Polres di Papua Tingkatkan Razia Jelang Natal dan Tahun Baru

Kompas.com - 14/12/2018, 22:34 WIB
Personel Polres Waropen saat memeriksa barang bawaan di dalam mobil, Jumat (14/12/2018).KOMPAS.com/Istimewa Personel Polres Waropen saat memeriksa barang bawaan di dalam mobil, Jumat (14/12/2018).


TIMIKA, KOMPAS.com - Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2019, jajaran polres di wilayah Polda Papua meningkatkan razia guna menciptakan kamtibmas yang aman dan kondusif.

Seperti yang dilakukan Polres Tolikara, pada Jumat (14/12/2018).

Polres setempat menggelar razia di pertigaan Jalan Wemena, Karubaga, dan Puncak Jaya, tepatnya di pos terpadu Pertamina.

Razia ini bertujuan untuk mencegah masuknya minuman keras (miras) dan obat-obatan terlarang.


Baca juga: Jelang Natal dan Tahun Baru, Polisi Razia “Zona Merah” Peredaran Narkoba

Kapolres Tolikara AKBP Leonard Akobiarek mengatakan, selain razia, pihaknya juga melakukan patroli secara rutin untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Selain itu, pihaknya juga memberikan penyuluhan dan imbauan kepada seluruh masyarakat agar tidak membawa senjata tajam berupa panah, parang, dan pisau, ke dalam kota.

"Kita juga rutin melakukan patroli dan memberikan imbauan kepada masyarakat agar menciptakan kamtibmas yang aman dan damai," kata Leonard.

Dia juga mengajak kepada masyarakat untuk dapat melaporkan kepada polisi bila melihat atau mendengar adanya informasi penjualan miras oplosan dan obat-obatan terlarang.

"Sebab, tanpa informasi dari masyarakat, maka kota yang kita cintai ini tidak akan bersih dari hal tersebut. Oleh karena itu, masyarakat dimohon agar bekerja sama dengan kepolisian demi terciptanya rasa aman, damai, dan suksesnya perayaan Natal dan Tahun Baru 2019," pungkas Leonard.

Selain di Tolikara, Polres Waropen juga menggelar razia pada Jumat malam.

Razia yang dipimpin Kabag Ops Polres Waropen AKP Sevredo Fenanlampir melibatkan Koramil 1709-03 Warbah, dan Satpol PP.

Baca juga: Jelang Natal dan Tahun Baru, DKI Gelar Razia PKL hingga PMKS

Tujuan dari razia gabungan ini untuk menciptakan kondisi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Adapun sasaran dari razia ini adalah barang-barang terlarang dan berbahaya seperti senjata tajam, senjata api, narkoba, miras, dan lainnya.

Dari razia tersebut, diamankan miras lokal jenis bobo yang langsung dimusnahkan oleh pemiliknya sendiri. Selain itu, juga diamankan 17 senjata tajam.

"Tanggapan masyarakat sangat mengapresiasi kegiatan kami. Ini menunjukkan masyarakat Waropen telah memahami pentingnya sitkamtibmas yang aman dan kondusif," ujar Sevredo.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Pindad Bongkar Rahasia TNI AD Juarai Lomba Tembak Internasional 12 Kali Berturut-turut

Pindad Bongkar Rahasia TNI AD Juarai Lomba Tembak Internasional 12 Kali Berturut-turut

Regional
Kesaksian Satu Keluarga asal Australia Saat Mobil Terguling ke Underpass Kentungan yang Ambles

Kesaksian Satu Keluarga asal Australia Saat Mobil Terguling ke Underpass Kentungan yang Ambles

Regional
Peduli Literasi Anak, 4 Pemuda Jalan Kaki Wonogiri-Jakarta untuk Temui Jokowi

Peduli Literasi Anak, 4 Pemuda Jalan Kaki Wonogiri-Jakarta untuk Temui Jokowi

Regional
Sultan Bubohu Bongo Gorontalo Yosep Tahir Maruf Mangkat

Sultan Bubohu Bongo Gorontalo Yosep Tahir Maruf Mangkat

Regional
Fakta di Balik Ni Luh Djelantik Laporkan Lisa Marlina, Sebut Pelecehan Seks di Bali Biasa hingga Minta Maaf

Fakta di Balik Ni Luh Djelantik Laporkan Lisa Marlina, Sebut Pelecehan Seks di Bali Biasa hingga Minta Maaf

Regional
Rabu Pagi, Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas Guguran

Rabu Pagi, Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas Guguran

Regional
25 Tahun Tinggal di Gubuk Reyot, Mak Aroh Dapat Hibah Lahan dari Babinsa

25 Tahun Tinggal di Gubuk Reyot, Mak Aroh Dapat Hibah Lahan dari Babinsa

Regional
Tipu 30 Orang, Dua Anggota BIN Gadungan Ditangkap

Tipu 30 Orang, Dua Anggota BIN Gadungan Ditangkap

Regional
Pekerja Migran asal Karimun Dibunuh di Malaysia, Bupati Koordinasi dengan KBRI

Pekerja Migran asal Karimun Dibunuh di Malaysia, Bupati Koordinasi dengan KBRI

Regional
Kontak Senjata, TNI Sebut Ada Kelompok Separatis Terluka di Nduga

Kontak Senjata, TNI Sebut Ada Kelompok Separatis Terluka di Nduga

Regional
Fakta KPK Geledah Rumah Gubernur Kepri Nonaktif, Bongkar Paksa Pintu hingga Diduga Terima Gratifikasi Senilai Rp 6,1 Miliar

Fakta KPK Geledah Rumah Gubernur Kepri Nonaktif, Bongkar Paksa Pintu hingga Diduga Terima Gratifikasi Senilai Rp 6,1 Miliar

Regional
Pekerjakan WN Filipina, 8 Kapal Ikan Indonesia Ditangkap KKP

Pekerjakan WN Filipina, 8 Kapal Ikan Indonesia Ditangkap KKP

Regional
Penyebab Kebakaran Rumah yang Tewaskan 4 Bocah Masih Simpang Siur

Penyebab Kebakaran Rumah yang Tewaskan 4 Bocah Masih Simpang Siur

Regional
6 Fakta Proyek 'Underpass' Kentungan Yogyakarta Ambles, WNA Australia Jadi Korban hingga Proyek Dihentikan Sementara

6 Fakta Proyek "Underpass" Kentungan Yogyakarta Ambles, WNA Australia Jadi Korban hingga Proyek Dihentikan Sementara

Regional
Duduk Perkara Dokter Gigi Romi Gagal Jadi PNS karena Penyandang Disabilitas

Duduk Perkara Dokter Gigi Romi Gagal Jadi PNS karena Penyandang Disabilitas

Regional
Close Ads X