Pindad Uji Daya Gerak "Medium Tank" di Berbagai Medan - Kompas.com

Pindad Uji Daya Gerak "Medium Tank" di Berbagai Medan

Kompas.com - 10/08/2018, 16:43 WIB
PT Pindad melakukan uji daya gerak atau mobilitas medium tank hasil pengembangannya bersama FNSS Turki pada 7-16 Agustus 2018.Dok Pindad PT Pindad melakukan uji daya gerak atau mobilitas medium tank hasil pengembangannya bersama FNSS Turki pada 7-16 Agustus 2018.

MAGETAN, KOMPAS.com - PT Pindad melakukan uji daya gerak atau mobilitas medium tank hasil pengembangannya bersama FNSS Turki pada 7-16 Agustus 2018.

Uji daya gerak ini meliputi uji jelajah on road, off road, lintas pasir, ketahanan 3 x 24 jam, dan lainnya.

"Rute yang dilalui dari Bandung menuju Subang, Sarangan, Yogyakarta, Kebumen, dan kembali ke Bandung," ujar VP Quality Assurance & K3LH PT Pindad Isrady Sofiansyah di Magetan, Jumat (10/8/2018).

Isrady menjelaskan, uji ini bertujuan untuk mengetahui performa mobilitas kemampuan medium tank dalam kondisi baik serta memenuhi persyaratan dan spesifikasi desain. Rangkaian uji ini pun menjadi bagian sertifikasi yang dilaksanakan Dislitbangad.

Baca juga: Pindad Ledakkan Satu Unit Medium Tank

Setelah uji daya gerak, akan dilakukan uji daya gempur pada 27-30 Agustus 2018. Rangkaian uji tersebut memenuhi syarat dan spesifikasi yang dipunyai TNI untuk melengkapi Kemampuan Unjuk Kerja Teknis dari medium tank.

Setelah rangkaian uji ini selesai, medium tank diharapkan bisa mengisi kebutuhan TNI akan alat utama sistem persenjataan (alutsista) yang modern.

"Kalau semua uji selesai akhir tahun ini, tahun depan sudah masuk ke produksi dan 2019 sudah bisa memenuhi kebutuhan TNI," pungkasnya.

Tank Medium Pindad memiliki bobot tempur 32 ton, daya engine 711 HP dilengkapi transmisi otomatis, kecepatan maksimal 70 km/jam.

Medium tank ini dapat menampung 3 orang kru yang terdiri dari komandan, penembak, dan pengemudi, serta memiliki senjata utama turret kaliber 105 mm yang memiliki daya hancur besar.

Kompas TV Dengan memanfaatkan koneksi jaringan nirkabel, kendaraan tempur ini mampu dioprasikan dari jarak jauh.


Komentar

Terkini Lainnya

Revisi Perda Larangan Becak Dinilai Perlu Didorong Dibanding Gugat ke MA

Revisi Perda Larangan Becak Dinilai Perlu Didorong Dibanding Gugat ke MA

Megapolitan
Polri Pertanyakan Tersebarnya Video Kepala Korps Brimob sebagai Kapolda Metro Jaya

Polri Pertanyakan Tersebarnya Video Kepala Korps Brimob sebagai Kapolda Metro Jaya

Megapolitan
Sanksi untuk Pejabat Pemkot Bekasi Diberikan Setelah Sidang Majelis Kode Etik

Sanksi untuk Pejabat Pemkot Bekasi Diberikan Setelah Sidang Majelis Kode Etik

Megapolitan
Golput Bentuk Kekecewaan Publik, Parpol Didesak Berubah

Golput Bentuk Kekecewaan Publik, Parpol Didesak Berubah

Nasional
Anak Malas Belajar? Coba 5 Tips Ini untuk Membuat Rajin

Anak Malas Belajar? Coba 5 Tips Ini untuk Membuat Rajin

Edukasi
Sambut Obor Asian Games, Ada Gelaran Budaya di Taman Fatahillah

Sambut Obor Asian Games, Ada Gelaran Budaya di Taman Fatahillah

Megapolitan
Putin akan Hadiri Pernikahan Menteri Luar Negeri Austria

Putin akan Hadiri Pernikahan Menteri Luar Negeri Austria

Internasional
Biografi Tokoh Dunia: Enzo Ferrari, Pendiri Mobil Mewah Ferrari

Biografi Tokoh Dunia: Enzo Ferrari, Pendiri Mobil Mewah Ferrari

Internasional
Lantik Rektor, Binus Ajak Mahasiswa Memiliki Daya Saing

Lantik Rektor, Binus Ajak Mahasiswa Memiliki Daya Saing

Edukasi
Pembangunan Jalur Dwi Ganda dari Stasiun Manggarai Selesai Tahun 2020

Pembangunan Jalur Dwi Ganda dari Stasiun Manggarai Selesai Tahun 2020

Megapolitan
Diperiksa 9,5 Jam, Idrus Marham Ingin Urusan soal PLTU Riau-1 Tuntas

Diperiksa 9,5 Jam, Idrus Marham Ingin Urusan soal PLTU Riau-1 Tuntas

Nasional
Ibu Korban Pembunuhan di Jalan Ciherang Minta Pelaku Dihukum Seberat-beratnya

Ibu Korban Pembunuhan di Jalan Ciherang Minta Pelaku Dihukum Seberat-beratnya

Megapolitan
Ditinggal Pemiliknya, Seekor Angsa Jantan 'Diadopsi' Kampus di China

Ditinggal Pemiliknya, Seekor Angsa Jantan "Diadopsi" Kampus di China

Internasional
Ombudsman Minta Pj Wali Kota Bekasi Beri Sanksi ke Inspektorat, Kepala BKKPD, dan Kabag Humas  Bekasi

Ombudsman Minta Pj Wali Kota Bekasi Beri Sanksi ke Inspektorat, Kepala BKKPD, dan Kabag Humas Bekasi

Megapolitan
Ramai-ramai Wartawan Maju sebagai Caleg Partai Nasdem

Ramai-ramai Wartawan Maju sebagai Caleg Partai Nasdem

Nasional
Close Ads X