Hujan Belum Juga Turun, Kekeringan Mulai Jadi Momok Warga - Kompas.com

Hujan Belum Juga Turun, Kekeringan Mulai Jadi Momok Warga

Kompas.com - 12/10/2018, 12:44 WIB
Ilustrasi kekeringanKOMPAS.com/Edi Junaidi Ilustrasi kekeringan

MAGETAN, KOMPAS.com – Hingga pertengahan Bulan Okteober belum turun hujan ribuan warga di Kecamatan Parang dan Karas Kabupaten Magetan Jawa Timur terdampak kekeringan.

Kepala Sie Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Magetan Fery Yoga Saputra mengatakan, lebih dari 3.000 jiwa warga di 2 kecamatan tersebut saat ini kesulitan air bersih.

“ Yang terdampak ada 2 desa yaitu desa Kuwon di Kecamatan Karas dan Desa Sayutan di Kecamatan Parang,” ujarnya Jumat (12/10/2018).

Baca juga: Kekeringan, Warga Sampang Antri Berjam-jam untuk Sejeriken Air

Untuk mecukupi kebutuhan air minum warga di Kecamatan Parang dan Karas, Pemerintah Kabupaten Magetan memberikan bantuan air bersih.

Setiap hari lebih dariliter air besih di salurkan kepada warga yang terdampak kekeringan.

“Di Desa Kuwon kami suplai 18.000 liter sementara di Desa Sayuran kita suplai 18.000 liter setiap hari,” imbuh Fery.

Kekeringan yang melanda Kabupaten Nunukan juga berimbas pada kebarakan sejumlah kebun warga dan hutan.

BPBD Kabupaten Magetan mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan dan membuat perapian saat melakukan pendakian di Gunung Lawu disaat musim kering seperti saat ini.

Hujan di wilayah Kabupaten Magetan diperkirakan baru akan mulai turun pada bulan Oktober mendatang.



Close Ads X