Pasca-KLB Gizi Buruk, Pemkab Asmat Gandeng UGM Tingkatkan Mutu SDM

Kompas.com - 04/09/2018, 08:00 WIB
Bupati Asmat Elisa Kambu dan Wakil Rektor UGM Bidang Kerjasama dan Alumni Dr Paripurna saat menandatangani nota kesepahaman, Senin (3/9/2018). Dok. IstimewaBupati Asmat Elisa Kambu dan Wakil Rektor UGM Bidang Kerjasama dan Alumni Dr Paripurna saat menandatangani nota kesepahaman, Senin (3/9/2018).

TIMIKA, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten Asmat terus berupaya meningkatkan mutu Sumber Daya Manusia (SDM) di wilayahnya dan pembangunan masyarakat. Salah satunya menjalin kerja sama dengan Universitas Gadjah Mada (UGM), Senin (3/9/2018).

Bentuk kerja sama yaitu dalam bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, serta bidang lainnya.

Kerja sama ini tertuang dalam nota kesepahaman bersama Nomor: 074/4·C/PKS/BUP/ASMAT/VII/2018 dan Nomor: 617/UN1.P/DIT-KAUIDN/2018. 

Nota kesepahaman ditandatangani Bupati Asmat Elisa Kambu dan Rektor UGM Prof Ir Panut Mulyono, yang diwakili Wakil Rektor Bidang Kerjasama dan Alumni Dr Paripurna, di ruang Rektorat UGM.

Baca juga: Kongres Pancasila UGM, Mahfud MD Tegaskan Indonesia Bukan Negara Agama

Dalam surat tersebut juga tertuang kedua lembaga ini akan saling mendukung dalam pelaksanaan pembangunan Bangsa dan Negara Republik Indonesia selama 5 tahun.

Bupati Asmat Elisa Kambu mengatakan, pihaknya dan masyarakat menyambut baik kerja sama ini. Sebab, dia melihat kepedulian UGM terhadap pembangunan nasional khususnya di Asmat sangat tinggi.

Hal ini terbukti, saat Asmat dilanda Kejadian Luar Biasa (KLB) gizi buruk dan campak, UGM hadir bersama pihak lain membantu pemerintah dan masyarakat hingga Asmat benar- benar steril dari kasus yang menyerang anak-anak tersebut.

"UGM akan lebih besar lagi dan lebih bahagia lagi jika karya-karyanya dinikmati masyarakat Asmat," kata dia.

Baca juga: Cerita Paskibra di Asmat Diantar dengan Kendaraan Roda Tiga Pengangkut Sampah

Elisa mengakui, saat ini di Asmat belum ada mobil, yang ada hanya motor listrik. Namun kedepannya ia optimistis Asmat akan lebih maju, meski usia kabupaten ini baru 15 tahun.

Secara topografi, Asmat juga berada di daerah pedalaman Papua, karena itu belum banyak yang tersentuh. Masyarakat juga secara perkembangannya masih dalam tahap penyesuaian dengan dunia luar.

Untuk itu, kehadiran UGM melalui kerja sama yang dibangun bersama Pemkab Asmat bisa membawa perubahan.

Di mana, UGM bisa mengirimkan masiswanya untuk pengabdian ke msyarakat melalui kuliah kerja nyata. Selain itu, diharapkan bisa mendampingi pemerintah setempat dalam proses perencanaan pembangunan.

Baca juga: Pemerintah Janji Tak Akan Tinggalkan Asmat Setelah KLB Campak Selesai

"Kami berharap kerja sama yang dibangun terus berlanjut hingga lima tahun berikutnya," ujar dia.

Elisa menambahkan, Asmat secara nama saat ini memang sudah sangat dikenal di Indonesia bahkan di beberapa belahan dunia karena ukirannya. Asmat juga dikenal sebagai daerah yang unik.

Karena sudah dikenal, maka kata dia, pihaknya tengah berupaya menuntaskan pembangunan Bandara Ewer di Asmat agar semakin banyak orang bekunjung ke kota yang dikenal dengan julukan seribu papan tersebut.

"Minimal pesawat jenis ATR sudah bisa masuk, kami sangat bersyukur," pungkas dia.

KKN mahasiswa

Sementara Wakil Rektor UGM Bidang Kerjasama dan Alumni Dr Paripurna, menyambut baik kerja sama yang dilakukan bersama Pemkab Asmat.

Baca juga: Monitoring Penanganan Gizi Buruk di Banten dan Maluku Tengah, Ini Temuan KSP...

Kata dia, Asmat memang masih termasuk daerah yang sulit dijangkau. Namun UGM tidak melihat kesulitan, karena UGM akan selalu hadir menolong masyarakat.

UGM, menurut dia sudah membentuk Gugus Papua. Mengirim mahasiswa KKN ke Papua juga sudah dilakukan, termasuk fakultas kedokteran melakukan penelitian kesehatan di Papua khususnya di Asmat.

"Terima kasih atas kehadiran bupati dan tim yang telah membangun kerja sama dengan kami di UGM," pungkas dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X