Pindad Ledakkan Satu Unit Medium Tank

Kompas.com - 12/07/2018, 15:59 WIB
PT Pindad bersama FNSS Turki melakukan tes uji ledak ranjau (mine blasting test ) terhadap satu unit prototipe medium tank seri turret 105 mm di areal Pusdikpassus, Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Kamis (12/7/2018). KOMPAS.com/Putra Prima PerdanaPT Pindad bersama FNSS Turki melakukan tes uji ledak ranjau (mine blasting test ) terhadap satu unit prototipe medium tank seri turret 105 mm di areal Pusdikpassus, Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Kamis (12/7/2018).

BANDUNG, KOMPAS.com - PT Pindad bersama FNSS Turki melakukan tes uji ledak ranjau (mine blasting test) terhadap satu unit prototipe medium tank seri turret 105 mm di areal Pusdikpassus, Batujajar, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Kamis (12/7/2018).

Dari pantauan Kompas.com, uji ledak dilakukan dengan cara menaruh bahan peledak berupa TNT seberat 10 kilogram pada track.

Tujuannya untuk mengetahui sejauh mana kekuatan struktur medium tank dalam menahan ledakan dari bawah.

Setelah diledakkan, terlihat konstruksi medium tank yang masih kokoh berdiri di atas lubang bekas ledakan hanya mengalami kerusakan di bagian roda (boogey wheel) dan rantai yang putus.

Baca juga: Regu Tembak TNI AD Bikin Negara Lain Kepincut Senjata Buatan PT Pindad

 

Sementara bagian body tank tidak mengalami banyak perubahan (deformasi).

“Secara kasat mata dapat dikatakan berhasil. Tujuan tes ini untuk memastikan tidak terjadi kerusakan terhadap struktur kendaraan tempur," kata Direktur Teknologi dan Pengembangan PT Pindad Ade Bagja saat ditemui seusai mine blasting test, Kamis siang.

"Komponen yang copot akibat ledakan dapat diperbaiki seperti track yang patah dan boogey wheel yang rusak,” tambahnya.

Ade menuturkan, medium tank merupakan hasil rancangan Pindad bersama FNSS Turki. Medium tank ini masih akan diteliti untuk mengetahui tingkat cedera terhadap pengemudi dan operator turret pasca diledakkan.

“Kita ingin melihat apakah penumpang aman dan selamat. Di dalam tank kita taruh manekin (crush dummy) dengan berbagai sensor untuk mengetahui kalau ada cedera fatal atau tidak sebagai efek dari blasting," ungkapnya.

"Fatal atau tidak besaran kuantitafnya dapat dilihat beberapa hari ke depan,” jelasnya.

Baca juga: Jokowi Pastikan Brunei Darussalam Beli Tank Anoa dan Senjata Api Produksi Pindad

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Video Viral Pasien Positif Covid-19 Coba Kabur Naik Ojek, Khawatir Tagihan RS Mahal

Video Viral Pasien Positif Covid-19 Coba Kabur Naik Ojek, Khawatir Tagihan RS Mahal

Regional
Mobil Terbakar di SPBU, Warga Melarikan Diri Usai Terjadi Ledakan

Mobil Terbakar di SPBU, Warga Melarikan Diri Usai Terjadi Ledakan

Regional
Kronologi Orang Rimba Tewas Dililit Ular. Awalnya Dikira Hilang Dibawa Makhluk Halus

Kronologi Orang Rimba Tewas Dililit Ular. Awalnya Dikira Hilang Dibawa Makhluk Halus

Regional
Penjelasan Polisi soal Anak 9 Tahun yang Diperkosa Kakek Berkali-kali

Penjelasan Polisi soal Anak 9 Tahun yang Diperkosa Kakek Berkali-kali

Regional
Rektor IPDN: Kekerasan Antar-Praja, Narkoba dan Aborsi, Itu Cerita Kelam Masa Lalu

Rektor IPDN: Kekerasan Antar-Praja, Narkoba dan Aborsi, Itu Cerita Kelam Masa Lalu

Regional
Pengakuan Pembunuh Teman Sendiri karena Disebut Duda: Puas, Tak Tahu Tusuk Berapa Kali

Pengakuan Pembunuh Teman Sendiri karena Disebut Duda: Puas, Tak Tahu Tusuk Berapa Kali

Regional
Khofifah Usulkan Kenaikan Pangkat untuk Kepala Bappeda Jatim yang Meninggal karena Covid-19

Khofifah Usulkan Kenaikan Pangkat untuk Kepala Bappeda Jatim yang Meninggal karena Covid-19

Regional
Inilah Metha, Penjual Rumah yang Siap Dinikahi Pembelinya, Mengaku Bekerja di Farmasi dan Cari Suami Seiman

Inilah Metha, Penjual Rumah yang Siap Dinikahi Pembelinya, Mengaku Bekerja di Farmasi dan Cari Suami Seiman

Regional
Cerita Metha Jual Rumah Miliknya Seharga Rp 185 Juta, Jika Jodoh Siap Dinikahi Pembeli

Cerita Metha Jual Rumah Miliknya Seharga Rp 185 Juta, Jika Jodoh Siap Dinikahi Pembeli

Regional
Kronologi Polisi Tewas Ditabrak Pengemudi Ugal-ugalan, Pelaku Kabur dan Tabrak Motor Lain

Kronologi Polisi Tewas Ditabrak Pengemudi Ugal-ugalan, Pelaku Kabur dan Tabrak Motor Lain

Regional
Detik-detik Brigadir Andi Tewas Ditabrak Pemobil Ugal-ugalan, Istri Korban Sempat Klakson Pelaku

Detik-detik Brigadir Andi Tewas Ditabrak Pemobil Ugal-ugalan, Istri Korban Sempat Klakson Pelaku

Regional
Kronologi Terbongkarnya Seorang Ayah di Riau Perkosa Anak Kandung, Tertangkap Basah Istri

Kronologi Terbongkarnya Seorang Ayah di Riau Perkosa Anak Kandung, Tertangkap Basah Istri

Regional
TKW Asal Sragen yang Disekap di Arab Saudi Akhirnya Pulang ke Kampung Halaman

TKW Asal Sragen yang Disekap di Arab Saudi Akhirnya Pulang ke Kampung Halaman

Regional
Kepala DP5A Surabaya Meninggal, Risma: Tuhan Menyayangi Bu Chandra

Kepala DP5A Surabaya Meninggal, Risma: Tuhan Menyayangi Bu Chandra

Regional
Terima DP Rp 20 Juta, Artis H Diduga Terjerat Prostitusi Online, Polisi Buru Fotografer Jakarta

Terima DP Rp 20 Juta, Artis H Diduga Terjerat Prostitusi Online, Polisi Buru Fotografer Jakarta

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X