Viral, Video Konvoi Moge hingga Buat Seorang Perempuan Terperosok

Kompas.com - 24/07/2018, 06:15 WIB
Video aksi konvoi iring-iringan pengendara motor gede (moge) viral di media sosial setelah dibagikan pemilik akun Facebook Arjuna Azka pada Sabtu (21/7/2018). dok.InstagramVideo aksi konvoi iring-iringan pengendara motor gede (moge) viral di media sosial setelah dibagikan pemilik akun Facebook Arjuna Azka pada Sabtu (21/7/2018).

KLATEN, KOMPAS.com — Video aksi konvoi pengendara motor gede ( moge) viral di media sosial setelah dibagikan pemilik akun Facebook Arjuna Azka pada Sabtu (21/7/2018).

Peristiwa yang terjadi di kawasan Jalan Jatinom, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, tersebut mengakibatkan seorang perempuan pengendara sepeda motor yang merupakan perempuan terjatuh di kebun jagung.

Baca juga: Viral, Video Seorang Ibu Shalat di Tengah Jalan dan Dijaga Tentara

Pengendara sepeda motor itu terjatuh diduga setelah dipepet oleh rombongan moge yang melintas. Tidak hanya di situ saja, konvoi para pengendara moge tersebut juga menghantam kaca spion truk yang mereka dahului.

Bahkan, beberapa pengendara moge ada yang merentangkan tangan kirinya tepat di depan truk yang telah mereka dahului tersebut.

 

 

Penumpang Truk Rekam Pengendara Moge yang Hantam Spion dan Diduga Akibatkan Wanita Jatuh ke Sawah TRIBUN-VIDEO.COM - Seorang penumpang truk merekam aksi tak menyenangkan pengendara sepeda motor gede (moge) di Klaten. Video tersebut diunggah akun Facebook Arjuna Azka, Sabtu (21/7/2018). "Terjadi hari Sabtu jam 15.17wib di jln tinom _ Klaten saya muatan buku berat. Cuman heran apa aparat klau ngawal moge harus sepeti Vidio ini kasihan pengguna jln maaf jika Vidio saya gak berkenan ke sosmed cuma menghimbau lebih hati2 para pengendara," tulisnya. Tampak truk yang ditumpangi pria yang merekam momen itu didahului oleh rombongan moge yang dikawal pengendara berpakaian hijau. Para pengendara moge itu merentangkan tangan kirinya saat mendahului truk. Di bagian akhir video, spion truk itu terhantam setelah pengendara yang mengawal tersebut menyalipnya. Melalui kolom komentar, banyak warganet yang menyalahkan tindakan itu. Terlebih, pada video lain, Arjuna mengabarkan, wanita pengendara motor terperosok ke sawah akibat tersenggol rombongan moge tersebut. Hingga berita ini ditulis, unggahan Arjuna telah dibagikan lebih dari 1.700 kali. Belum ada tanggapan langsung dari pihak terkait soal viralnya video Arjuna Azka. Simak video di atas. (Tribun-Video.com/Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana) #moge #kecelakaan #lalin #lalulintas #jelajah #jalanraya

A post shared by ICS InfoCegatanSolo (@ics_infocegatansolo) on Jul 22, 2018 at 6:59am PDT

Kasatlantas Polres Klaten AKP Adityawarman Gautama Putra membenarkan adanya konvoi pengendara moge yang melintas di wilayah Klaten.

Para pengendara moge tersebut berjalan dari arah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), menuju Semarang, Jawa Tengah.

"Itu (konvoi pengendara moge) memang terjadinya di wilayah kami, wilayah Klaten," kata Aditya saat dikonfirmasi, Senin (23/7/2018).

Baca juga: Viral Video Pesta Pernikahan di Rel KA, Apa Kata PT KAI?

Polisi, lanjut dia, masih mencari tahu petugas yang melakukan pengawalan aksi tersebut.

Aditya mengaku, pihaknya tidak menerima perintah untuk melakukan pengawalan dan baru mengetahui banyak pengendara moge yang melintas di wilayah Klaten keesokan paginya.

"Kami masih mencari tahu petugas yang melakukan pengawalan itu dari polres mana. Soalnya tidak melalui koordinasi dengan kami," ungkap dia.

Baca juga: Kisah Mas Rinto, Tukang Bakso Berdasi yang Terinspirasi James Bond

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ganjar soal Rencana Sekolah Tatap Muka pada Juli 2021: Uji Coba Dulu

Ganjar soal Rencana Sekolah Tatap Muka pada Juli 2021: Uji Coba Dulu

Regional
Was-was Longsor Susulan, 50 Santriwati Ponpes di Pamekasan Dipulangkan

Was-was Longsor Susulan, 50 Santriwati Ponpes di Pamekasan Dipulangkan

Regional
Heboh Hiu Berwajah Mirip Manusia, BKKPN Kupang: Itu Normal, Fisiknya Belum Sempurna

Heboh Hiu Berwajah Mirip Manusia, BKKPN Kupang: Itu Normal, Fisiknya Belum Sempurna

Regional
Tenaga Ahli Menkes Temui Sultan HB X, Bicara soal PPKM hingga Vaksinasi Pedagang

Tenaga Ahli Menkes Temui Sultan HB X, Bicara soal PPKM hingga Vaksinasi Pedagang

Regional
Kisah Risalianus, Ayah Ibunya Lumpuh, Sepulang Sekolah Dia Berkebun untuk Hidupi Keluarga

Kisah Risalianus, Ayah Ibunya Lumpuh, Sepulang Sekolah Dia Berkebun untuk Hidupi Keluarga

Regional
Cerita Mantan Kades di Cianjur, Gelapkan Dana Desa 332 Juta untuk Bayar Utang Pribadi

Cerita Mantan Kades di Cianjur, Gelapkan Dana Desa 332 Juta untuk Bayar Utang Pribadi

Regional
Diduga Cemburu, Seorang Mahasiswa Gantung Diri Pakai Jilbab di Kos, Ini Ceritanya

Diduga Cemburu, Seorang Mahasiswa Gantung Diri Pakai Jilbab di Kos, Ini Ceritanya

Regional
Jumat Ini, Cellica dan Aep Dilantik Langsung oleh Ridwan Kamil

Jumat Ini, Cellica dan Aep Dilantik Langsung oleh Ridwan Kamil

Regional
Bupati dan Wakil Bupati Semarang Terpilih Dilantik Besok, Undangan Terbatas

Bupati dan Wakil Bupati Semarang Terpilih Dilantik Besok, Undangan Terbatas

Regional
Prokes Super Ketat Pelantikan Kepala Daerah di Jatim, Wajib Tinggal di Surabaya

Prokes Super Ketat Pelantikan Kepala Daerah di Jatim, Wajib Tinggal di Surabaya

Regional
Sekda Samarinda: Kami Tidak Keluarkan Izin Kerumunan, Perkawinan dan Lainnya

Sekda Samarinda: Kami Tidak Keluarkan Izin Kerumunan, Perkawinan dan Lainnya

Regional
Tragedi Longsor di Tambang Emas Ilegal Parigi Moutong, Ini Faktanya

Tragedi Longsor di Tambang Emas Ilegal Parigi Moutong, Ini Faktanya

Regional
Hari Tanpa Bayangan di Bali Terjadi 26 dan 27 Februari, Ini Penjelasan BMKG

Hari Tanpa Bayangan di Bali Terjadi 26 dan 27 Februari, Ini Penjelasan BMKG

Regional
Suami Curi Ponsel Istri karena Korban Sering Rebutan dengan Anaknya, Rancang Skenario Maling

Suami Curi Ponsel Istri karena Korban Sering Rebutan dengan Anaknya, Rancang Skenario Maling

Regional
Pelantikan 3 Kepala Daerah di Bangka Belitung Akan Digelar secara Tatap Muka

Pelantikan 3 Kepala Daerah di Bangka Belitung Akan Digelar secara Tatap Muka

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X