CCTV Bantu Polisi Ungkap Kasus Pencurian Baterai Lampu Jalan Raya di Lamongan

Kompas.com - 12/11/2018, 21:19 WIB
Kelima tersangka pencurian baterai lampu jalan raya di beberapa perempatan yang ada di Lamongan, saat dihadirkan dalam rilis di Mapolres Lamongan, Senin (12/11/2018). KOMPAS.com / HamzahKelima tersangka pencurian baterai lampu jalan raya di beberapa perempatan yang ada di Lamongan, saat dihadirkan dalam rilis di Mapolres Lamongan, Senin (12/11/2018).

LAMONGAN, KOMPAS.com – Lima pelaku pencurian baterai lampu jalan raya di Lamongan dapat dibekuk polisi karena aksi mereka terekam kamera closed circuit television ( CCTV).

Lima pelaku tersebut yakni MNS (26), AS (19), H (19), R (20), serta IA (27), yang kesemuanya tercatat sebagai warga Kabupaten Sumenep, Madura.

Dengan bantuan rekaman CCTV tersebut, polisi akhirnya berhasil mengetahui nomor polisi mobil Toyota Avanza warna hitam yang digunakan para tersangka saat beraksi.

“Kami dapat informasi, jika kelima tersangka ini juga sempat menjalankan aksinya di Jombang dan beberapa wilayah lain di Jawa Timur. Kami juga merasa terbantu dengan rekaman CCTV yang terpasang di salah satu ruas jalan raya yang ada di Lamongan,” ujar Kasatreskrim Polres Lamongan AKP Wahyu Norman Hidayat, dalam rilis di Mapolres Lamongan, Senin (12/11/2018).

Baca juga: Polisi Amankan 5 Pencuri Baterai Lampu Jalan Raya yang Resahkan Warga

Tak hanya karena bantuan CCTV, pada saat hendak melakukan pencurian di perempatan Pagerwojo, Jalan Pahlawan, mereka kepergok warga.

Kondisi panik membuat salah satu anggota komplotan tertinggal dan berhasil diamankan oleh polisi.

"Berbekal rekaman CCTV dan pengakuan satu tersangka yang ketangkap dulu, kami akhirnya melakukan pengejaran terhadap empat anggota yang lain hingga Madura. Ada yang kami tangkap di (Kabupaten) Sumenep, ada juga yang di Sampang,” terang dia.

Hingga pada akhirnya pada Jumat (9/11/2018), semua tersangka berhasil diamankan dan dibawa ke Mapolres Lamongan untuk dimintai keterangan. Dalam penyidikan diketahui, bila kelima tersangka memiliki peran masing-masing.

“Ada yang bertugas membuka tutup boks, ada yang bertugas memotong kabel, dan beberapa lain sesuai peran masing-masing,” kata Wahyu.

Baca juga: Waspada Pencuri Sepeda Motor Modus Pelanggan Panti Pijat

Selain lima pelaku, polisi juga mengamankan Toyota Avanza dengan nomor polisi A 1040 AN warna hitam, dua unit ponsel, serta beberapa peralatan pendukung yang digunakan oleh para tersangka dalam menjalankan aksinya seperti obeng, tang, kunci pas, gunting, maupun kunci roda, sebagai barang bukti.

Kelima tersangka dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang Pencurian, dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.

Saat ini, pihak kepolisian juga masih coba mengembangkan kasus untuk mencari sosok penadah barang tersebut.

Sebelumnnya, Satreskrim Polres Lamongan mengamankan lima pelaku pencurian 20 unit baterai lampu jalan raya (traffic light), yang terpasang di beberapa perempatan jalan raya di Lamongan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Nikahkan Putrinya di Mushala Polsek, Tersangka Pencurian Tak Kuasa Menahan Tangis

Nikahkan Putrinya di Mushala Polsek, Tersangka Pencurian Tak Kuasa Menahan Tangis

Regional
Tertipu Modus Pulsa Gratis, Perempuan Ini Kehilangan Uang Ratusan Juta Rupiah

Tertipu Modus Pulsa Gratis, Perempuan Ini Kehilangan Uang Ratusan Juta Rupiah

Regional
Pukat UGM soal KPK Tangkap Menteri Edhy: Tangkapan yang Signifikan

Pukat UGM soal KPK Tangkap Menteri Edhy: Tangkapan yang Signifikan

Regional
Klaim 80 Persen SMA/SMK Siap Gelar Belajar Tatap Muka, Disdik Papua: Harus Banyak OPD Terlibat

Klaim 80 Persen SMA/SMK Siap Gelar Belajar Tatap Muka, Disdik Papua: Harus Banyak OPD Terlibat

Regional
Tercatat 74 Kasus Positif Covid-19 Baru di NTT, Paling Banyak di Kota Kupang

Tercatat 74 Kasus Positif Covid-19 Baru di NTT, Paling Banyak di Kota Kupang

Regional
Debat Pilkada Karawang Soal Atasi Kemiskinan, Ada Paslon yang Mau Bangun 'Silicon Valley' hingga Tawarkan Kartu Kewirausahaan

Debat Pilkada Karawang Soal Atasi Kemiskinan, Ada Paslon yang Mau Bangun "Silicon Valley" hingga Tawarkan Kartu Kewirausahaan

Regional
25 Petugas Sortir dan Lipat Surat Suara di Solo Diupah Rp 225.000

25 Petugas Sortir dan Lipat Surat Suara di Solo Diupah Rp 225.000

Regional
Kadisdik Jatim Belum Cuti meski Istrinya Maju Pilkada, Inspektorat: Gubernur Sudah Mengingatkan

Kadisdik Jatim Belum Cuti meski Istrinya Maju Pilkada, Inspektorat: Gubernur Sudah Mengingatkan

Regional
Ribuan Buruh Cianjur Unjuk Rasa Tuntut Kenaikan UMK 2021

Ribuan Buruh Cianjur Unjuk Rasa Tuntut Kenaikan UMK 2021

Regional
Nenek Rasiti Rela Serahkan Naskah hingga Tongkat Kuno Warisan Keluarganya ke Pemerintah

Nenek Rasiti Rela Serahkan Naskah hingga Tongkat Kuno Warisan Keluarganya ke Pemerintah

Regional
Hendak Melaut, 2 Nelayan Ini Tersambar Petir, Satu Tewas

Hendak Melaut, 2 Nelayan Ini Tersambar Petir, Satu Tewas

Regional
Cerita Guru Honorer di Bulukumba, Mengabdi 7 Tahun tapi Gaji Tak Cukup Beli Bensin

Cerita Guru Honorer di Bulukumba, Mengabdi 7 Tahun tapi Gaji Tak Cukup Beli Bensin

Regional
Diperiksa KPK Terkait Kasus Zumi Zola, Bupati Muaro Jambi Mengaku Cuma Jadi Saksi

Diperiksa KPK Terkait Kasus Zumi Zola, Bupati Muaro Jambi Mengaku Cuma Jadi Saksi

Regional
Polisi Bongkar Investasi Bodong Bermodus Jual Beli Uang Asing

Polisi Bongkar Investasi Bodong Bermodus Jual Beli Uang Asing

Regional
Viral Video Seorang Ibu Balik Marahi Polisi Saat Ditegur Tak Pakai Helm, lalu Kabur

Viral Video Seorang Ibu Balik Marahi Polisi Saat Ditegur Tak Pakai Helm, lalu Kabur

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X