Sesak Napas, Jemaah Haji Meninggal Dunia setelah Mendarat di Bandara Juanda

Kompas.com - 31/08/2018, 15:39 WIB
Ilustrasi calon jemaah haji Surya/Ahmad Zaimul HaqIlustrasi calon jemaah haji

SURABAYA, KOMPAS.com - Muhammad Rafik (75), jemaah haji asal Pangerangan, Sumenep, meninggal setelah mendarat di Bandara Juanda, Surabaya, Jawa Timur.

Rafik meninggal pada Jumat (31/8/2018) sekitar pukul 03.20 WIB sesaat setelah pesawat Saudi Arabia Airlines mendarat. Dia terlihat sesak napas setelah menjalani tujuh jam penerbangan dari Jeddah.

Rafik meninggal dalam perjalanan dengan ambulans saat dirujuk ke RSU Haji Sukolilo Surabaya.

Baca juga: Ditemukan, Jemaah Haji Indonesia yang Hilang Mengaku Lupa Jalan Pulang

Wakil Kepala Bidang Kesehatan PPIH Debarkasi Surabaya, dr Zainul, menurutkan, saat sesak napas, jemaah langsung dievakuasi ke dalam mobil ambulans untuk segera dirujuk ke RS Haji.

Namun, dalam perjalanan, belum sempat masuk ke Rumah Sakit Haji, jemaah sudah meninggal dunia.

“Pasien meninggal karena gagal napas," kata Zainu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Barang Bawaan Calon Jemaah Haji yang Pernah Disita Petugas, Rice Cooker hingga Kompor

Berdasarkan data surat kematian dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) kelas 1 Surabaya, Muh Rafik tidak mengalami masalah kesehatan selama berada di Tanah Suci. Namun dia memiliki riwayat emfisema dan gagal jantung sejak 5 tahun lalu.

Kondisinya memburuk sejak 3 hari menjelang waktu pulang. Oleh tim kesehatan, Rafik dibawa ke sektor dengan terapi nebulizer dan diinfus sehingga keadaannya kembali membaik.

Pesawat Saudia Arabia Airlines dengan nomor penerbangan SV5410 yang mengangkut jemaah haji kloter 11 take off dari Bandara Jeddah pukul 13.02 waktu Arab Saudi.

Baca juga: Air Liurnya Berbahaya, Jemaah Haji Diimbau Tidak Swafoto dengan Unta

Pada pukul 15.00 waktu Arab Saudi, kondisi warga Pangerangan Sumenep ini mulai melemah di dalam pesawat sehingga dilakukan tindakan oleh dokter TKHI. Kemudian, pada pukul 18.00, pasien yang didampingi putranya, Ahmad Ghozali, ini mengalami apneu (henti napas).

Oleh tim kesehatan, dia diberikan tindakan oxigen full. Napasnya sempat teratur dan dokter TKHI menyarankan untuk memakai tabung oksigen sampai tiba di tanah air. Namun saat mendarat, kondisinya makin buruk.


Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Trenyuh, Jamaah Haji Asal Sumenep Ini Meninggal saat Mendarat di Bandara Juanda

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.