Buron Kasus Perdagangan Orang Tertangkap di Tanjungbalai

Kompas.com - 31/08/2018, 22:25 WIB
Diana Aman alias Diana Chia, terpidana Perdagangan Orang yang Jadi Buronan Kejari Kupang Tertangkap di Tanjungbalai, Jumat (31/8/2018) KOMPAS.com / Mei LeandhaDiana Aman alias Diana Chia, terpidana Perdagangan Orang yang Jadi Buronan Kejari Kupang Tertangkap di Tanjungbalai, Jumat (31/8/2018)

MEDAN, KOMPAS.com - Diana Aman alias Diana Chia, warga Tebingtinggi, ditangkap saat mengurus paspor di Kota Tanjungbalai, Sumatera Utara pada Kamis (30/8/2018).

Dia masuk ke daftar pencarian orang (DPO) Kejaksaan Negeri Kupang, Nusa Tenggara Timur, karena menjadi terpidana kasus penjualan manusia (human trafficking).

Penangkapannya berdasarkan hasil koordinasi antara petugas imigrasi Tanjungbalai dengan intelijen.

Kasipenkum Kejati Sumut, Sumanggar Siagian yang dikonfirmasi membenarkan penangkapan ini. Menurutnya, Diana diamankan saat menuju Pelabuhan Teluk Nibung. Rencananya dia bertolak ke Malaysia dengan menumpangi Kapal Ferry Ocean Star 2. Jumat petang, imigrasi menyerahkannya kepada Kejari Tanjungbalai.

"Terpidana sudah divonis 9 tahun penjara, denda Rp 120 juta, subsidier 6 bulan kurungan oleh Pengadilan Kupang. Selama jadi buronan, dia berpindah-pindah, dari antar kota sampai luar negeri. Dia kabur saat pengalihan tahanannya dikabulkan majelis hakim, sehingga saat pembacaan putusan, terpidana tidak hadir atau inabsensia," ungkap Sumanggar, Jumat (31/8/2018).

Baca juga: Polisi Tangkap Pelaku Perdagangan Orang Asal NTT di Bali

Kepala Seksi Tiga Intel Kejati NTT, Sukwanto mengatakan, terpidana adalah anggota sindikat penjualan orang internasional. Mereka ada sembilan orang dan semuanya sudah diproses hukum. Satu di antaranya sudah meninggal dunia. Tinggal Diana yang belum dihukum.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Terpidana dinyatakan buron sejak Mei 2017, akhirnya tertangkap di Tanjungbalai ketika hendak ke Tebingtinggi menemui anggota keluarganya. Kami mengucapkan terima kasih kepada Asintel Kejatisu Leo Simanjuntak dan Kajari Tanjungbalai Zulfikar Tanjung yang langsung mengamankan terpidana," kata Sukwanto.

Baca juga: Kisah TKW Lombok yang Selamat dari Sindikat Perdagangan Orang

Selanjutnya terpidana langsung diboyong ke Kupang untuk pelaksanaan eksekusi dan diserahkan ke lembaga pemasyarakatan untuk menjalani hukuman.

"Untuk diketahui, terpidana ini mengakibatkan kematian Yufrinda Selan di Malaysia beberapa waktu lalu," ungkapnya.

Kompas TV Penggeledahan dilakukan setelah petugas melakukan penangkapan terhadap dua orang tersangka, yang bertugas sebagai sponsor dan penampung.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Regional
Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Regional
Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Regional
Lewat 'Wonderful Rongkong', Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Lewat "Wonderful Rongkong", Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Regional
Bupati Jekek Optimistis Pembangunan 14.142 RTLH Wonogiri Selesai pada 2024

Bupati Jekek Optimistis Pembangunan 14.142 RTLH Wonogiri Selesai pada 2024

Regional
 Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.