Berkas Kasus Pembakaran Bendera di Garut Telah Dilimpahkan ke PN

Kompas.com - 02/11/2018, 19:12 WIB
Direskrimum Polda Jabar Kombes Umar Surya Fana tengah menjelaskan hasil gelar perkara kasus pembakaran bendera di Garut.KOMPAS.com/AGIEPERMADI Direskrimum Polda Jabar Kombes Umar Surya Fana tengah menjelaskan hasil gelar perkara kasus pembakaran bendera di Garut.

BANDUNG, KOMPAS.com - Polisi telah melimpahkan kasus pembakaran bendera saat acara Hari Santri Nasional di Garut. Pelaku pembakar dan pembawa bendera segera disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Garut.

"Sudah dilimpahkan kemarin," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jabar Kombes Umar Surya Fana melalui pesan singkat yang diterima wartawan, Jumat (2/11/2018).

Seperti diketahui, pembakar bendera berinisial M dan F serta pembawa bendera US dijerat pasal yang sama yakni Pasal 174 KUHP tentang gangguan rapat umum dengan ancaman hukuman 3 minggu.

Baca juga: Wiranto Akan Pertemukan Instansi Pemerintah dan Ormas soal Pembakaran Bendera

 

Para tersangka tidak dilakukan penahanan karena ancaman hukuman di bawah lima tahun.

Menurut Umar, kasus tersebut merupakan kasus tindak pidana ringan (Tipiring) sehingga saat sidang nanti tidak melibatkan jaksa. Mengingat hal tersebut pihak kepolisian langsung menyerahkan berkas tersebut ke PN Garut.

"Karena tipiring, penuntutnya dalam hal itu Polri sesuai Undang-undang," katanya.



Terkini Lainnya

Pasca-gempa Lombok, Pelaku Wisata Pendakian Gunung Rinjani Mulai Berbenah

Pasca-gempa Lombok, Pelaku Wisata Pendakian Gunung Rinjani Mulai Berbenah

Regional
Kecelakaan Maut di Tol Cipali, 12 Tewas

Kecelakaan Maut di Tol Cipali, 12 Tewas

Regional
Petani Ini Tanam Ganja di Ladangnya Untuk Obati Diabetes

Petani Ini Tanam Ganja di Ladangnya Untuk Obati Diabetes

Regional
8 Fakta Setya Novanto Lolos dari Pengawalan, Kepergok Pelesir Bersama Istri hingga Diingatkan Tidak Aneh-Aneh

8 Fakta Setya Novanto Lolos dari Pengawalan, Kepergok Pelesir Bersama Istri hingga Diingatkan Tidak Aneh-Aneh

Regional
Antar Pacar Pulang, Pria Ini Dipanah Orang Tak Dikenal

Antar Pacar Pulang, Pria Ini Dipanah Orang Tak Dikenal

Regional
Lelaki Ini Mengaku 19 Tahun Jalan Kaki dari Aceh hingga Papua

Lelaki Ini Mengaku 19 Tahun Jalan Kaki dari Aceh hingga Papua

Regional
KM Nusa Kenari yang Tenggelam Milik Pemda Alor dan Dikelola Kelompok Nelayan

KM Nusa Kenari yang Tenggelam Milik Pemda Alor dan Dikelola Kelompok Nelayan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Identitas Perempuan yang Pelesiran Bersama Setnov | Rutan di Lhoksukon Rusuh

[POPULER NUSANTARA] Identitas Perempuan yang Pelesiran Bersama Setnov | Rutan di Lhoksukon Rusuh

Regional
Sebelum Tenggelam, KM Nusa Kenari Sempat Mati Mesin

Sebelum Tenggelam, KM Nusa Kenari Sempat Mati Mesin

Regional
Razia di Timika, 7 Warga Ditangkap karena Bawa Alat Perang Tradisional

Razia di Timika, 7 Warga Ditangkap karena Bawa Alat Perang Tradisional

Regional
Mengenal Aplikasi Rapel, Solusi Milenial Mengelola dan Membuang Sampah

Mengenal Aplikasi Rapel, Solusi Milenial Mengelola dan Membuang Sampah

Regional
Melirik Pantai Pukan, Hasil Gotong Royong Warga dengan Biaya Masuk Sukarela

Melirik Pantai Pukan, Hasil Gotong Royong Warga dengan Biaya Masuk Sukarela

Regional
Identitas 5 Penumpang Kapal KM Nusa Kenari yang Hilang Tak Diketahui

Identitas 5 Penumpang Kapal KM Nusa Kenari yang Hilang Tak Diketahui

Regional
Gempa Bermagnitudo 5,1 Guncang Sumba Timur, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa Bermagnitudo 5,1 Guncang Sumba Timur, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Diduga Terpeleset, Dua Balita Tewas Tenggelam di Sungai Setu

Diduga Terpeleset, Dua Balita Tewas Tenggelam di Sungai Setu

Regional

Close Ads X