Kompas.com - 27/07/2018, 08:03 WIB
Pasangan calon Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman menerima SK Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel terpilih 2018-2023, Kamis (26/7/2018). KOMPAS.com/HENDRA CIPTOPasangan calon Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman menerima SK Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel terpilih 2018-2023, Kamis (26/7/2018).

MAKASSAR, KOMPAS.com – Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) terpilih 2018-2023, Nurdin Abdullah mengungkapkan banyak penyimpang dalam APBD yang merugikan masyarakat termasuk beberapa mega proyek seperti Center Poin of Indonesia (CPI).

“Banyak yang harus ditelusuri dalam ABPD Sulsel, termasuk beberapa mega proyek di Sulsel. APBD, Mega Proyek itu adalah uang rakyat. Kita telusuri dulu,” kata Nurdin Abdullah setelah menerima SK Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel 2018-2023 dari KPU Sulsel di Hotel Max One Jl Taman Makam Pahlawan, Makassar, Kamis (26/7/2018) malam.

Nurdin mencontohkan, penyimpangan APBD Sulsel sebesar Rp 9,9 triliun. Namun sebesar Rp 3,9 triliun adalah belanja pegawai dan menurutnya nilai itu sangatlah besar. Termasuk dengan belanja hibah yang mencapai Rp 1,9 triliun,

“Saya akan menyisir aliran dana tersebut karena sangat besar. Dalam artian, penyisiran itu ada skala prioritas anggaran yang akan digunakan. Saya dan pak Andi Sudirman Sulaiman tidak mau dibelakang hari bermasalah. Kami ingin betul-betul clear,” tuturnya.

Baca juga: KPU Sulsel Tetapkan Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sebagai Pemenang Pilkada

Nurdin juga menyebutkan, mega proyek Center Poin of Indonesia (CPI) menggunakan APBD Sulsel. Namun kini, mega proyek tersebut dikerjakan oleh pihak ketiga yakni investor dan kemudian dikomersilkan.

“Ada terdapat APBD di dalam CPI itu, kemudian sekarang dikomersilkan. Ini juga harus jelas, kami tidak mau ada masalah dibelakang hari. Soal CPI ini, kita harus bertemu semua. Ada APBD di dalam CPI, harus segera dirasakan oleh masyarakat. Karena saya juga punya data. Ada banyak yang punya lahan disitu juga, yang sekarang menuntut haknya,” bebernya.

Nurdin juga menyebutkan pembangunan stadion internasional Barombong yang kini mangkrak. Dia pun berjanji akan menelusuri semua, sehingga semua mega proyek yang tidak kunjung selesai tidak menjadi masalah di saat dia menjabat sebagai Gubernur Sulsel masa bakti 2018-2023.

Kompas TV Jelang rapat pleno Komisi Pemilihan Umum Provinsi Sulsel, lokasi rapat mulai disterilisasi oleh pihak kepolisian.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.