Gas Diduga Bocor Saat Memasak, 34 Mes PT RRL Hangus Terbakar

Kompas.com - 13/12/2018, 21:20 WIB
Proses pemadaman kebakaran mess karyawan PT Korindo Ariabima Sari, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, Sabtu (14/4/2018) Kompas.com/Budi BaskoroProses pemadaman kebakaran mess karyawan PT Korindo Ariabima Sari, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, Sabtu (14/4/2018)


SAMARINDA, KOMPAS.com - Satu bangunan mes karyawan PT Rimba Raya Lestari (RRL), yang terletak di Dusun Loa Gagak, Desa Loa Kulu Kota, Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur (Kaltim), hangus terbakar, Kamis (13/12/2018).

Mes yang dihuni 34 Kepala Keluarga dari 34 pintu itu terbakar Kamis pukul 10.30 Wita. Kerugian materil ditaksir berkisar hingga Rp 500 juta.

Salah satu korban yang merupakan sekuriti PT RRL, Agi Ole, mengatakan, api cepat menyambar karena bangunan terbuat dari kayu.

Seluruh penghuni tidak sempat menyelamatkan barang-barangnya. Beruntung tidak ada korban jiwa.

Baca juga: Korban Terdampak Kebakaran di Surabaya Dapat Bantuan Bedah Rumah

"Api langsung cepat membesar, tidak sempat selamatkan barang-barang karena berusaha memadamkan api. Tapi, akhirnya tetap, satu bangunan habis semua," kata Agi.

Dia menyebut, api pertama kali berasal dari salah satu dapur warga yang sedang mengadakan kegiatan masak-masak.

Mereka menggunakan dua kompor, agar proses memasak cepat selesai. Satu kompor sempat mati karena kehabisan gas.

Waktu diganti, ternyata ada gas yang keluar dan langsung tersambar api dari kompor sebelahnya yang menyala.

"Api langsung menyambar gas bocor itu, jadi yang masak langsung keluar menyelamatkan diri dan melapor ke sekuriti. Tapi terlambat, karena api ternyata lebih dulu menghanguskan seluruh bangunan," ujar dia.

Meski petugas pemadam kebakaran dan relawan kebakaran cepat datang, namun mereka kesulitan memadamkan api yang terlanjur membakar seluruh dinding kayu bangunan.

Baca juga: Kebakaran Ludeskan Belasan Rumah di Samarinda

Tepat pukul 12.30 Wita, api berhasil dikuasai. Namun, tak ada barang yang tersisa, dan bangunan rata dengan tanah.

"Tidak ada yang bisa diselamatkan, karena memang bangunan ini kayu," sebut dia.

Untuk sementara, para korban harus tinggal di pengungsian. Petugas kepolisian terus memeriksa penyebab kebakaran dan membantu membangun tenda pengungsian.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Masyarakat Adat Dayak Lundayeh Bentangkan Merah Putih di Ketinggian 1.103 Meter, Ini Tujuannya

Masyarakat Adat Dayak Lundayeh Bentangkan Merah Putih di Ketinggian 1.103 Meter, Ini Tujuannya

Regional
Cerita Pedagang Pasar Ciranjang, seperti Mimpi 2 Kali Jadi Korban Kebakaran

Cerita Pedagang Pasar Ciranjang, seperti Mimpi 2 Kali Jadi Korban Kebakaran

Regional
Menengok Bekas Tambang di Bangka yang Disulap Jadi Lokasi Agrowisata

Menengok Bekas Tambang di Bangka yang Disulap Jadi Lokasi Agrowisata

Regional
Jaringan Telkomsel di Sumatera Kembali Normal Pasca Kebakaran

Jaringan Telkomsel di Sumatera Kembali Normal Pasca Kebakaran

Regional
Warga Enggan Pinjamkan Cangkul karena Takut Tertular, Makam Pasien Covid-19 Ditutup Pakai Tangan

Warga Enggan Pinjamkan Cangkul karena Takut Tertular, Makam Pasien Covid-19 Ditutup Pakai Tangan

Regional
Seorang Istri di Bengkulu Tengah Merekayasa Kasus Pembunuhan Suaminya

Seorang Istri di Bengkulu Tengah Merekayasa Kasus Pembunuhan Suaminya

Regional
Kronologi Avanza Terbakar di Tol Bawen, Polisi Kejar Truk yang Diduga Kabur

Kronologi Avanza Terbakar di Tol Bawen, Polisi Kejar Truk yang Diduga Kabur

Regional
Kisah Agus, Penyandang Tunanetra Dirikan Rumah Belajar Gratis Bagi Anak Berkebutuhan Khusus

Kisah Agus, Penyandang Tunanetra Dirikan Rumah Belajar Gratis Bagi Anak Berkebutuhan Khusus

Regional
Kasus Pembubaran Paksa Acara Midodareni di Solo, Kapolda Jateng: Kita Kejar Pelaku Lainnya

Kasus Pembubaran Paksa Acara Midodareni di Solo, Kapolda Jateng: Kita Kejar Pelaku Lainnya

Regional
2 Staf Sekwan DPRD Kabupaten Bogor Dinyatakan Positif Covid-19

2 Staf Sekwan DPRD Kabupaten Bogor Dinyatakan Positif Covid-19

Regional
Polisi Mulai Selidiki Kasus Kebakaran Lahan di Ogan Ilir

Polisi Mulai Selidiki Kasus Kebakaran Lahan di Ogan Ilir

Regional
'Pak Ganjar, Saya Ingin Kaki Saya Sembuh, Saya Ingin Sekolah...'

"Pak Ganjar, Saya Ingin Kaki Saya Sembuh, Saya Ingin Sekolah..."

Regional
Polemik Potret Nyonya Meneer di Kemasan Minyak Telon, Ini Kata Saksi Ahli dalam Sidang

Polemik Potret Nyonya Meneer di Kemasan Minyak Telon, Ini Kata Saksi Ahli dalam Sidang

Regional
Fakta Gedung Telkom di Pekanbaru Terbakar, Toko Kartu Perdana Laris Manis hingga Keluhan Warga

Fakta Gedung Telkom di Pekanbaru Terbakar, Toko Kartu Perdana Laris Manis hingga Keluhan Warga

Regional
[POPULER NUSANTARA] Anak Gugat Ibu agar Harta Warisan Dibagikan | Kesaksian Warga Melihat Awan Tsunami

[POPULER NUSANTARA] Anak Gugat Ibu agar Harta Warisan Dibagikan | Kesaksian Warga Melihat Awan Tsunami

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X