Ridwan Kamil: Pemprov Jabar Siap Bebaskan Lahan untuk Kampus UIII

Kompas.com - 09/10/2018, 13:40 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat ditemui di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Senin (8/10/2018). KOMPAS.com/DENDI RAMDHANIGubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat ditemui di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Senin (8/10/2018).

BANDUNG, KOMPAS.com - Pemprov Jabar membentuk tim khusus untuk menangani proses pembebasan lahan terkait proyek Universitas Islam Internasional Indonesia ( UIII) di Depok.

"Saya memberikan dukungan berupa memaksimalkan pembebasan lahannya, krn lahannya masih terkendala oleh pihak-pihak. Saya sudah tandatangan tim khusus untuk membereskan masalah itu," ujar Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat bertemu dengan Komite Pembangunan UIII di Gedung Sate, Selasa (9/10/2018).

Pria yang akrab disapa Emil itu mengaku siap menggelontorkan dana untuk memberikan uang kerahiman bagi masyarakat yang masih tinggal di area tersebut.

Baca juga: Bernilai Rp 3,5 Triliun, Pembangunan Kampus UIII Dimulai

"Sudah ada peraturannya, itu kan masuk dulu program strategis nasional (PSN), setelah masuk PSN kita punya dasar hukum untuk kerahiman. Walaupun dia tidak ber-KTP yang penting dia ada bukti dia tinggal memang lama bukan dadakan," tuturnya.

Emil sepakat jika eksistensi UIII bisa membawa pandangan lain soal Islam dari kacamata internasional.

"Saya paling mengusulkan ada tambahan agar kampus itu jangan hanya menara gading, tapi ada interaksi sosialnya. Saya usulkan ada tempat manasik haji sehingga manasiknya di kampus kalau memang temanya Islam," ucap Emil.

Sementara itu, Ketua harian komite pembangunan Universitas Islam Internasional Indonesia (UII) Komarudin Hidayat mengatakan, kampus tersebut akan dibangun di area seluas 143 hektar di Cimanggis.

Kampus itu rencananya akan memilik tujuh fakultas. Antara lain, fakultas kajian Islam, ilmu sosial, humaniora, ekonomi Islam, sains dan teknologi, pendidikan, serta arsitektur dan seni.

"Pembukaan kampus diharapkan akhir tahun depan sudah mulai. Ada tujuh fakultas, tapi untuk tahun depan di tiga ada islamic studies, political science dan education. Paling satu angkatan 25 orang per program studi. Kalau tiga berarti 75 orang. Target dibuka akhir tahun depan," kata Komarudin.

Komarudin pun berharap proses pembebasan laham bisa dilakukan paling lambat akhir tahun ini agar proyek bisa berjalan lancar.

"Ada 700 kepala keluarga, kerahiman belum tahu nanti tim aprasial yang akan hitung berapa. Kalau bisa akhir tahun ini sudah bebas," jelasnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Imbas Kerumunan Penonton Sepak Bola di Serang, Seorang Kapolsek Dicopot

Imbas Kerumunan Penonton Sepak Bola di Serang, Seorang Kapolsek Dicopot

Regional
7 Kabupaten yang Gelar Pilkada di NTT Kekurangan Surat Suara

7 Kabupaten yang Gelar Pilkada di NTT Kekurangan Surat Suara

Regional
Video Viral Sebuah Bus Lawah Arah Saat Macet, Sopir Akhirnya Kabur karena Dipukuli Massa

Video Viral Sebuah Bus Lawah Arah Saat Macet, Sopir Akhirnya Kabur karena Dipukuli Massa

Regional
22 Nakes Positif Covid-19, Poli Rawat Jalan RSUD dr Moh Saleh Tutup 2 Hari

22 Nakes Positif Covid-19, Poli Rawat Jalan RSUD dr Moh Saleh Tutup 2 Hari

Regional
Menkopolhukam Perintahkan Aparat Tangkap Ali Kalora dan Pengikutnya Sebelum Natal

Menkopolhukam Perintahkan Aparat Tangkap Ali Kalora dan Pengikutnya Sebelum Natal

Regional
Ganjar Minta Warga Tak Bepergian ke Luar Kota Saat Libur Natal dan Tahun Baru

Ganjar Minta Warga Tak Bepergian ke Luar Kota Saat Libur Natal dan Tahun Baru

Regional
Penyebab Sungai di Banyumas Dipenuhi Busa karena Limbah Kimia

Penyebab Sungai di Banyumas Dipenuhi Busa karena Limbah Kimia

Regional
Komisi IV Minta 6 Ketua RT di Babel Tak Ditahan dan Kegiatan Kapal Isap Dihentikan

Komisi IV Minta 6 Ketua RT di Babel Tak Ditahan dan Kegiatan Kapal Isap Dihentikan

Regional
Terperosok di Bekas Sumur yang Tertutup Banjir, Nenek 70 Tahun Tewas

Terperosok di Bekas Sumur yang Tertutup Banjir, Nenek 70 Tahun Tewas

Regional
Pelajar SMA Dibegal, Diancam Ditembak oleh Pelaku

Pelajar SMA Dibegal, Diancam Ditembak oleh Pelaku

Regional
27 Karyawan Metro TV Surabaya Positif Covid-19, Dokter Sebut Tanpa Gejala

27 Karyawan Metro TV Surabaya Positif Covid-19, Dokter Sebut Tanpa Gejala

Regional
Banjir Sebabkan Sejumlah Kotak Suara Pilkada Kota Cilegon Rusak

Banjir Sebabkan Sejumlah Kotak Suara Pilkada Kota Cilegon Rusak

Regional
Warga di Kaki Gunung Semeru Diminta Waspadai Potensi Lahar Dingin

Warga di Kaki Gunung Semeru Diminta Waspadai Potensi Lahar Dingin

Regional
Beredar Pesan Berantai soal Tempat Isolasi Penuh, Satgas Covid-19 UGM: Itu Tidak Benar

Beredar Pesan Berantai soal Tempat Isolasi Penuh, Satgas Covid-19 UGM: Itu Tidak Benar

Regional
Sejak Juli, 75 Kasus Positif Covid-19 Ditemukan di Universitas Brawijaya Malang

Sejak Juli, 75 Kasus Positif Covid-19 Ditemukan di Universitas Brawijaya Malang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X