Jenazah TNI Korban Penembakan KKB di Nduga Papua Diterbangkan ke Sorong - Kompas.com

Jenazah TNI Korban Penembakan KKB di Nduga Papua Diterbangkan ke Sorong

Kompas.com - 06/12/2018, 11:43 WIB
Helikopter milik TNI yang digunakan untuk mengevakuasi para korban pekerja di Nduga, Papua. ISTIMEWA Helikopter milik TNI yang digunakan untuk mengevakuasi para korban pekerja di Nduga, Papua.

TIMIKA, KOMPAS.com - Jenazah Sersan Satu (Anumerta) Handoko diterbangkan ke Sorong, Papua Barat, Kamis (6/12/2018).

Upacara pelepasan secara militer dilakukan di hanggar Avco Bandara Moses Kilangin Timika, Mimika, dihadiri Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, KASAD Jenderal TNI Andika Perkasa dan Wakapolri Komjen Pol Ari Dono Sukmanto, serta pejabat TNI-Polri.

"Almarhum Sersan Satu Handoko diterbangkan ke Sorong karena rumah almarhum ada di Sorong," kata Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto kepada wartawan.

Panglima TNI menjelaskan, almarhum merupakan satu dari 22 prajurit TNI yang bertugas di Pos Batalyon 755/Yaled di Mbua.

Baca juga: Evakuasi 16 Jenazah Pekerja Jembatan di Nduga Papua, Aparat Dihadang Pemberontak

Pada tanggal 3 Desember, kelompok pemberontak bersenjata membantai pegawai PT Istaka Karya di Bukit Kabo, Distrik Yigi. Mereka kemudian menyerang pos tersebut.

"Dari 22 pasukan di Pos Batalyon 755/Yaled, satu gugur atas nama Sertu Handoko," kata Panglima.

Jenazah Handoko tiba di Timika, Rabu (5/12/2018) sekitar pukul 15.00 WIT menggunakan helikopter dari Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga.

Baca juga: 4 Heli Disiapkan untuk Evakuasi 16 Jenazah Pekerja di Nduga Papua

Jenazah Handoko kemudian dibawa ke Brigif 20/IJK III Kostrad untuk disemayamkan dan baru diterbangkan ke Sorong.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Close Ads X