Harimau Sumatera yang Masuk ke Pasar Sempat Makan Kambing

Kompas.com - 15/11/2018, 11:49 WIB
Warga bersama petugas dari TNI dan Polri melakukan upaya pemasangan perangkap d isekitar lokasi harimau sumatera yang terjebak di lorong ruko di Desa Pulau Burung, Inhil, Riau Kontributor Kompas TV Pekanbaru, Citra IndrianiWarga bersama petugas dari TNI dan Polri melakukan upaya pemasangan perangkap d isekitar lokasi harimau sumatera yang terjebak di lorong ruko di Desa Pulau Burung, Inhil, Riau

PEKANBARU, KOMPAS.com - Seekor harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae) yang masuk ke lorong di kawasan pasar di Desa Pulau Burung, Kecamatan Pulau Burung, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, sebelumnya sempat memakan kambing milik warga setempat.

"Tadi malam sekitar jam 11.00 WIB, Rabu (14/11/2018), harimau muncul di belakang ruko. Setelah itu terlihat oleh warga lalu dia masuk lagi ke lorong ruko. Jadi setelah dicek warga, ditemukan kepala kambing. Harimau tersebut diduga sudah makan kambing sebelum terjepit di kolong ruko," ujar Camat Pulau Burung M Yusuf pada Kompas.com, Kamis (15/11/2018).

Tiga hari yang lalu harimau tersebut juga memakan 5 ekor ayam di dalam kandang yang terdapat di lorong ruko.

"Tiga hari yang lalu harimau makan ayam 5 ekor, karena ada ayam 5 ekor dalam kandang. Setelah itu mungkin dia kembali ke semak belukar. Jadi kemarin dia balik lagi ke lorong kemungkinan mencari makan lagi, sehingga terjepit karena badannya besar," ungkap Yusuf.

Baca juga: Nasib Harimau Sumatera yang Masuk Pasar, Masih Terjebak di Lorong Ruko

Karena sudah terjepit, harimau tidak bisa keluar. Sehingga, warga menutup lorong ruko menggunakan jaring.

"Jaring dipasang agar harimau tidak keluar. Warga bersama petugas kepolisian dan TNI juta membuat pintu yang sudah dipasangi kerangkeng," katanya.

Saat ini warga masih ramai berada di lokasi harimau masuk ke lolong yang sempit. Sehingga, Yusuf berkoordinasi dengan polisi dan TNI untuk menjauhkan warga.

"Kami sudah imbau warga untuk menjauh. Kami takutkan nanti harimaunya keluar dan membahayakan bagi warga," ucapnya.

Saat ini, pihaknya masih menunggu kedatangan tim dari Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA).

"Diperkirakan tim sampai siang ini, bersama petugas medis juga. Karena untuk menuju lokasi menempuh jalur air," ucap Yusuf.

Secara terpisah, Kepala BBKSDA Riau Suharyono mengatakan saat ini tim masih dalam perjalanan menuju lokasi.

"Insya Allah, sebentar lagi tim akan sampai ke lokasi," kata Suharyono singkat.

Pada Rabu kemarin, seekor harimau sumatera liar terperangkap di lorong ruko di pasar Desa Pulau Burung, Kecamatan Pulau Burung.

Sebelum terperangkap, harimau ini sempat bermain di sela-sela ruko dan menjadi tontonan warga setempat. Saat ini, petugas dan warga masih menunggu tim BBKSDA agar dapat mengevakuasi satwa dilindungi tersebut.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Puslabfor Dilibatkan Usut Penyebab Kebakaran Kantor Desa Neglasari

Puslabfor Dilibatkan Usut Penyebab Kebakaran Kantor Desa Neglasari

Regional
Ketua Komunitas Gay Tulungagung Ditangkap karena Cabuli 11 Anak

Ketua Komunitas Gay Tulungagung Ditangkap karena Cabuli 11 Anak

Regional
Guru Dilaporkan ke Polisi karena Diduga Pukul Murid Pakai Besi

Guru Dilaporkan ke Polisi karena Diduga Pukul Murid Pakai Besi

Regional
Modal Tiner dan Printer, Pelaku Pemalsuan SIM di Palembang Ditangkap

Modal Tiner dan Printer, Pelaku Pemalsuan SIM di Palembang Ditangkap

Regional
6 Jam Menghilang, Seorang Nenek Ditemukan Tewas Mengambang di Sungai:

6 Jam Menghilang, Seorang Nenek Ditemukan Tewas Mengambang di Sungai:

Regional
Pesan Jokowi untuk Gubernur NTT dan Bupati Manggarai Barat Mengenai Tanah Sengketa di Labuan Bajo

Pesan Jokowi untuk Gubernur NTT dan Bupati Manggarai Barat Mengenai Tanah Sengketa di Labuan Bajo

Regional
Protes, Pedagang Pasar Pagi di Tegal Sebut Penarikan Biaya Ganda Sewa dan Retribusi Langgar Aturan

Protes, Pedagang Pasar Pagi di Tegal Sebut Penarikan Biaya Ganda Sewa dan Retribusi Langgar Aturan

Regional
Cegah Antraks di Gunungkidul, Pemda Akan Bangun Kolam dan Shower di Pasar Hewan

Cegah Antraks di Gunungkidul, Pemda Akan Bangun Kolam dan Shower di Pasar Hewan

Regional
Bakar Lahan, Oknum Karyawan PTPN V di Riau Ditangkap Polisi

Bakar Lahan, Oknum Karyawan PTPN V di Riau Ditangkap Polisi

Regional
Antisipasi Kekerasan, Sekolah Ramah Anak Dirintis di 10 SMP

Antisipasi Kekerasan, Sekolah Ramah Anak Dirintis di 10 SMP

Regional
Kronologi Ibu Jual Bayi yang Baru Dilahirkan di Palembang

Kronologi Ibu Jual Bayi yang Baru Dilahirkan di Palembang

Regional
Warga Positif Antraks, Sri Sultan: Saya Mohon Orang Gunungkidul Hati-hati Lah

Warga Positif Antraks, Sri Sultan: Saya Mohon Orang Gunungkidul Hati-hati Lah

Regional
Hendak Tawuran di Pantura, Puluhan Pelajar SMP Diamankan, Polisi Temukan Puluhan Batu

Hendak Tawuran di Pantura, Puluhan Pelajar SMP Diamankan, Polisi Temukan Puluhan Batu

Regional
Mahasiswa Jember Tewas Membusuk di Kamar Kos, Sempat Telepon Ibu

Mahasiswa Jember Tewas Membusuk di Kamar Kos, Sempat Telepon Ibu

Regional
Ragukan Hak Angket, Komunikasi DPRD dan Bupati Jember Semakin Buntu

Ragukan Hak Angket, Komunikasi DPRD dan Bupati Jember Semakin Buntu

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X