"Tak Mungkin Ada Calo CPNS, Sekda Juga Tak Bisa Jamin Kelulusan"

Kompas.com - 21/09/2018, 17:46 WIB
Warga tampak duduk menunggu permohonan SKCK di Mapolrestabes Bandung, Kota Bandung, Jumat (21/9/2018). Jelang pendaftaran CPNS, pemohon SKCk di Polrestabes Bandung meningkat empat kali lipat. KOMPAS.com/AGIE PERMADIWarga tampak duduk menunggu permohonan SKCK di Mapolrestabes Bandung, Kota Bandung, Jumat (21/9/2018). Jelang pendaftaran CPNS, pemohon SKCk di Polrestabes Bandung meningkat empat kali lipat.

JAMBI, KOMPAS.com - Sekretaris Daerah Provinsi Jambi M Dianto mengimbau pendaftar Calon Pegawai Negeri Sipil ( CPNS) tidak mempercayai calo yang mengiming-imingi bisa meloloskan pada penerimaan aparatur negara di provinsi tersebut.

"Kepada calon peserta CPNS, khususnya masyarakat Jambi, untuk tidak percaya pada oknum tidak bertanggung jawab atau calo yang menjamin meloloskan pada penerimaan CPNS Provinsi Jambi pada 2018," katanya di Jambi, Kamis (20/9/2018).

Dianto meyakini, dengan sistem Computer Assisted Test (CAT) yang diterapkan, maka akan menutup peluang kecurangan penerimaan dan tidak ada peserta yang dapat dijamin kelulusannya.

"Tidak mungkin ada calo karena dengan sistem CAT dalam lima menit sudah diketahui hasilnya. Seorang Sekda juga tidak bisa menjamin kelulusan karena terkunci dengan program," ujarnya.

Sekda juga mengimbau peserta tes mencontoh calon pelamar CPNS yang sebelumnya telah mengikuti seleksi pada penerimaan Kemenkumham beberapa waktu lalu, sebab mereka tentu mempunyai pengalaman terkait pelaksanaan sistem tes yang dilakukan.

"Jika CPNS ini mau belajar dari pengalaman sebelumnya, mereka bisa bertanya kepada orang yang sebelumnya tes di Kemenkumham, terlebih dengan informasi media yang canggih saat ini mereka tidak terpengaruh calo-calo," ujarnya.

Sementara itu, terkait jumlah penerimaan CPNS di lingkup pemerintah Provinsi Jambi pada 2018, dia menjelaskan, tenaga pendidikan dan kesehatan masih mendominasi kuota penerimaan.

Sedangkan untuk jumlah keseluruhan kuota CPNS kabupaten/kota di Jambi sebanyak 2.403 orang terdiri dari K2 sebanyak 171 orang, pendidikan atau guru 1.518 orang, kesehatan sebanyak 463 dan tenaga teknis 251 orang.

Dari jumlah kuota Pemprov Jambi mendapat 235 formasi, Kabupaten Bungo 221 formasi, Merangin 297 formasi, Kerinci 230 formasi dan Sarolagun 240 formasi.

Kemudian Kabupaten Tebo 177 formasi, Tanjungjabung Timur 106 formasi, Muarojambi 294 formasi, Batanghari 255 formasi, Kota Sungaipenuh 108 formasi dan Kota Jambi 240 formasi.

Baca tentang


Sumber Antara
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penyelundupan Sabu Dalam Bungkus Permen Wafer Cokelat Digagalkan

Penyelundupan Sabu Dalam Bungkus Permen Wafer Cokelat Digagalkan

Regional
Tak Terima Lahannya Dibangun, Warga di Sragen Tutup Jalan dengan Tembok

Tak Terima Lahannya Dibangun, Warga di Sragen Tutup Jalan dengan Tembok

Regional
Kasus Kepemilikan Sabu di Jambi, 2 Pemuda Divonis 6 Tahun Penjara

Kasus Kepemilikan Sabu di Jambi, 2 Pemuda Divonis 6 Tahun Penjara

Regional
Pria Asal Bandung Mengaku HRD, Minta Syarat Kerja Foto Bugil, Korbannya Ada yang Disetubuhi

Pria Asal Bandung Mengaku HRD, Minta Syarat Kerja Foto Bugil, Korbannya Ada yang Disetubuhi

Regional
Wanita Ini Terpaksa Melahirkan di Kamar Mandi karena Bidan Takut Tertular Covid-19

Wanita Ini Terpaksa Melahirkan di Kamar Mandi karena Bidan Takut Tertular Covid-19

Regional
Sempat Kontak dengan Wali Kota Banjarbaru, Wali Kota Banjarmasin Negatif Covid-19

Sempat Kontak dengan Wali Kota Banjarbaru, Wali Kota Banjarmasin Negatif Covid-19

Regional
Pelajar Terpental dan Tewas Usai Tiang Umbul-umbul yang Dipasangnya Tersangkut Kabel Listrik

Pelajar Terpental dan Tewas Usai Tiang Umbul-umbul yang Dipasangnya Tersangkut Kabel Listrik

Regional
Bantah 46 Pegawai Positif Covid-19, Kepala BPOM Ambon: Itu Keliru...

Bantah 46 Pegawai Positif Covid-19, Kepala BPOM Ambon: Itu Keliru...

Regional
Terdesak Kebutuhan Ekonomi, Warga Kulon Progo Jadi Muncikari Prostitusi Online

Terdesak Kebutuhan Ekonomi, Warga Kulon Progo Jadi Muncikari Prostitusi Online

Regional
Nasihat Hakim kepada Terdakwa yang Durhaka karena Melawan Orangtua

Nasihat Hakim kepada Terdakwa yang Durhaka karena Melawan Orangtua

Regional
Ponari, si Dukun Cilik Telah Menikah, Kini Berjualan Online dengan Istrinya

Ponari, si Dukun Cilik Telah Menikah, Kini Berjualan Online dengan Istrinya

Regional
Air Mata Hendra Tak Berhenti Mengalir Ditolak Sekolah karena Cacat, Buku Pelajaran Dikembalikan

Air Mata Hendra Tak Berhenti Mengalir Ditolak Sekolah karena Cacat, Buku Pelajaran Dikembalikan

Regional
UNU Yogya Buka Crisis Center Korban Pelecehan Seksual 'Dosen' Swinger

UNU Yogya Buka Crisis Center Korban Pelecehan Seksual "Dosen" Swinger

Regional
Sudah 2 Bulan Warga Sekitar Danau Limboto Gorontalo Terendam Banjir

Sudah 2 Bulan Warga Sekitar Danau Limboto Gorontalo Terendam Banjir

Regional
Unand Cegah Penyebaran Covid-19, Dosen di Atas 60 Tahun Harus  WFH

Unand Cegah Penyebaran Covid-19, Dosen di Atas 60 Tahun Harus WFH

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X