Saat Sandiaga Uno Dengar Curhat Emak-emak di Polman soal Banyaknya Utang...

Kompas.com - 03/11/2018, 15:16 WIB


POLEWALI MANDAR, KOMPAS.com – Calon wakil presiden Sandiaga Uno mengikuti acara silaturahmi dengan tokoh masyarakat dan tokoh agama di Kecamatan Matakali, Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Sabtu (3/10/2018) pukul 10.30 WITA.

Dalam kesempatan itu, Sandiaga disambut oleh banyaknya ibu-ibu yang kemudian mengawalnya menuju ke podium acara silaturahmi tersebut.

Cawapres nomor urut 2 itu sempat mendengarkan keluhan ibu-ibu setempat mengenai masalah perekonomian mereka.

Kepada Sandiaga, ibu-ibu tersebut mengaku banyak utang dan tidak punya usaha produktif yang memiliki prospek ekonomi yang bisa memberdayakan rumah tangga mereka.

Mendengar keluhan itu, Sandiaga menyebut solusinya yakni dengan membuka industri pertanian yang unggul.

Baca juga: Di Depan Sandiaga, Gubernur Longki Mengaku Tak Berada di Palu Saat Gempa dan Tsunami

Setelah berkeliling ke Sulawesi Barat, Sandiaga menyatakan, ada beberapa prospek ekonomi di wilayah ini yang patut untuk dikembangkan, agar bisa memberdayakan perekonomian masyarakat dan membuka lapangan kerja.

Prospek ekonomi yang dimaksud Sandiaga adalah industri pengolahan kakao, sawit dan pengolahan hasil pertanian lainnya, termasuk kopi yang bahan bakunya melimpah di Sulawesi Barat.

"Tadi kita dengar ibu-ibu mengeluh karena banyak utang, namun melalui program pembukaan industri pengolahan kakao, sawit, dan produk pertanian unggulan lainnya, akan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama keluarga,” kata Sandiaga.

Dijemput dan dikawal emak-emak, sandiaga janji membuka industri pengolahan kakao, kopi, sawit dan produk pertanian unggulanKOMPAS.Com Dijemput dan dikawal emak-emak, sandiaga janji membuka industri pengolahan kakao, kopi, sawit dan produk pertanian unggulan

Sandiaga optimistis, pembukaan dan pengelolaan industri berbasis rumahan tersebut akan mampu mengangkat derajat perekonomian warga menjadi lebih baik.
 
Sehingga, para ibu-ibu tidak perlu lagi berutang seperti saat ini.
 
 
 
Sandiaga juga yakin program pendirian induk perusahaan besar dengan program OK OCE-nya di setiap kabupaten di seluruh Indonesia, akan membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

Usai menghadiri dialog dan silaturrahmi di Polewali Mandar, Sandiaga kemudian melanjutkan perjalanannya ke Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan.

 
Sandiaga rencannaya akan berdialog dengan komunitas nelayan dan tokoh masyarakat dan agama di Pinrang.
 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Regional
Bedegong Mountain Bike Digelar, Wagub Uu Sampaikan Dukungannya

Bedegong Mountain Bike Digelar, Wagub Uu Sampaikan Dukungannya

Regional
Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Regional
Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

Regional
Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

Regional
Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Regional
Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Regional
Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Regional
Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Regional
Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Regional
Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Regional
Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Regional
Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Regional
BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

Regional
Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.