Kompas.com - 24/07/2018, 18:11 WIB
Sebuah mobil yang diparkir di teras sebuah rumah di Jalan Jalak 2 Kuncen Lama RT 12 RW I, Ungaran, Kabupaten Semarang, Selasa (24/7/2018) siang terbakar dan nyaris menghabiskan seluruh rumah. KOMPAS.com/SYAHRUL MUNIRSebuah mobil yang diparkir di teras sebuah rumah di Jalan Jalak 2 Kuncen Lama RT 12 RW I, Ungaran, Kabupaten Semarang, Selasa (24/7/2018) siang terbakar dan nyaris menghabiskan seluruh rumah.

UNGARAN, KOMPAS.com - Sebuah mobil yang diparkir di teras sebuah rumah di Jalan Jalak 2 Kuncen Lama RT 12 RW I, Ungaran, Kabupaten Semarang, Selasa (24/7/2018) siang terbakar dan nyaris menghabiskan seluruh rumah.

Warga kaget dengan peristiwa itu lantaran rumah milik Santoso (35) tersebut selama ini tidak dihuni dan dalam keadaan pagarnya dikunci.

"Pas saya baru saja sampai rumah, tiba-tiba ramai ada orang teriak kebakaran. Langsung saya ke asal suara, ternyata mobil di rumah pak Santoso yang terbakar," Kata Kholiq (50), ditemui di lokasi kejadian.

Sampai di tempat kejadian, warga bahu membahu memadamkan api dengan alat seadanya. Mulai dari ember, kaleng hingga menyemprotkan air melalui selang dari sambungan rumah PDAM milik rumah tangga sekitar. Upaya warga bergotong royong membuahkan hasil.

Baca juga: Viral, Video Konvoi Moge hingga Buat Seorang Perempuan Terperosok

Warga yang sebelumnya menjauh karena takut mobil merk Toyota Vios warna hitam Nopol B 2102 CX akan meledak, akhirnya bisa melokalisir api sehingga tidak sampai membakar rumah korban.

Dipastikan jika api gagal dilokalisir, api diperkirakan bisa menjalar ke rumah warga lainnya karena lokasi kejadian ada di kawasan padat penduduk.

Regu pemadam tiba di lokasi 30 menit kemudian dan segera melakukan pendinginan.

Sementara itu warga mengaku setengah heran karena rumah milik Santoso selama ini tidak ditempati. Terlebih mobil yang diparkir di teras rumah tersebut dalam kondisi utilitas kelistrikannya dimatikan.

"Kami heran saja saja, rumah kosong kok mobilnya bisa kobong (terbakar)," ujar Zaenal Abidin (47) tetanggga korban.

Baca juga: Viral Video Pasien BPJS Mengamuk Ditolak di RS Kebonjati Bandung, Begini Faktanya

Pemilik mobil, Santoso (35) mengatakan, selama ini dia dan keluarganya tinggal di Jalan Nakula 2 No 7 Perumnas Mapangan, Ungaran Barat.

Dia mengetahui mobilnya terbakar setelah dihubungi oleh salah seorang tetangganya. Saat tiba di lokasi dia mendapati mobilnya sudah ludes terbakar.

"Mobil ini memang sudah setahun ndongkrok rencana mau kita bangun, akinya juga sudah kita lepas. Dulu saya belinya Rp 25 juta," kata Santosa.

Hingga siang ini Petugas dari Polsek Ungaran masih ada di lokasi kejadian untuk mengumpulkan keterangan para saksi. Kapolsek Ungaran AKP Kuwat Slamet yang langsung terjun ke lokasi belum banyak memberikan komentar.

"Penyebabnya masih dalam penyelidikan," kata Kuwat.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X