Kompas.com - 07/09/2018, 13:03 WIB
Aktivitas di salah satu perusahan galangan kapal di Batam, Kepri. Saat ini selain orderan pembuatan kapal tidak ada lagi, melemahnya nilai tukar rupiah juga mengancam kelangsungan perusahaan industri perkapalan di Batam, Kepri. KOMPAS.com/HADI MAULANAAktivitas di salah satu perusahan galangan kapal di Batam, Kepri. Saat ini selain orderan pembuatan kapal tidak ada lagi, melemahnya nilai tukar rupiah juga mengancam kelangsungan perusahaan industri perkapalan di Batam, Kepri.

BATAM, KOMPAS.com - Menguatnya nilai tukar dollar Amerika Serikat terhadap rupiah membuat pengusaha shipyard atau galangan kapal di Batam, Kepulauan Riau (Kepri) pusing.

Mereka terancam rugi bahkan bangkrut jika perusahaan ini tidak segera diatasi. 

Marianti Bangun, Direktur Athira Marine kepada Kompas.com mengaku, melemahnya nilai tukar rupiah terhadap Dollar Amerika, membuat suku bunga bank naik.

"Dengan naiknya suku bunga, tentunya pinjaman yang kami harus bayarkan mengalami kenaikan. Sementara nilai pekerjaan yang dikerjakan sama sekali tidak ada perubahan," kata Marianti, Kamis (6/9/2018).

Baca juga: Rupiah Melemah, Mahasiswa di Sumsel Kirim Surat ke Presiden Jokowi

Wanita yang akrab disapa Tia ini mengaku, jika tidak cepat diatasi, melemahnya rupiah dapat berimbas kepada kelangsungan perusahaan industri perkapalan di Batam.

"Bagaimana tidak, keuntungan yang didapatkan berangsur hilang seiring dengan naiknya suku bunga, sebab angsuran yang harus dibayarkan otomatis menjadi naik," kata Tia yang juga menjabat sebagai Sekretaris Iperindo Kepri.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Jujur untuk sekarang ini, jangankan mencari lebih. Bisa bertahan saja sudah sangat bersyukur, selain job produksi tidak ada, suku bunga bank juga terus merangkak naik seiring dengan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing," tuturnya. 

Bahkan untuk mensiasatinya, Tia mengaku saat ini pihaknya tidak lagi bisa memilih-milih proyek yang dikerjakan. Sekalipun tidak ada keuntungannya, mau tidak mau harus dikerjakan agar tetap bisa menjaga kelangsungan perusahaan.

"Bisa dikatakan lebih banyak kerja baktinya saat ini, biar bisa terus berjalan dan karyawan tetap bisa bekerja," papar Tia.

Baca juga: Rupiah Melemah, Perajin Tempe di Bekasi Mengeluh

Senada diungkapkan Ali Ulai Owner PT Citra Shipyard yang berharap ada kebijakan pemerintah agar bisa mencari pinjaman dengan bunga rendah.

Ali mengaku para pengusaha industri galangan kapal sebenrnya tidak mau membebankan negara dengan cara meminta-minta subsidi, namun dengan kondisi sekrang ini, hal itu cukup memberatkan para pelaku shipyard.

"Jika pemerintah bisa mencarikan pinjaman dengan suku bunga rendah, Kami pastikan perusahaan galangan kapal yang ada di Batam, Kepri akan mampu bersaing dengan negara lain," terangnya.

"Dengan melemahnya rupiah, tidak sedikit perusahaan shipyard yang kehilangan job produksi kapal besar, karena tidak berani melakukan pinjaman untuk modal awal," tambah Ali yang juga ketua Iperindo Kepri.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Regional
Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Regional
Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Regional
Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.