Kompas.com - 07/11/2018, 19:58 WIB


BOYOLALI, KOMPAS.com - Bawaslu Kabupaten Boyolali menyatakan belum menemukan adanya pelanggaran pemilu dalam aksi protes warga Boyolali terhadap pidato capres nomor urut 02 Prabowo Subianto yang mengucap "tampang Boyolali".

Aksi protes diikuti sekitar belasan ribu warga Boyolali itu dipusatkan di gedung Balai Sidang Mahesa Boyolali, Jawa Tengah pada Minggu (4/11/2018).

Massa aksi turut membawa spanduk dan poster berbagai macam tulisan. Beberapa poster dan spanduk yang mereka bawa ada yang bertulis nada ujaran kebencian.

"Hasil sementara, kami belum menemukan adanya unsur pelanggaran pemilu dalam aksi tersebut. Kegiatan itu kan konteksnya unjuk rasa," ungkap Anggota Divisi Pengawasan, Hubungan Masyarakat dan Hubungan Antarlembaga Bawaslu Boyolali, Rubiyanto kepada Kompas.com, Rabu (7/11/2018).

Meskipun demikian, sambung Rubiyanto, pihaknya akan tetap melakukan investigasi terhadap aksi tersebut dengan melibatkan Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu).

"Ada potensi pidana umum, tapi dilaporkan di Mabes Polri dan itu di luar kewenangan kami," tandasnya.

Baca juga: Karena Tampang Boyolali, Prabowo Dilaporkan Atas Tuduhan Penghinaan Golongan

Sebelumnya, Ketua DPRD Kabupaten Boyolali yang sekaligus koordinator aksi S Paryanto mengaku telah mendengar bahwa aksi protes warga Boyolali atas pidato calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto yang mengucap "tampang Boyolali" dilaporkan ke Bawaslu dan kepolisian.

"Iya, yang kami dengar seperti itu (dilaporkan ke Bawaslu dan kepolisian)," kata Paryanto  yang ditemui di Boyolali, Jawa Tengah, Selasa (6/11/2018).

Meskipun demikian, Paryanto mengatakan, pihaknya masih menunggu respon Bawaslu dan kepolisian sebagai pihak yang dilapori oleh tim Advokat Pendukung Prabowo atas polemik tersebut.

"Kami akan menunggu nanti responnya seperti apa dari pihak yang dilapori, tentunya dari penyelenggara pengawas pemilu dan kepolisian. Kami akan sikapi hal itu. Nanti akan kami lalui proses dan prosedurnya seperti apa. Namanya juga aturan dan regulasi yang harus diikuti semua," jelas dia.

Kompas TV Calon Presiden Nomor Urut 2 Prabowo Subianto menjelaskan maksudnya terkait ungkapan "tampang boyolali", dalam pidatonya beberapa waktu lalu.Dalam video yang diunggah oleh Juru BicaraBadan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak Ini,Prabowo juga menyatakan permintaan maafnya.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kereta Api Makassar Segmen Barru-Maros Diresmikan, Gubernur Sulsel Harapkan Dorong Perekonomian dan Pariwisata

Kereta Api Makassar Segmen Barru-Maros Diresmikan, Gubernur Sulsel Harapkan Dorong Perekonomian dan Pariwisata

Regional
Agendakan Jumat Bersih, OPD Kolaka Timur dan Berbagai Pihak Kompak Bersihkan Kelurahan Rate-rate

Agendakan Jumat Bersih, OPD Kolaka Timur dan Berbagai Pihak Kompak Bersihkan Kelurahan Rate-rate

Regional
Pemkab Banyuwangi Bakal Rekonstruksi 36 Jembatan pada 2023, Bupati Ipuk Minta Warga Dilibatkan

Pemkab Banyuwangi Bakal Rekonstruksi 36 Jembatan pada 2023, Bupati Ipuk Minta Warga Dilibatkan

Regional
NTP Riau Naik 5,64 Persen Per November 2022, Gubri: Semoga Terus Meningkat

NTP Riau Naik 5,64 Persen Per November 2022, Gubri: Semoga Terus Meningkat

Regional
Targetkan Stunting di Bawah 14 Persen pada 2024, Bupati Ipuk Sambangi Pelosok-pelosok Desa

Targetkan Stunting di Bawah 14 Persen pada 2024, Bupati Ipuk Sambangi Pelosok-pelosok Desa

Regional
Dapat Suntikan Dana dari Pemprov Sulsel, Bandara Arung Palakka Kembali Beroperasi untuk Masyarakat Bone

Dapat Suntikan Dana dari Pemprov Sulsel, Bandara Arung Palakka Kembali Beroperasi untuk Masyarakat Bone

Regional
Pembangunan Desa di Riau Terus Dilakukan, Gubri Dapat Apresiasi dari Wamendesa PDTT

Pembangunan Desa di Riau Terus Dilakukan, Gubri Dapat Apresiasi dari Wamendesa PDTT

Regional
Ganjar Ajak Sekolah Kreatif Giatkan Pendidikan Antikorupsi

Ganjar Ajak Sekolah Kreatif Giatkan Pendidikan Antikorupsi

Regional
Degan Jelly, Produk Rumahan yang Jadi Primadona di Banyuwangi

Degan Jelly, Produk Rumahan yang Jadi Primadona di Banyuwangi

Regional
Permudah Pencari dan Pemberi Kerja di Medan, Walkot Bobby Luncurkan Aplikasi Siduta

Permudah Pencari dan Pemberi Kerja di Medan, Walkot Bobby Luncurkan Aplikasi Siduta

Regional
Riau Jadi Daerah Penghasil Sawit Terbesar, Gubri Minta BPDPKS Lebih Transparan soal Pengelolaan Dana Sawit

Riau Jadi Daerah Penghasil Sawit Terbesar, Gubri Minta BPDPKS Lebih Transparan soal Pengelolaan Dana Sawit

Regional
'T-Rex' yang Bermain di Tambang Pasir Ilegal di Klaten?

"T-Rex" yang Bermain di Tambang Pasir Ilegal di Klaten?

Regional
Perempuan Kuat, Perempuan Bersemangat

Perempuan Kuat, Perempuan Bersemangat

Regional
Tingkatkan Produksi Pertanian, Pemprov Sulsel Salurkan 2.500 Ton Benih untuk 100.000 Ha Lahan

Tingkatkan Produksi Pertanian, Pemprov Sulsel Salurkan 2.500 Ton Benih untuk 100.000 Ha Lahan

Regional
Wujudkan Medan Berkah, Maju, dan Kondusif, Bobby Ajak Seluruh Elemen Kolaborasi Cegah Korupsi

Wujudkan Medan Berkah, Maju, dan Kondusif, Bobby Ajak Seluruh Elemen Kolaborasi Cegah Korupsi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.