Tawarkan Layanan "Threesome", Wanita Ini Divonis 2 Tahun Penjara

Kompas.com - 25/07/2018, 19:31 WIB
Terdakwa Ver saat sidang vonis di Pengadilan Negeri Surabaya KOMPAS.com/ ACHMAD FAIZALTerdakwa Ver saat sidang vonis di Pengadilan Negeri Surabaya

SURABAYA, KOMPAS.com - Ver (20) langsung tertunduk dan menangis mendengar vonis hakim atas perbuatannya di Pengadilan Negeri Surabaya, Rabu (25/7/2018).

Wanita yang menawarkan jasa prostitusi "threesome" lewat media sosial itu divonis 2 tahun penjara karena terbukti terlibat perdagangan orang.

"Menjatuhkan pidana selama 2 tahun penjara dan denda 200 juta, subsider 2 bulan penjara," ucap hakim Hariyanto di ruang sidang Kartika Pengadilan Negeri Surabaya.

Kata Hariyanto, dalam amar putusannya, wanita warga Jalan Tambak Wedi Baru itu terbukti melanggar Pasal 2 UU RI Nomor 21 tahun 2007 tentang Pemberantasan Tidak Pidana Perdagangan Orang (PTPPO).


Vonis hakim lebih ringan dari tuntutan jaksa yakni penjara selama 3 tahun, denda Rp 200 juta, subsider 3 bulan penjara.

"Yang meringankan, terdakwa bersikap sopan dan berjanji tidak mengulangi lagi," kata Hariyanto.

Baca juga: Seorang Istri Jual Suami di Facebook Untuk Layanan Threesome

Ver digerebek Polrestabes Surabaya saat menggelar "threesome" di sebuah hotel di Surabaya Januari lalu.

Dia diamankan bersama suami dan seorang pria yang membeli jasanya. Ver menawarkan jasa tersebut melalui akun Facebook milik suaminya.

Di grup Facebook bernama "fantasi real of pasutri" dia meng-update status: cari partner threesome bermodal area Surabaya, dan mendapatkan seseorang yang bersedia membeli jasanya dengan imbalan Rp 500.000.

Kompas TV Selain menangkap dua orang mucikari, H dan R, polisi juga menyita sejumlah barang bukti.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X