Pemuda Ini Nekat Bobol Bank Buat Foya-foya dan Beli Motor Ninja

Kompas.com - 27/07/2018, 07:09 WIB
?Pelaku pembobolan bank swasta, MW (25), saat dimintai keterangan oleh Satreskrim Polres Blora, Kamis (26/7/2018).  KOMPAS.com/PUTHUT DWI PUTRANTO?Pelaku pembobolan bank swasta, MW (25), saat dimintai keterangan oleh Satreskrim Polres Blora, Kamis (26/7/2018). 

BLORA, KOMPAS.com - Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Blora, Jawa Tengah, berhasil menangkap pelaku pembobolan salah satu bank swasta yang beroperasi di Kecamatan Cepu, Blora yang terjadi pada bulan April lalu.

Identitas pelaku yakni MW (25), warga Desa Nglajo, Kecamatan Cepu, Blora. 

Pemuda pengangguran yang belakangan diketahui tinggal tak jauh dari lokasi bank tersebut merengek saat polisi membekuknya di dalam rumah.

"Kemarin kami tangkap pelaku di rumahnya. Pelaku menangis memohon ampun menyesali perbuatannya. Kami ungkap kasus ini selama tiga bulan," terang Kasat Reskrim Polres Blora, AKP Heri Dwi Utomo kepada Kompas.com, Kamis (26/7/2018).

Baca juga: Uang Rp 600 Juta Milik Nasabah BRI Raib, Seorang Pegawai Bank Ditangkap

AKP Heri Dwi Utomo menjelaskan, aksi pencurian yang didalangi oleh pelaku MW sendiri ini terjadi pada Minggu (16/4/2018) dinihari sekitar pukul 02.00 WIB.

Pelaku yang saat itu melihat kondisi bank dalam keadaan sepi berupaya masuk dengan cara memanjat pagar depan kemudian masuk lewat jendela samping. 

"Rumah pelaku berada di seberang bank swasta itu. Melihat satpam keluar, pelaku langsung masuk ke halaman kemudian mencongkel jendela bank. Pelaku ini sudah lama mengintai situasi bank karena memang lama berniat mencuri," kata AKP Heri Dwi Utomo.

Usai masuk di dalam bank, pelaku menyatroni uang tunai Rp 268 juta yang tersimpan di dalam lemari besi, yang ternyata belum terkunci. Pelaku juga menggondol 6 buah handphone android baru yang disimpan di dalam lemari besi tersebut.

Baca juga: Bank BTPN Dirampok Komplotan Bersenjata, Rp 148 Juta Raib

"Pelaku lantas kabur berfoya-foya. Aksi pencurian ini dilakukan pelaku sendirian dan pengakuannya baru pertama kali mencuri. Kami amankan motor Ninja dan beberapa handphone. Atas perbuatannya pelaku diancam pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara," pungkas AKP Heri Dwi Utomo. 

Sementara di hadapan penyidik pelaku mengaku menggunakan uang hasil pencurian itu untuk berlibur dan bersenang-senang ke luar kota yakni Jawa Timur dan  Pulau Karimunjawa.

Pelaku juga menggunakan uang hasil pencurian itu untuk membeli cash motor Kawasaki Ninja 250 cc seharga Rp 43 juta.

"Saya khilaf, pengen liburan ke luar kota tapi tak punya uang. Uang saya gunakan untuk berfoya-foya sembari liburan, " tuturnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wali Kota Hendi Pastikan Jokowi Akan Tinjau Vaksinasi Tahap 2 di Kota Semarang

Wali Kota Hendi Pastikan Jokowi Akan Tinjau Vaksinasi Tahap 2 di Kota Semarang

Regional
Kasus Covid-19 di Jateng Melandai, Ganjar Minta Upaya 3T Terus Digenjot

Kasus Covid-19 di Jateng Melandai, Ganjar Minta Upaya 3T Terus Digenjot

Regional
Resmikan Tempat Fisioterapi, Wali Kota Hendi Motivasi Penderita Cerebral Palsy

Resmikan Tempat Fisioterapi, Wali Kota Hendi Motivasi Penderita Cerebral Palsy

Regional
KM Fajar Baru 8 Terbakar Saat Bersandar di Pelabuhan Rakyat Sorong, Korban Jiwa Nihil

KM Fajar Baru 8 Terbakar Saat Bersandar di Pelabuhan Rakyat Sorong, Korban Jiwa Nihil

Regional
Kacang Tak Lupa Kulit, Ganjar Sempatkan Diri Sowan ke Rumah Indekos Semasa Kuliah

Kacang Tak Lupa Kulit, Ganjar Sempatkan Diri Sowan ke Rumah Indekos Semasa Kuliah

Regional
'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X