Kompas.com - 01/11/2018, 12:17 WIB
Petugas BBKSDA Riau dan anggota TNI meninjau box trap atau perangkap di lokasi perlintasan harimau sumatera di Dusun Teluk Nibung, Kecamatan Pulau Burung, Inhil, Riau, Kamis (1/11/2018). Dok. BBKSDA Riau Kompas.com/Idon TanjungPetugas BBKSDA Riau dan anggota TNI meninjau box trap atau perangkap di lokasi perlintasan harimau sumatera di Dusun Teluk Nibung, Kecamatan Pulau Burung, Inhil, Riau, Kamis (1/11/2018). Dok. BBKSDA Riau

PEKANBARU, KOMPAS.com - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) terus berupaya mencari keberadaan harimau sumatera yang saat ini sering masuk ke permukiman warga Dusun Teluk Nibung, Kecamatan Pulau Burung, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau.

Satwa dengan nama latin Panthera Tigris Sumatrae ini sebelumnya menerkam empat ekor sapi milik warga setempat.

Pada Rabu (31/10/2018), tim kembali melakukan pencarian di lokasi harimau sumatera yang menerkam ternak sapi warga.

"Hingga saat ini belum ditemukan. Tim kemarin menyisir di jejak harimau sumatera di perlintasannya di sekitar permukiman dan kebun kelapa milik warga, namun tidak ditemukan jejak baru," ungkap juru bicara BBKSDA Riau, Dian Indriati pada wartawan, Kamis (1/11/2018).

Selain itu, lanjut dia, tim menemui seorang warga bernama Parman yang rumahnya sering dilewati harimau sumatera.

"Harimau sumatera diduga masih berada di kawasan permukiman warga. Karena salah satu warga menemukan jejak baru diperkirakan dua hari lalu," kata Dian.

Baca juga: Cari Harimau Sumatera yang Terkam Ternak, BBKSDA Pasang Perangkap dan Kamera Perangkap

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Untuk menghindari konflik hewan buas itu dengan manusia, pihak BBKSDA Riau melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak, seperti kepolisian, TNI dan pemerintah desa.

"Kita mengimbau masyarakat terus waspada," ucap dia.

Dia menambahkan, saat ini tim sudah memasang dua buah box trap atau perangkap di lokasi perlintasan harimau sumatera dan di lokasi diterkamnya ternak sapi.

"Box trap yang terpasang belum ada tanda-tanda dikunjungi harimau sumatera. Kamera trap yang dipasang tim juga belum terekam," jelas Dian.

Diberitakan sebelumnya, seekor harimau sumatera liar masuk ke permukiman warga Dusun Teluk Nibung, Kecamatan Pulau Burung, Inhil, Riau, Rabu (24/10/2018). Saat itu, seekor sapi diterkam hingga mengalami luka di paha kiri belakang.

Baca juga: Temukan Jejak Harimau, BBKSDA Riau Pasang Kamera Trap

Sebelumnya, harimau sumatera juga sempat menerkam tiga ekor sapi. Peristiwa itu terjadi sejak awal September 2018 lalu.

Sejak harimau masuk kampung ini, warga takut untuk beraktivitas di kebun.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.