Seorang Ibu Tewas Tertimbun Tanah Longsor di Sukabumi

Kompas.com - 07/12/2018, 18:42 WIB
Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Kabupaten Sukabumi, Eka Widiaman di lokasi tanah longsor Kecamatan Nagrak, Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (7/12/2018). KOMPAS.com/ DOK BPBD KABUPATEN SUKABUMIKepala Seksi Kedaruratan BPBD Kabupaten Sukabumi, Eka Widiaman di lokasi tanah longsor Kecamatan Nagrak, Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (7/12/2018).

SUKABUMI, KOMPAS.com - Seorang ibu rumah tangga, Iyar (68), dilaporkan meninggal dunia setelah tertimbun tanah longsor di Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (7/12/2018).

Peristiwa ini terjadi di Kampung Cikawung Hilir, Desa Babakanpanjang, Kecamatan Nagrak sekitar pukul 11.15 WIB.

Jasad korban yang tertimbun dengan kedalaman sekitar satu meter berhasil dievakuasi oleh masyarakat setempat.

Evakuasi membutuhkan waktu sekitar 30 menit dengan menggunakan peralatan seadanya.

Keterangan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi menyebutkan, tanah longsor ini terjadi akibat hujan dengan intensitas tinggi dalam beberapa hari terakhir ini.

"Peristiwanya terjadi saat Ibu Iyar sedang berkebun tiba-tiba terjadi tanah longsor," ungkap Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Kabupaten Sukabumi, Eka Widiaman dalam keterangan pers yang diterima Kompas.com, Jumat petang.

Baca juga: Terbukti Sebabkan Longsor, Aktivitas Tambang PT ABN Dihentikan

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dia menjelaskan, lokasi kebun tersebut berada tepat di bawah tebing tanah dengan ketinggian belasan meter. Saat tebing tanah longsor, korban tidak dapat menghindar.

"Saat longsor terjadi ada warga yang melihat, sehingga upaya penyelamatan dan evakuasi langsung dilakukan masyarakat," jelasnya.

Tim Reaksi Cepat BPBD, lanjut dia, sudah mendatangi ke lokasi kejadian, juga termasuk ke rumah duka. Pihaknya pun sudah menyalurkan bantuan duka kepada keluarga korban yang tertimbun tanah longsor.

"Kami mengimbau kepada masyarakat agar selalu waspada bila hujan turun dengan deras. Juga bagi yang bertempat tinggal di daerah rawan bencana untuk segera mencari tempat paling aman," imbau Eka.

Baca juga: Kisah Yaya Selamatkan Istri dan Anaknya yang Terperangkap Longsor

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

 Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Regional
Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Regional
Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Regional
Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Regional
Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Regional
Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Regional
Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Regional
Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Regional
Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Regional
Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Regional
Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Regional
Memahami Gaya Komunikasi 'Parkir Mobil' ala Gibran

Memahami Gaya Komunikasi "Parkir Mobil" ala Gibran

Regional
Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Regional
Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Regional
Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.