5 Fakta Pipa Pertamina Bocor di Prabumulih, Warga Sesak Napas hingga Sungai Tercemar

Kompas.com - 04/12/2018, 18:05 WIB
Seorang warga tampak sedang membersihkan air sungai dari limbah minyak hasil tumpahan pipa milik PT Pertamina EP Asset 2 Prabumulih yang bocor minggu malam (2/12/2018) lalu. KOMPAS.com/AMRIZA NUSANTARASeorang warga tampak sedang membersihkan air sungai dari limbah minyak hasil tumpahan pipa milik PT Pertamina EP Asset 2 Prabumulih yang bocor minggu malam (2/12/2018) lalu.

KOMPAS.com - Warga Kebun Duren, Kelurahan Prabumulih Barat, Kota Prabumulih, tiba-tiba mencium bau menyengat dari sungai yang tak jauh dari permukiman mereka.

Warga memutuskan untuk  mencari sumber bau yang menyengat dan menyesakkan dada tersebut.

Ternyata, bau tersebut berasal dari sungai yang tercemar oleh tumpahan dari pipa minyak milik PT Pertamina EP Asset 2 Prabumulih. 

Saat dikonfirmasi, Asmen Legal and Relation Field Pertamina Prabumulih, Setyo Pujihartono, membenarkan adanya kebocoran minyak yang menyebabkan sungai warga tercemar.

Berikut ini fakta lengkap dari pencemaran sungai di Kebun Duren, Prabumulih:

1. Bau menyengat dan menyesakkan dada

Asmen Legal and Relation Field Pertamina Prabumulih Setyo Puji HartonoKOMPAS.com/Amriza Nursatria Asmen Legal and Relation Field Pertamina Prabumulih Setyo Puji Hartono

Rekaman video amatir milik warga menggambarkan air sungai berubah warna cokelat karena bercampur tumpahan minyak milik PT Pertamina.

Permukaan air sungai juga tampak mengkilat terkena sinar matahari. Itu menandakan air sungai benar-benar tercemar minyak.

Dahlia, seorang warga setempat mengatakan, ia mengetahui sungai di dekat rumahya tercemar minyak sekitar pukul 3.30 WIB.

Bau menyengat pun tercium tajam oleh Dahlia. Dia dan cucunya menjadi susah bernapas bila terlalu dekat dengan sungai.

Dahlia juga melihat banyak ikan-ikan di sungai mati karena airnya tercemar, termasuk 3 ekor bebek miliknya.

Sela, seorang ibu yang memiliki bayi berusia setengah tahun, juga mengeluhkan dampak pencemaran sungai.

“Anak saya yang baru berumur satu setengah tahun menjadi batuk-batuk, muntah sesak napas dan tak bisa tidur gara-gara limbah ini,” katanya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X