Hari Pertama Kerja, Gubernur Sulsel Minta Guru Tak Dijauhkan dari Keluarga - Kompas.com

Hari Pertama Kerja, Gubernur Sulsel Minta Guru Tak Dijauhkan dari Keluarga

Kompas.com - 10/09/2018, 13:40 WIB
Gubernur Sulsel,  Prof DR Nurdin Abdullah dan Wakil Gubernur Sulsel,  Andi Sudirman Sulaiman usai mengikuti upacara pengibaran bendera di kantor Gubernur Sulsel Jl Urip Sumoharjo,  Makassar,  Senin (10/9/2018).KOMPAS.com/Hendra Cipto Gubernur Sulsel, Prof DR Nurdin Abdullah dan Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman usai mengikuti upacara pengibaran bendera di kantor Gubernur Sulsel Jl Urip Sumoharjo, Makassar, Senin (10/9/2018).

MAKASSAR, KOMPAS.com – Di hari pertama kerja sebagai gubernur Sulsel, Prof Dr Nurdin Abdullah memerintahkan Kepala Dinas Pendidikan agar membenahi penempatan guru, terutama guru yang tempat mengajarnya jauh dari rumah.

Perintah ini disampaikan Nurdin saat menjadi inspektur upacara didampingi Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman di hari pertama kerjanya di kantor Gubernur Sulsel Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Senin (10/9/2018).

Nurdin pun menginstuksikan kepala Dinas Pendidikan untuk segera melakukan normalisasi penempatan guru sesuai dengan zonasi dalam waktu sebulan.

“Guru dijauhkan dari sekolah dan guru dijauhkan dari rumah serta keluarganya. Guru itu profesi terhormat, bagaimana bisa mengajarkan siswanya kalau stres. Kita ukur diri kita sendiri, bagaimana kalau pisah dengan istri dan keluarga. Jadi saya minta kadis Pendidikan benahi, normalisasikan dalam sebulan,” katanya.

Nurdin menceritakan kisah beberapa guru yang terpisah jauh dengan sekolah dan keluarganya. Dengan permasalahan penempatan guru yang tidak sesuai zonasi, bisa menimbulkan masalah baru di dalam keluarganya.

“Bayangkan saja kalau istri di Kabupaten Toraja, suaminya di Kabupaten Selayar. Kan kasihan. Pernah juga saya temui, seorang guru di Walmas, Kabupaten Luwu, dipindahkan ke Kota Palopo. Jadi setiap hari guru itu subuh sudah tinggalkan rumahnya dalam keadaan anak masih tidur untuk pergi mengajar dengan jarak tempuh 100 kilomeyer. Jadi kasihanlah,” tuturnya.

Baca juga: Nurdin Abdullah: Banyak Penyimpangan di APBD Sulsel, Termasuk Proyek CPI

Nurdin sempat bercanda di depan PNS yang hadir dalam upacara pengibaran bendera yang dilakukan setiap hari Senin. Nurdin bercoloteh bahwa masalah penempatan guru yang tidak sesuai dengan zonasi sehingga mengakibatkan terpisahnya dari keluarga akan bisa menimbulkan masalah baru.

“Seminggu saja sudah kita terpisah dengan istri dan anak, sudah pusing sekali. Bagaimana kalau yang sudah berbulan-bulan. Bagus-bagus kalau tidak ada yang gantikan posisinya. Bagaimana kalau ada urus suamimu, baru jauh lebih bagus pelayanannya bisa menimbulkan masalah baru lagi,” katanya lantas tersenyum.

Baca juga: Optimistis Menang Pilkada Sulsel, Nurdin Abdullah Jalan Kaki ke TPS

Nurdin juga berpesan, bahwa perombakan atau mutasi pejabat di era kepemimpinannya tidak boleh ada praktik suap menyuap. Dia berharap, semuanya bekerja dengan baik secara profesional yang bebas dari praktik KKN.

“Jadi namanya rezeki kita kerja saja dengan uang berkah...Jangan coba-coba bawa amplop ke Pak Wagub, terutama kepada saya," tegasnya.


Terkini Lainnya

Penyebab Banjir Sulsel, Pintu Air di Dua Bendungan Dibuka

Penyebab Banjir Sulsel, Pintu Air di Dua Bendungan Dibuka

Regional
Lantik Bupati dan Wabup Garut, Ini Janji Ridwan Kamil

Lantik Bupati dan Wabup Garut, Ini Janji Ridwan Kamil

Regional
Takut Longsor, Warga Cisolok Sukabumi Ada yang Mengungsi ke Banten

Takut Longsor, Warga Cisolok Sukabumi Ada yang Mengungsi ke Banten

Regional
Mahasiswa UNG Korban Kekerasan Alami Gangguan Pendengaran Hingga Trauma

Mahasiswa UNG Korban Kekerasan Alami Gangguan Pendengaran Hingga Trauma

Regional
Terpeleset Saat Bermain, Bocah SD Ditemukan Tewas di Dasar Embung

Terpeleset Saat Bermain, Bocah SD Ditemukan Tewas di Dasar Embung

Regional
Fakta Rencana Penutupan TN Komodo oleh Gubernur NTT, Tawarkan Revitalisasi hingga Tanggapan Wapres Jusuf Kalla

Fakta Rencana Penutupan TN Komodo oleh Gubernur NTT, Tawarkan Revitalisasi hingga Tanggapan Wapres Jusuf Kalla

Regional
Sumur Semburkan Lumpur dan Gas, 10 Kepala Keluarga Mengungsi

Sumur Semburkan Lumpur dan Gas, 10 Kepala Keluarga Mengungsi

Regional
Sidang Kasus Penguasaan Lahan, Hercules Cecar Pertanyaan ke Bos PT Nila Alam

Sidang Kasus Penguasaan Lahan, Hercules Cecar Pertanyaan ke Bos PT Nila Alam

Megapolitan
Ridwan Kamil: Dalam Waktu Dekat, Kredit Infrastruktur Daerah Diluncurkan

Ridwan Kamil: Dalam Waktu Dekat, Kredit Infrastruktur Daerah Diluncurkan

Regional
Penagihan Door-to-Door Efektif Kumpulkan Pajak

Penagihan Door-to-Door Efektif Kumpulkan Pajak

Megapolitan
Polri: Hasil Analisis Rekaman CCTV Bom di Rumah Pimpinan KPK Masih Kabur

Polri: Hasil Analisis Rekaman CCTV Bom di Rumah Pimpinan KPK Masih Kabur

Nasional
Biografi Tokoh Dunia: Fabian Gottlieb, Penjelajah Pertama Rusia ke Kutub Selatan

Biografi Tokoh Dunia: Fabian Gottlieb, Penjelajah Pertama Rusia ke Kutub Selatan

Internasional
Pasca-bencana Banjir, PLN Segera Pulihkan Sistem Kelistrikan di Sulsel

Pasca-bencana Banjir, PLN Segera Pulihkan Sistem Kelistrikan di Sulsel

Regional
Karangan Bunga untuk BTP Berdatangan di Mako Brimob Depok

Karangan Bunga untuk BTP Berdatangan di Mako Brimob Depok

Megapolitan
Ada Rumah dan Bangunan Rusak Jelang Amblesnya Jalan Raya Gubeng

Ada Rumah dan Bangunan Rusak Jelang Amblesnya Jalan Raya Gubeng

Regional

Close Ads X