Sidang Kasus Pembakaran Bendera, 595 Personel Diterjunkan

Kompas.com - 05/11/2018, 19:44 WIB
Satu unit kendaraan Baracuda bersiaga di depan Pengadilan Negeri Garut, Senin (5/11/2018) Ari Maulana Karang/Kompas.com Satu unit kendaraan Baracuda bersiaga di depan Pengadilan Negeri Garut, Senin (5/11/2018)

GARUT, KOMPAS.com - Sebanyak 595 aparat keamanan gabungan Polri- TNI, diturunkan untuk mengamankan persidangan kasus tindak pidana pembakaran bendera di Pengadilan Negeri Garut, Senin (5/11/2018).

Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna yang dihubungi lewat telepon genggamnya mengungkapkan, pengamanan ini sudah sesuai dengan prosedur.

Personel dibagi dalam tiga ring pengamanan yaitu di dalam ruang sidang, di luar gedung pengadilan dan beberapa ratus meter dari gedung Pengadilan Negeri Garut.

"Pengamanan ini dilakukan untuk mengantisipasi pergerakan massa yang ingin menyaksikan persidangan," kata Budi.

Baca juga: Berkas Kasus Pembakaran Bendera di Garut Telah Dilimpahkan ke PN

Budi menyampaikan, situasi jalannya persidangan sendiri cukup kondusif. Dirinya berharap semua elemen masyarakat bisa menyikapi secara dewasa proses persidangan ini.

Selain menempatkan ratusan personel keamanan, aparat kepolisian juga melakukan pemeriksaan kepada setiap pengunjung dengan menggunakan metal detektor.

Ruas Jalan Merdeka, tempat Pengadilan Negeri Garut berada ditutup mulai dari pertigaan jalan Terusan Pembangunan hingga ruas perempatan jalan Aruji Kartawinata selama pelaksanaan sidang.

Selain itu, mobil baracuda pun diturunkan untuk ikut mengamankan jalannya persidangan.

Persidangan sendiri dilakukan terhadap tiga orang pelaku, dua pelaku sebagai pembakar bendera dan satu orang lainnya didakwa karena membawa bendera yang dibakar.

Ketiganya, dijerat tindak pidana ringan pasal 174 KUHP tentang mengganggu pelaksanaan rapat umum hingga menimbulkan huru-hara atau kegaduhan dengan ancaman hukuman paling lama kurungan penjara tiga minggu atau denda sebesar Rp 900.

Hasanuddin, hakim tunggal yang memimpin persidangan, memutuskan ketiga pelaku bersalah melanggar Pasal 174 KUHP sebagaimana didakwa penuntut umum dan dihukum kurungan penjara 10 hari dan membayar biaya perkara sebesar Rp 2 ribu. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Nasdem Resmi Usung Pasangan Incumbent di Pilkada Banjarbaru

Nasdem Resmi Usung Pasangan Incumbent di Pilkada Banjarbaru

Regional
Harimau yang Ditangkap di Semede Jalani Pemeriksaan Dokter di Lampung

Harimau yang Ditangkap di Semede Jalani Pemeriksaan Dokter di Lampung

Regional
4 Pejabat Pemkab Jember Bakal Dipanggil Paksa Polisi Hadiri Rapat Angket

4 Pejabat Pemkab Jember Bakal Dipanggil Paksa Polisi Hadiri Rapat Angket

Regional
Kapal Kayu Bawa 14 Penumpang Tenggelam di Banggai Laut, Sulawesi Tengah

Kapal Kayu Bawa 14 Penumpang Tenggelam di Banggai Laut, Sulawesi Tengah

Regional
Limbah Minyak Hitam Cemari Perairan Bintan, Plt Gubernur Kepri Marah

Limbah Minyak Hitam Cemari Perairan Bintan, Plt Gubernur Kepri Marah

Regional
Harimau Pemangsa Manusia di Muara Enim Bakal Dilepas ke Habitat Semula

Harimau Pemangsa Manusia di Muara Enim Bakal Dilepas ke Habitat Semula

Regional
Kronologi Oknum Guru Pukul Mantan Siswa dengan Besi Tiang Net Bulu Tangkis

Kronologi Oknum Guru Pukul Mantan Siswa dengan Besi Tiang Net Bulu Tangkis

Regional
Ibunda Eksekutor Hakim PN Medan: Anak Saya Penyayang, Membunuh Binatang Pun Tidak Akan Tega

Ibunda Eksekutor Hakim PN Medan: Anak Saya Penyayang, Membunuh Binatang Pun Tidak Akan Tega

Regional
Wali Kota Hendi Minta Keunggulan Kelurahan Plamongansari Dipertahankan

Wali Kota Hendi Minta Keunggulan Kelurahan Plamongansari Dipertahankan

Regional
Anggota Brimob Todong Warga dan Lepaskan Tembakan di Lokasi Wisata, Kapolres Polman Minta Maaf

Anggota Brimob Todong Warga dan Lepaskan Tembakan di Lokasi Wisata, Kapolres Polman Minta Maaf

Regional
Kronologi Anggota Brimob Todongkan Senjata ke Warga dan Lepaskan Tembakan gara-gara Karcis

Kronologi Anggota Brimob Todongkan Senjata ke Warga dan Lepaskan Tembakan gara-gara Karcis

Regional
Niat Prank Bunuh Diri di Jembatan, Mahasiswi di Bali Diamankan Warga

Niat Prank Bunuh Diri di Jembatan, Mahasiswi di Bali Diamankan Warga

Regional
Siswa SMK Ini Ciptakan Tangan Robot Khusus Disabilitas dengan Harga Murah

Siswa SMK Ini Ciptakan Tangan Robot Khusus Disabilitas dengan Harga Murah

Regional
Kasus Korupsi Hibah Pilwalkot, Eks Sekretaris KPU Makassar Divonis 5 Tahun Penjara

Kasus Korupsi Hibah Pilwalkot, Eks Sekretaris KPU Makassar Divonis 5 Tahun Penjara

Regional
Dibentak dan Dikeroyok Warga, Alasan Anggota Brimob Todongkan Senjata dan Lepaskan Tembakan Berkali-kali

Dibentak dan Dikeroyok Warga, Alasan Anggota Brimob Todongkan Senjata dan Lepaskan Tembakan Berkali-kali

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X