Dalami Kasus 2 Anak Tenggelam, Polisi Mintai Keterangan 7 Orang

Kompas.com - 22/11/2018, 15:11 WIB
Lokasi kolam renang di daerah Kricak Kidul RT.40/ RW.08, Tegalrejo, Kota Yogyakarta dipasang garis polisi Wijaya Kusuma/Kompas. comLokasi kolam renang di daerah Kricak Kidul RT.40/ RW.08, Tegalrejo, Kota Yogyakarta dipasang garis polisi

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Polisi masih mendalami peristiwa 2 anak yang meninggal dunia setelah tenggelam di kolam renang. Setidaknya, sampai saat ini sudah ada 7 orang yang dimintai keterangan.

"Setelah mendapat laporan, kami langsung menuju lokasi untuk melakukan olah TKP, " ujar Panit I Reskrim Polsek Tegalrejo, Ipda Suranta saat ditemui Kompas. com, Kamis (22/11/2018)

Suranta menuturkan, pihaknya telah meminta keterangan terhadap beberapa pihak, termasuk pemilik kolam renang. Namun, polisi belum meminta keterangan dari pihak keluarga

Namun demikian pihaknya sampai saat ini belum bisa mengambil kesimpulan. Sebab masih dalam proses pendalaman.

"Saksi yang mengetahui persis kejadiannya tidak ada. Sampai saat ini kami masih dalami lagi," bebernya.

Baca juga: Bermain Tanpa Pengawasan, 2 Anak Tenggelam di Kolam Renang

Dari pengamatan Kompas.com garis polisi tampak terpasang di pintu gerbang dan di dalam area kolam renang. Pintu gerbang bercat putih yang menjadi jalan untuk masuk ke dalam area kolam renang juga tampak terkunci.

"Di lokasi kami pasang garis polisi," ungkapnya

Pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat, ketika bersama anak-anak di wahana air seperti kolam renang agar tetap melakukan pengawasan. Jangan sampai anak dibiarkan bermain sendirian atau hanya mengandalkan penjaga di lokasi.

Seperti diberitakan sebelumnya, pada 20 November 2018, 2 anak tenggelam di sebuah kolam renang di daerah Kricak Kidul RT 40/RW 08, Tegalrejo, Kota Yogyakarta. Meski sempat dilarikan ke rumah sakit namun nyawa keduanya tidak tertolong.

Dua anak yang meninggal dunia yakni BN (9) warga Boyolali, Jawa Tengah dan RA (9) warga Kota Yogyakarta. 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 Wisatawan di Kawasan Candi Borobudur Positif Covid-19

2 Wisatawan di Kawasan Candi Borobudur Positif Covid-19

Regional
Melahirkan di Toilet, Siswi SMA Buang Bayinya di Panti Asuhan agar Tak Telantar, Ini Ceritanya

Melahirkan di Toilet, Siswi SMA Buang Bayinya di Panti Asuhan agar Tak Telantar, Ini Ceritanya

Regional
[POPULER NUSANTARA] Video Viral Pengendara Motor Angkut Jenazah | Sepeda Motor di Bengkel Ditilang Polisi

[POPULER NUSANTARA] Video Viral Pengendara Motor Angkut Jenazah | Sepeda Motor di Bengkel Ditilang Polisi

Regional
Pusat Tolak Kenaikan UMP, Ganjar: Jateng Naik 3,27 Persen

Pusat Tolak Kenaikan UMP, Ganjar: Jateng Naik 3,27 Persen

Regional
Menyoal Drone Jatuh di Kawasan Borobudur, Tak Ada Kerusakan Candi dan Balai Konservasi Lakukan Evaluasi

Menyoal Drone Jatuh di Kawasan Borobudur, Tak Ada Kerusakan Candi dan Balai Konservasi Lakukan Evaluasi

Regional
Pengakuan Pesepeda yang Diduga Disiram Air Keras Saat Gowes: Panas di Kulit, Celana sampai Rusak

Pengakuan Pesepeda yang Diduga Disiram Air Keras Saat Gowes: Panas di Kulit, Celana sampai Rusak

Regional
Sebuah Buku Catatan dan Bayi Perempuan di Depan Panti Asuhan

Sebuah Buku Catatan dan Bayi Perempuan di Depan Panti Asuhan

Regional
Menyoal Penetapan Tersangka Bahar bin Smith, Korban Sudah Mencabut Laporan, Polda Membantah

Menyoal Penetapan Tersangka Bahar bin Smith, Korban Sudah Mencabut Laporan, Polda Membantah

Regional
Detik-detik Mobil Elf Berpenumpang 14 Orang Masuk Jurang, Diduga Rem Blong

Detik-detik Mobil Elf Berpenumpang 14 Orang Masuk Jurang, Diduga Rem Blong

Regional
Sampah Jadi Permasalahan Klasik Sungai di Denpasar, Dibersihkan untuk Antisipasi Banjir

Sampah Jadi Permasalahan Klasik Sungai di Denpasar, Dibersihkan untuk Antisipasi Banjir

Regional
Polda Jambi Bantah Disebut Membubarkan Deklarasi KAMI

Polda Jambi Bantah Disebut Membubarkan Deklarasi KAMI

Regional
Napi Bisa Kendalikan Narkoba, Kepala Lapas Pekanbaru Mengaku Lalai

Napi Bisa Kendalikan Narkoba, Kepala Lapas Pekanbaru Mengaku Lalai

Regional
Libur Panjang, 83.257 Kendaraan Melintas di Tol Pemalang-Batang

Libur Panjang, 83.257 Kendaraan Melintas di Tol Pemalang-Batang

Regional
Masuk Riau Diperketat, Penumpang Wajib Cek Suhu Tubuh di Pos Jaga

Masuk Riau Diperketat, Penumpang Wajib Cek Suhu Tubuh di Pos Jaga

Regional
Gudang Rosok Dibongkar Pencuri, Beberapa Kuintal Barang Bekas Hilang

Gudang Rosok Dibongkar Pencuri, Beberapa Kuintal Barang Bekas Hilang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X