Diduga Depresi, Seorang Pria Gantung Diri di Pohon

Kompas.com - 14/10/2018, 20:15 WIB
Ilustrasi WWW.PEXELS.COMIlustrasi

BANGKA TENGAH, KOMPAS.com - Budi (59), seorang perantau asal Lampung ditemukan tewas tergantung di pohon akasia di Desa Terak, Simpangkatis, Bangka Tengah, Kepulauan Bangka Belitung, Minggu (14/10/2018).

Jasad Budi pertama kali ditemukan Wawan, saat hendak menyiangi kebun nanas miliknya pada Minggu pagi.

Kapolsek Simpangkatis AKP Raden Hasir mengatakan, korban sejak lama hidup sendiri, setelah istrinya meninggal dunia.

"Hasil penyelidikan sementara disimpulkan ini kasus bunuh diri. Tak ada tanda penganiayaan. Mungkin depresi karena hidup sendiri," ujar Raden seusai olah tempat kejadian perkara.

Kepolisian dibantu warga menurunkan jasad yang dalam kondisi kaku dari atas pohon. Saat ditemukan, korban mengenakan kaus berlapis jaket dengan celana panjang.

Satu unit sepeda motor ditemukan di lokasi kejadian, yang diduga dikendarai Budi sebelum mengakhiri hidupnya.

Warga setempat, Nova mengatakan, meskipun memiliki anak, Budi hidup sendiri selama hampir 25 tahun.

Kondisi ekonomi yang pas-pasan diduga menjadi penyebab Budi enggan tinggal serumah dengan keluarga anaknya.

"Jasad almarhum tetap diserahkan ke rumah anaknya, Ekawati untuk selanjutnya dimakamkan," ujarnya.

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Klaster Ini Sumbang Kasus Covid-19 Terbanyak di Sulut

3 Klaster Ini Sumbang Kasus Covid-19 Terbanyak di Sulut

Regional
Bunuh dan Buang Bayinya Sendiri, Seorang Bidan di Kalteng Ditangkap Polisi

Bunuh dan Buang Bayinya Sendiri, Seorang Bidan di Kalteng Ditangkap Polisi

Regional
16 Petak Toko Pasar Raya Padang Hangus Terbakar

16 Petak Toko Pasar Raya Padang Hangus Terbakar

Regional
Tegur Jemaah yang Shalat Id di Masjid, Kepala Desa Ini Dikeroyok

Tegur Jemaah yang Shalat Id di Masjid, Kepala Desa Ini Dikeroyok

Regional
Wali Kota Tidore Dibawa ke RSUD Ternate dengan Protokol Covid-19

Wali Kota Tidore Dibawa ke RSUD Ternate dengan Protokol Covid-19

Regional
Kapolda Jabar Minta Maaf atas Arogansi Bripka HI yang Ngamuk Ditegur Tak Pakai Masker

Kapolda Jabar Minta Maaf atas Arogansi Bripka HI yang Ngamuk Ditegur Tak Pakai Masker

Regional
3 Orang Ini Sembunyi Dalam Terpal di Mobil Pikap untuk Kelabui Petugas Cek Poin di Malang

3 Orang Ini Sembunyi Dalam Terpal di Mobil Pikap untuk Kelabui Petugas Cek Poin di Malang

Regional
Kapolda Jabar Mutasi Polisi Ngamuk karena Kesal Ditegur Tak Pakai Masker

Kapolda Jabar Mutasi Polisi Ngamuk karena Kesal Ditegur Tak Pakai Masker

Regional
Gubernur Maluku ke Tenaga Medis: Kalian adalah Pahlawan...

Gubernur Maluku ke Tenaga Medis: Kalian adalah Pahlawan...

Regional
Rusli Habibie Minta Gubernur Maluku Utara Bantu Warga Gorontalo Terkatung-katung di Ternate

Rusli Habibie Minta Gubernur Maluku Utara Bantu Warga Gorontalo Terkatung-katung di Ternate

Regional
Polisi Naik Fortuner Adu Mulut dengan Anggota Satlantas, Kesal Ditegur Tak Pakai Masker

Polisi Naik Fortuner Adu Mulut dengan Anggota Satlantas, Kesal Ditegur Tak Pakai Masker

Regional
Pantai Pasir Padi Babel Ditutup, Pengunjung Diminta Pulang

Pantai Pasir Padi Babel Ditutup, Pengunjung Diminta Pulang

Regional
Naik Fortuner, Oknum Polisi Ini Marah Saat Ditegur Tak Pakai Masker, Kapolda Jabar: Jangan Arogan

Naik Fortuner, Oknum Polisi Ini Marah Saat Ditegur Tak Pakai Masker, Kapolda Jabar: Jangan Arogan

Regional
Bunga Tabur Masih Melimpah di Hari Kedua Lebaran, Pedagang Terpaksa Jual Murah

Bunga Tabur Masih Melimpah di Hari Kedua Lebaran, Pedagang Terpaksa Jual Murah

Regional
Mahasiswi Semester 3 Dituntut Hukuman Mati Gegara Bawa Sabu 20 Kg

Mahasiswi Semester 3 Dituntut Hukuman Mati Gegara Bawa Sabu 20 Kg

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X