Pertamina Pastikan Penyaluran BBM di Timika Telah Normal Kembali

Kompas.com - 16/11/2018, 18:03 WIB
Kapal tangker yang diduga mengangkut minyak ilegal dari PT Karimata Energi Persada saat bersandar di dermaga kecil di di Jalan Lettu Karim Kadir, Kelurahan Gandus, Kecamatan Gandus, Palembang, Minggu (17/9/2018). Dalam penggerbekan yang dilakukan Polda Sumsel, polisi menduga gudang yang dijadikan penyimpanan itu merupakan tempat pengolahan minyal ilegal. KOMPAS.com/ Aji YK PutraKapal tangker yang diduga mengangkut minyak ilegal dari PT Karimata Energi Persada saat bersandar di dermaga kecil di di Jalan Lettu Karim Kadir, Kelurahan Gandus, Kecamatan Gandus, Palembang, Minggu (17/9/2018). Dalam penggerbekan yang dilakukan Polda Sumsel, polisi menduga gudang yang dijadikan penyimpanan itu merupakan tempat pengolahan minyal ilegal.

JAYAPURA, KOMPAS.com – PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region VIII memastikan pasokan BBM yang disalurkan untuk PLN wilayah Timika telah normal mulai Jumat (16/11/2018) pagi.

Pertamina telah menyalurkan total 186 KL sejak kemarin malam setelah menerjunkan tim respons yang bergerak cepat untuk melakukan proses penyaluran menggunakan landing craft tank (LTC) sejak pukul 19.30 waktu setempat.

Sebelumnya, kapal pengangkut solar MT Kahayan yang mengangkut solar sejumlah 1.400 KL mengalami kandas di perairan Pelabuhan Paumako, Timika, yang disebabkan oleh surutnya air laut.

Kondisi surutnya air laut menyebabkan kapal tidak dapat melakukan manuver untuk merapat ke dermaga di Jobber Timika dan melakukan bongkar muat BBM.

Baca juga: Pertamina Turunkan Tim Respon Atasi Kekosongon Stok BBM di PLN Timika

Pertamina mengambil langkah alternatif melakukan proses ship to ship dari MT Kahayan ke LCT untuk kemudian disalurkan ke mobil tangki, agar PLTD PLN dapat beroperasi kembali sesegera mungkin.

Pjs Unit Manager Communication & CSR MOR VIII, Bagja Mahendra menyatakan, surutnya air laut membuat kapal tidak dapat sandar.

“Faktor surutnya air laut di perairan Pelabuhan Paumako membuat kapal pengangkut solar MT Kahayan tidak dapat sandar karena aspek keamanan dan keselamatan tidak dapat terpenuhi, sehingga kapal tidak dapat melakukan aktivitas bongkar muat,” ungkap Bagja, Jumat siang.

“Untuk itu, Pertamina mengambil alternatif untuk melakukan penyaluran LCT agar segera didistribusikan ke PLN Timika. Sejak pukul 19.30 WIT tim respons telah melakukan gerak cepat agar solar dari MT Kahayan dapat disalurkan dan diprioritaskan untuk PLTD PLN Timika,” tambah Bagja.

Baca juga: Stok BBM Habis, PLN Timika Lakukan Pemadaman Total

Dengan langkah alternatif yang ditempuh Pertamina, pada pukul 23.00 WIT kemarin, PLTD PLN Timika telah kembali beroperasi dan pelayanan telah normal kembali 100 persen.

Prioritas berikutnya, Pertamina akan melakukan stock build-up di tangki PLN.

"Sampai dengan berita ini diturunkan sore ini, Pertamina telah menyalurkan solar ke PLN Timika sebesar total 276 KL dan rencana penyaluran selanjutnya adalah sebesar 150 KL. Pertamina juga telah menyiapkan langkah antisipasi dengan mempercepat pengiriman kapal pengangkut BBM ke Timika yang disuplai dari TBBM Wayame, Tual, dan Merauke," ujar dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita di Balik Sukiyah, Hidup Seorang Diri dengan Berteman Gelap hingga Rambut Jadi Sarang Tikus

Cerita di Balik Sukiyah, Hidup Seorang Diri dengan Berteman Gelap hingga Rambut Jadi Sarang Tikus

Regional
Duduk Perkara Pembunuhan Pelajar SMA yang Hilang Ditemukan Jadi Tenggorak

Duduk Perkara Pembunuhan Pelajar SMA yang Hilang Ditemukan Jadi Tenggorak

Regional
Pipa PDAM Malang Pecah, Emil: Pemprov Jatim Upayakan Perbaikan

Pipa PDAM Malang Pecah, Emil: Pemprov Jatim Upayakan Perbaikan

Regional
Kisah Ardian, Mantan Pencuri Beras yang Kini Jadi Relawan Penolong Sukiyah dari Rambut 2 Meter Sarang Tikus

Kisah Ardian, Mantan Pencuri Beras yang Kini Jadi Relawan Penolong Sukiyah dari Rambut 2 Meter Sarang Tikus

Regional
Fakta Kapal TKI Ilegal Tenggelam di Selat Malaka, 9 Penumpang Belum Ditemukan hingga Polisi Tetapkan Dua Tersangka

Fakta Kapal TKI Ilegal Tenggelam di Selat Malaka, 9 Penumpang Belum Ditemukan hingga Polisi Tetapkan Dua Tersangka

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kisah Sukiyah, Rambut 2 Meter Jadi Sarang Tikus | Pembunuhan Pelajar SMA di Bengkulu

[POPULER NUSANTARA] Kisah Sukiyah, Rambut 2 Meter Jadi Sarang Tikus | Pembunuhan Pelajar SMA di Bengkulu

Regional
Atap Ruko Roboh Timpa 4 Anak, 1 Tewas di Tempat, 1 Kritis

Atap Ruko Roboh Timpa 4 Anak, 1 Tewas di Tempat, 1 Kritis

Regional
Bertemu Sukiyah yang Miliki Rambut 2 Meter Jadi Sarang Tikus Paling Menggetarkan Hati Ardian

Bertemu Sukiyah yang Miliki Rambut 2 Meter Jadi Sarang Tikus Paling Menggetarkan Hati Ardian

Regional
KM Wingston Tenggelam di Perairan Kualatanjung, Sumut, 8 Orang Selamat, 3 Hilang

KM Wingston Tenggelam di Perairan Kualatanjung, Sumut, 8 Orang Selamat, 3 Hilang

Regional
Sosok Ardian, Relawan Penolong Sukiyah dari Rambut 2 Meter Sarang Tikus: Mantan Residivis Keluar Masuk Penjara

Sosok Ardian, Relawan Penolong Sukiyah dari Rambut 2 Meter Sarang Tikus: Mantan Residivis Keluar Masuk Penjara

Regional
Dipaksa Bersetubuh oleh Ayah Kandung, Korban Alami Gangguan Kejiwaan

Dipaksa Bersetubuh oleh Ayah Kandung, Korban Alami Gangguan Kejiwaan

Regional
Ricuh Warga Mandala Medan karena Konflik Sosial, Bukan Agama

Ricuh Warga Mandala Medan karena Konflik Sosial, Bukan Agama

Regional
Faktor Umur, Neneng, Gajah Berusia 55 Tahun di Kebun Binatang Medan Mati

Faktor Umur, Neneng, Gajah Berusia 55 Tahun di Kebun Binatang Medan Mati

Regional
18 TKI Ilegal Gagal ke Malaysia Akibat Kapalnya Tenggelam, 9 Orang Masih Dicari

18 TKI Ilegal Gagal ke Malaysia Akibat Kapalnya Tenggelam, 9 Orang Masih Dicari

Regional
2 Hari Diguyur Hujan Deras, Kabupaten Lahat dan Empat Lawang Diterjang Banjir dan Longsor

2 Hari Diguyur Hujan Deras, Kabupaten Lahat dan Empat Lawang Diterjang Banjir dan Longsor

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X