (Pengangkut galon air kemasan), Datsun Go berplat nomor F 1577 LF, Toyota Rush F 101 VW, Colt Diesel F 8177 UP, Truk Fuso BK 9548 MN, Suzuki Pick Up F 8038 UP, Suzuki Pick UP F 8133 UX dan Honda Revo B 6573 URS.

Baca juga: Belum Resmi 6 Bulan Wali Kota Sukabumi Sudah Lantik 69 Pejabat, Ini Alasannya

Pantauan Kompas.com lokasi tabrakan beruntun ini berada di jalan raya yang kondisinya menurun tajam dari arah Sukabumi ke Bogor. Truk pengangkut galon air kemasan itu berhenti setelah menabrak Pos Lalu Lintas (Lantas) Polsek Cibadak.

Selain itu terdapat satu truk colt diesel yang posisinya menabrak truk pengangkut galon.

Di seberang Pos Lantas terdapat satu truk fuso pengangkut besi dan dua unit mobil suzuki bak terbuka. Juga ada satu mobil toyota rush dan satu unit sepeda motor.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Regional
Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

Regional
Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

Regional
Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Regional
Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Regional
Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Regional
Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Regional
Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Regional
Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Regional
Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Regional
Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Regional
BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

Regional
Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Regional
Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Regional
Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.