Kompas.com - 19/11/2018, 07:16 WIB

PARAPAT, KOMPAS.com — Niat Togu Simorangkir untuk menggalang dana kebutuhan delapan Sopo Belajar atau rumah belajar di Desa Simbolon, Kecamatan Palipe, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, begitu kuat.

Pria yang kini menginjak usia 42 tahun itu akan berjalan kaki mengitari Danau Toba sepanjang 305,65 kilometer selama delapan hari ke depan untuk mencari donatur untuk Sopo Belajar.

Perjalanan Togu dimulai pada hari ini, 19 November, hingga 26 November. Dalam aksi ini, lulusan S-2 Oxford Brookes University itu menargetkan mampu menggalang dana Rp 300 juta dengan rincian target donasi senilai Rp 1 juta per kilometer.

Persiapan fisik dan mental pun telah dilakukan Togu sejak jauh hari. Bahkan, dalam perjalanan panjang tersebut nantinya dia dan tim Literasi Nusantara dari Gramedia akan menghampiri satu per satu sekolah di tujuh Kabupaten Sumatera Utara (Sumut) dan membagikan buku serta alat tulis.

Togu mengatakan, rumah baca yang didirikannya sejak sembilan tahun silam di bawah Yayasan Alusi Tao Toba itu berhasil memberikan manfaat untuk 2.012 anak pada 2017. Pada 2018, dia kembali menargetkan 3.200 anak bisa menerima manfaat dari Sopo Belajar. 

Hati Togu meluap dengan gagasan untuk membangun Sopo Belajar di desa kelahirannya itu karena melihat banyaknya anak-anak yang menghabiskan waktu seusai sekolah dengan hanya berladang. Padahal, menurut dia, seorang anak mempunyai hak untuk belajar meskipun selepas sekolah.

“Kami lebih mengambil jam di luar sekolah untuk memberikan hal positif dengan membaca. Sebab, hampir seluruh anak sekolah membutuhkan itu, tidak hanya untuk di ladang saja,” kata Togu, Minggu (18/11/2018).

 

Togu Simomangkir pengagas rumah belajar (Supo) di Kabupaten Sumalungun, Sumatera Utara, Senin(18/11/2018).KOMPAS.com/ Aji YK Putra Togu Simomangkir pengagas rumah belajar (Supo) di Kabupaten Sumalungun, Sumatera Utara, Senin(18/11/2018).
Sempat jadi musuh orangtua

Upaya Togu membangkitkan rumah baca bukan perkara mudah. Dia pun sempat ditentang para orangtua murid lantaran dinilai sering menghabiskan waktu anak mereka tanpa mau membantu pekerjaan di ladang.

Lambat laun, sosialisasi yang terus digencarkan Togu bahwa pendidikan membaca sangat dibutuhkan sedini mungkin. Setidaknya, dalam satu hari Togu menghabiskan waktu sekitar 5 jam bersama 15 rekannya untuk mengajarkan anak-anak agar gemar membaca.

“Tahun pertama kita jadi musuhnya orangtua. Bahkan sampai ada kekerasan terhadap anak karena anaknya tidak membantu di ladang menggembala kerbau. ,Tetapi melihat perubahan siginifikan anaknya ketika di sekolah, akhirnya orangtua mereka sekarang menerima,” ujarnya.

Minat baca anak di Indonesia dari hasil survei UNESCO memang sangat rendah dibandingkan negara lain. Hal itu, menurut Togu, tak hanya disebabkan kurangnya perhatian dari orangtua,  tetapi juga minimnya buku pendidikan di lokasi terpencil juga menjadi penyebab hal itu terjadi.

Untuk mengurangi minimnya minat baca anak, Togu pun selalu mengupayakan membagikan buku gratis bahkan rumah belajar keliling. 

"Sederhananya mereka (anak-anak) memiliki aset untuk membaca, tinggal bagaimana kita mengembangkannya,” ucap dia.

Azas Rifai, Public Relations PT Gramedia Asri Media sekaligus tim dari literasinusantara.com, menjelaskan, mereka sangat mendukung apa yang dilakukan oleh Togu karena upaya Togu untuk menggalang minat baca sangat sejajar dengan tujuan dari tim literasi nusantara Gramedia.

“Ide unik dan semangat luar biasa yang ada pada Bang Togu harus ditularkan kepada masyarakat dan penggiat literasi lainnya. Acara ini juga bisa menjadi inspirasi untuk perjuangan meningkatkan minat baca di wilayah lain,” tuturnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wadahi Ketangkasan Digital Anak Muda, Pemkab Banyuwangi Kembali Gelar Hacking Day Competition

Wadahi Ketangkasan Digital Anak Muda, Pemkab Banyuwangi Kembali Gelar Hacking Day Competition

Regional
Turnamen Tenis Meja Pemkab Banyuwangi Diikuti 220 Atlet se-Jawa dan Bali

Turnamen Tenis Meja Pemkab Banyuwangi Diikuti 220 Atlet se-Jawa dan Bali

Regional
Gelar Gebyar Ekraf Rumaket Greget, Upaya Pemkab Trenggalek Dorong UMKM dan Industri Kreatif

Gelar Gebyar Ekraf Rumaket Greget, Upaya Pemkab Trenggalek Dorong UMKM dan Industri Kreatif

Regional
Anwar Ibrahim Jadi PM Malaysia, Gubernur Riau Berharap Pembangunan Jembatan Selat Malaka Terwujud

Anwar Ibrahim Jadi PM Malaysia, Gubernur Riau Berharap Pembangunan Jembatan Selat Malaka Terwujud

Regional
Ganjar Bentuk Timsus untuk Atasi Masalah Pembebasan Lahan Proyek Tol Semarang-Demak

Ganjar Bentuk Timsus untuk Atasi Masalah Pembebasan Lahan Proyek Tol Semarang-Demak

Regional
Rombongan Benchmarking Sumedang Bertolak ke Helsinki, Bupati Dony: Kami Akan Adopsi Best Practices Finlandia

Rombongan Benchmarking Sumedang Bertolak ke Helsinki, Bupati Dony: Kami Akan Adopsi Best Practices Finlandia

Regional
Mobil Dinas Camat Sudah Tak Layak Jalan, Pemkab Bojonegoro Siapkan 28 Toyota Rush Senilai Rp 7,72 Miliar

Mobil Dinas Camat Sudah Tak Layak Jalan, Pemkab Bojonegoro Siapkan 28 Toyota Rush Senilai Rp 7,72 Miliar

Regional
Program Puspa, Inovasi Dinas Kesehatan Jabar untuk Atasi Covid-19

Program Puspa, Inovasi Dinas Kesehatan Jabar untuk Atasi Covid-19

Regional
Disparbud Trenggalek Gelar FGD untuk Edukasi 35 Kades tentang Pengembangan Desa Wisata

Disparbud Trenggalek Gelar FGD untuk Edukasi 35 Kades tentang Pengembangan Desa Wisata

Regional
Rumahnya Direnovasi Bobby Nasution, Warga Medan Labuhan: Kedatangan Pak Wali Membawa Berkah

Rumahnya Direnovasi Bobby Nasution, Warga Medan Labuhan: Kedatangan Pak Wali Membawa Berkah

Regional
Bupati Jekek Tegaskan Wonogiri Manfaatkan KPJ untuk Tekan Angka Kematian Bayi

Bupati Jekek Tegaskan Wonogiri Manfaatkan KPJ untuk Tekan Angka Kematian Bayi

Regional
Bupati Jekek: Dengan 'Telunjuk Sakti' Pelayanan Administrasi Kependudukan Hanya 15 Menit

Bupati Jekek: Dengan "Telunjuk Sakti" Pelayanan Administrasi Kependudukan Hanya 15 Menit

Regional
Zona Blok Masela dan Potensi 'Provinsi Prisai' Indonesia

Zona Blok Masela dan Potensi "Provinsi Prisai" Indonesia

Regional
Riau Lampaui Target Investasi, Gubri Minta Pemerintah Pusat Bantu Bangun Infrastruktur

Riau Lampaui Target Investasi, Gubri Minta Pemerintah Pusat Bantu Bangun Infrastruktur

Regional
Pemprov Riau Hibahkan 3 Unit Eks Venue kepada UIR

Pemprov Riau Hibahkan 3 Unit Eks Venue kepada UIR

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.