Cerita Pelanggar dalam Operasi Zebra, Alasan Lupa hingga Mengaku Istri Petugas

Kompas.com - 01/11/2018, 09:48 WIB
Polisi lalu lintas di parepare menggelar operasi zebra, Kamis (1/11/2018). KOMPAS.com/ JUNAEDIPolisi lalu lintas di parepare menggelar operasi zebra, Kamis (1/11/2018).

PAREPARE, KOMPAS.com — Ada ada saja cara pengendara agar tidak terjaring Operasi Zebra 2018. Mulai dari mengaku lupa membawa surat-surat kendaraan hingga menerobos barisan polantas.

Di Jalan Poros Kabupaten Pinrang dan Kota Parepare, Sulawesi Selatan, sejumlah pengendara terpaksa ditindak petugas Lalu Lintas Polres Parepare bersama Samsat Parepare. Berbagai alasan dikemukan para pengendara saat ditilang petugas.

“Maaf Pak, tadi saya pikir hanya warga berkerumun karena ada kecelakaan, eh ternyata ada operasi. Karena saya tidak memakai helm, jadi saya berniat terobos untuk mengambil helm di rumah,” kata Fajar, pengendara motor, saat terjaring operasi, Kamis (1/11/2018).

Baca juga: Bocah SD yang Videonya Viral karena Menangis Saat Ditilang Jadi Tenar

Sejumlah pengendara pasrah saat terjaring operasi zebra. Pengendara yang terjaring dan tidak bisa menunjukkan surat kelengkapan kendaraannya langsung ditilang di tempat oleh petugas. Sejumlah pengendara berhasil menerobos blokade petugas, namun pelat kendaraan mereka sudah terdeteksi.

“Hari ketiga ini kami menindak sekitar 29 pengendara roda empat dan roda dua. Rata-rata mereka tidak memiliki kelengkapan kendaraan, tak menggunakan helm, dan berboncengan melebihi kapasitas," kata Kanit Patroli Polres Parepare Ipda Sujarwo, Kamis.

Baca juga: Polisi di Aceh Utara Ditilang di Kantornya Sendiri

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut Sujarwo, sejumlah pengendara mengeluarkan sejumlah alasan klasik, seperti lupa membawa surat-surat kendaraan, tidak memakai helm karena rumahnya dekat, istri petugas, dan lainnya. Namun, alasan-alasan itu tidak diterima oleh petugas.

“Lupa membawa SIM, STNK, istri petugas hingga pengendara yang tidak memakai helm karena rumahnya dekat, (alasan itu) dikeluarkan oleh pengendara yang terjaring operasi. Namun, alasan itu kami tidak terima, yang bersalah kami tilang di tempat,” tegas Sujarwo.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

Regional
Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Regional
Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Regional
Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Regional
Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Regional
Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Regional
Apresiasi Penanganan Covid-19  di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Apresiasi Penanganan Covid-19 di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Regional
Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Regional
Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi 'Drive Thru'

Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi "Drive Thru"

Regional
Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Regional
Pastikan Luwu Utara Bebas BAB Sembarangan, Bupati IDP Harap Hasil Verifikasi Kabupaten ODF Valid

Pastikan Luwu Utara Bebas BAB Sembarangan, Bupati IDP Harap Hasil Verifikasi Kabupaten ODF Valid

Regional
Tercatat 217 UMKM Ajukan Surat PIRT, Bupati Lampung Timur: Jangan Dipersulit

Tercatat 217 UMKM Ajukan Surat PIRT, Bupati Lampung Timur: Jangan Dipersulit

Regional
Dua Bangunan di Kota Metro Jadi Cagar Budaya, Walkot Wahdi: Bisa Jadi Referensi Penelitian

Dua Bangunan di Kota Metro Jadi Cagar Budaya, Walkot Wahdi: Bisa Jadi Referensi Penelitian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X