Kompas.com - 24/08/2018, 12:25 WIB
Sebanyak 700 sepeda motor milik para pengunjung hingga panitia Asian Games diangkut petugas karena parkir sembarangan, Kamis (23/8/2018). KOMPAS.com/ Aji YK PutraSebanyak 700 sepeda motor milik para pengunjung hingga panitia Asian Games diangkut petugas karena parkir sembarangan, Kamis (23/8/2018).

PALEMBANG,KOMPAS.com - Petugas gabungan dari jajaran TNI/Polri serta Dinas Perhubungan (Dishub) mengangkut secara paksa sebanyak 700 motor yang parkir sembarangan di depan gerbang kawasan kompleks arena penyelenggaraan Asian Games 2018 di Jakabaring Sport City (JSC) Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (23/8/2018). 

Ratusan sepeda motor tersebut diangkut karena parkir di lokasi yang dilarang, seperti di bawah jalur stasiun LRT serta trotoar.

Tiga unit mobil derek dikerahkan untuk mengangkut seluruh motor tersebut. Beberapa panitia yang menggunakan ID card Asian Games kocar-kacir ketika melihat mobil derek petugas.

Baca juga: 5 Fakta Terbaru Kasus Mercy Vs Honda Beat di Solo, Status Tersangka hingga Isu SARA

Kasub Satgas Rute Lokasi dan Parkir Asian Games AKBP Lisebeth menuturkan, tindakan itu diambil lantaran banyaknya para panitia dan pengunjung yang memarkir kendaraan secara sembarangan meskipun telah dilarang.

Selain itu, tindakan tegas dengan mengangkut seluruh motor tersebut digunakan sebagai shock therapy untuk para siapapun yang memarkir kendaraan sembarangan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Panitia juga ada (yang memiliki motor yang diangkut). Ini sebagai bentuk tindakan tegas. Karena sudah ada tempat parkir, jangan parkir sembarangan lagi,” kata Lisebeth.

Baca juga: 5 Fakta Kasus Meiliana, Menangis di Sidang hingga Fatwa MUI

Setelah diangkut petugas, seluruh kendaraan tersebut, lanjut dia, langsung dibawa menuju ke kawasan parkir sekitar gedung Main Press Center (MPC). Para pemilik bisa mengambil seluruh kendaraan mereka dengan menunjukkan bukti surat menyurat.

“Sekarang hanya peringatan berupa pemindahan lokasi parkir, tidak ada sanksi. Tetapi ke depan, bisa kami kenakan sanksi,” ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Regional
Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Regional
Pemprov Jabar Gaet Investor Timur Tengah, Kang Emil: Kami Lakukan lewat Door-to-Door

Pemprov Jabar Gaet Investor Timur Tengah, Kang Emil: Kami Lakukan lewat Door-to-Door

Regional
Pasangan Moka Jabar 2021 Resmi Terpilih, Ridwan Kamil: Semoga Bisa Menjadi Teladan

Pasangan Moka Jabar 2021 Resmi Terpilih, Ridwan Kamil: Semoga Bisa Menjadi Teladan

Regional
Ketua Komisi III DPR Minta Polri Transparan Ungkap Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak di Luwu Timur

Ketua Komisi III DPR Minta Polri Transparan Ungkap Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak di Luwu Timur

Regional
Wakil Ketua TP PKK Jabar: Kualitas Pemuda Harus Ditingkatkan lewat Pendidikan

Wakil Ketua TP PKK Jabar: Kualitas Pemuda Harus Ditingkatkan lewat Pendidikan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.