750 Keluarga Penerima Manfaat di Karangantar Terima Bantuan Sosial PKH

Kompas.com - 01/12/2018, 18:01 WIB
Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Harry Hikmat didampingi Bupati Karanganyar Juliyatmono di Pendapa Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Jawa Tengah, Sabtu (1/12/2018). KOMPAS.com/LABIB ZAMANIDirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Harry Hikmat didampingi Bupati Karanganyar Juliyatmono di Pendapa Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Jawa Tengah, Sabtu (1/12/2018).

KARANGANYAR, KOMPAS.com - Sebanyak 750 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menghadiri pemberian bantuan sosial tahap IV Program Keluarga Harapan ( PKH) dan bantuan sosial pangan non tunai 2018 oleh Kementerian Sosial.

Penyerahan berlangsung di Pendapa Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Jawa Tengah, Sabtu (1/12/2018).

Acara ini dihadiri Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Harry Hikmat, anggota Komisi VIII DPR RI Endang Maria Astuti, Bupati Karanganyar Juliyatmono, Kepala Dinas Sosial Karanganyar Agus Heri Bindarto, dan ratusan keluarga penerima manfaat (KPM) di Kecamatan Karanganyar.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Karanganyar Agus Heri Bindarto mengatakan, KPM bantuan sosial PKH di Karanganyar tahun 2018 sebanyak 30.806 orang. Namun, yang hadir dalam penyaluran tahap keempat November sebanyak 750 KPM.


"Hari ini yang hadir dalam penyaluran bantuan sosial PKH dan pangan non tunai tahap keempat November 2018 ada 750 KPM dari Kecamatan Karanganyar," kata Agus Heri.

Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Harry Hikmat mengatakan, bantuan sosial yang dikucurkan pemerintah khusus untuk Kabupaten Karanganyar selama tahun 2018 senilai Rp 355 miliar.

Rinciannya:

  • Bansos PKH senilai Rp 54 miliar (untuk 30.806 KPM)
  • Bantuan pangan non tunai (BPNT) senilai Rp 74 miliar (untuk 56.802 keluarga)
  • Bantuan sosial bagi disabilitas senilai Rp 281 juta (untuk 153 keluarga)
  • Bantuan sosial lanjut usia sebesar Rp 2,2 miliar (untuk 1.103 keluarga).

"Di Karanganyar ini kami memastikan apakah penyaluran PKH November untas dilaksanakan. Kami targetnya 95 persen sudah tersalurkan," ujar Harry saat monitoring penyaluran bantuan PKH dan pangan non tunai di Karanganyar, Jawa Tengah.

Ia mengungkapkan, penyaluran bantuan sosial PKH tahap pertama telah dilakukan pada Februari 2019. Sementara, tahap kedua pada Juni, tahap ketiga Agustus, dan tahap keempat November 2018.

Pada tahap pertama hingga ketiga, bantuan yang diberikan masing-masing sebesar Rp 500.000, dan tahap keempat Rp 266.350.

Penyaluran bantuan sosial PKH dan pangan non tunai secara berkala ini, lanjut Harry, bertujuan untuk membantu KPM keluar dari kemiskinan.

"Yang paling mendasar itu akses pendidikan dan kesehatan. Pendamping PKH punya tugas untuk memastikan anak-anak dan keluarga penerima PKH mendapat akses pelayanan dasar. Indikatornya kami bisa cek apakah mereka sudah menerima Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan KIP," kata Harry.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemprov Papua Bakal Tambah Dana PON XX Rp 2 Triliun

Pemprov Papua Bakal Tambah Dana PON XX Rp 2 Triliun

Regional
Tim SAR Hentikan Pencarian Prajurit TNI Korban Longboat Terbalik di Papua

Tim SAR Hentikan Pencarian Prajurit TNI Korban Longboat Terbalik di Papua

Regional
Kapolresta Malang kepada Tahanan Kabur: Serahkan Diri, Kami Akan Layani dengan Baik

Kapolresta Malang kepada Tahanan Kabur: Serahkan Diri, Kami Akan Layani dengan Baik

Regional
Reaktivasi Jalur Kereta Cibatu-Garut Diuji Coba Januari 2020

Reaktivasi Jalur Kereta Cibatu-Garut Diuji Coba Januari 2020

Regional
Alasan Atlet Peraih Medali Emas SEA Games Pulang Naik Angkutan Umum, Sakit dan Tak Mau Dijemput

Alasan Atlet Peraih Medali Emas SEA Games Pulang Naik Angkutan Umum, Sakit dan Tak Mau Dijemput

Regional
Wakil Wali Kota Serang Bakal Jatuhkan Sanksi kepada ASN yang Kabur Saat Acara Pengajian

Wakil Wali Kota Serang Bakal Jatuhkan Sanksi kepada ASN yang Kabur Saat Acara Pengajian

Regional
[POPULER NUSANTARA] Pria di Katingan Penggal Kepala dan Sodomi Siswa SD | Jual Motor Curian ke Pemiliknya Sendiri

[POPULER NUSANTARA] Pria di Katingan Penggal Kepala dan Sodomi Siswa SD | Jual Motor Curian ke Pemiliknya Sendiri

Regional
Puluhan Penyu Hasil Sitaan Dilepasliarkan di Perairan Laut Donggala

Puluhan Penyu Hasil Sitaan Dilepasliarkan di Perairan Laut Donggala

Regional
Kisah Rianto Penari Lengger Lanang Banyumas, Perjalanan Hidupnya Diangkat di Film Kucumbu Tubuh Indahku

Kisah Rianto Penari Lengger Lanang Banyumas, Perjalanan Hidupnya Diangkat di Film Kucumbu Tubuh Indahku

Regional
Dengan Stiker 'Keluarga Miskin', Desa Ini Berhasil Tertibkan Penerima Bantuan PKH

Dengan Stiker "Keluarga Miskin", Desa Ini Berhasil Tertibkan Penerima Bantuan PKH

Regional
Fakta Pria di Katingan Penggal Kepala dan Sodomi Siswa SD, Berawal dari Korban Minta Rokok ke Pelaku

Fakta Pria di Katingan Penggal Kepala dan Sodomi Siswa SD, Berawal dari Korban Minta Rokok ke Pelaku

Regional
Jawaban Bobby Nasution soal Tudingan Tengah Membangun Politik Dinasti

Jawaban Bobby Nasution soal Tudingan Tengah Membangun Politik Dinasti

Regional
Kronologi Polisi Dibacok karena Ganggu Istri Anggota TNI

Kronologi Polisi Dibacok karena Ganggu Istri Anggota TNI

Regional
Pamerkan Alat Kelamin ke Mahasiswi, Pria di Yogyakarta Ditangkap

Pamerkan Alat Kelamin ke Mahasiswi, Pria di Yogyakarta Ditangkap

Regional
Setelah Tusuk Istri hingga Tewas, Pria Ini Kabur Lewat Jendela Kamar

Setelah Tusuk Istri hingga Tewas, Pria Ini Kabur Lewat Jendela Kamar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X