7 Tahun Sabar Menabung, Pedagang Siomay Keliling Ini Naik Haji

Kompas.com - 18/07/2018, 12:38 WIB
Sairah, pedagang siomay keliling, naik haji setelah 7 tahun menabung dengan sabar KOMPAS.com/JUNAEDISairah, pedagang siomay keliling, naik haji setelah 7 tahun menabung dengan sabar

POLEWALI MANDAR, KOMPAS.com – Tekad untuk menunaikan ibadah haji ke tanah suci Mekkah membuat Sairah binti Jumarno (48 tahun) bersemangat menekuni usaha kecilnya,  yakni sebagai pedagang siomay keliling kampung.

Keuntungan hasil jualannya memang tidak seberapa, namun Sairah berusaha menyisihkan rupiah demi rupiah dan menabungnya dengan sabar hingga tujuh tahun lamanya. 

Pucuk dicinta ulam pun tiba, Sairah langsung sujud syukur ketika panitia pemberangkatan haji mencantumkan namanya sebagai salah satu jamaah yang dipastikan berangkat ke tanah suci Mekkah tahun ini dari total 509 jemaah calon haji asal Polewali Mandar. 

Baca juga: Kisah Hasma Mampu Sekolahkan 6 Anak hingga Menabung untuk Naik Haji dari Jualan Jepa

Ditemui Kompas.com di kediamannya di Jalan Pendidikan, Desa Sugiwaras, kecamatan Wonomulyo, Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Sairah tampak sumringah. Dia sedang mempersiapkan dagangannya. 

Walaupun sudah dipastikan berangkat haji, lengkap dengan semua dokumennya, Sairah masih tetap berjualan siomay berkeliling kampungnya. Pelanggan utamanya adalah murid-murid sekolah. 

“Alhamdulillah usaha saya menabung bertahun-tahun hingga lebih dari tujuh tahun akhirnya saya bisa berangkat haji,” tutur Sairah, Rabu (18/7/2018). 

Sairah, pedagang siomay keliling, berangkat naik haji setelah 7 tahun menabung dengan sabarKOMPAS.Com Sairah, pedagang siomay keliling, berangkat naik haji setelah 7 tahun menabung dengan sabar
 

Menurut Sairah, dia sibuk mempersiapkan dagangannya sejak subuh. Dia kemudian mulai berdagang pukul 07.00 Wita. Dia berkeliling menghampiri sekolah-sekolah langganannya pada jam istirahat atau sebelum jam sekolah dimulai. 

Selepas jam sekolah, ibu empat anak ini masih menjajakan siomay dagangannya berkeliling kampung. 

Baca juga: 30 Tahun Menabung Upah Memijat, Nenek Damiati Berangkat Haji

Sesuai dokumen keberangkatan haji tahun ini, Sairah tergabung dalam kloter pertama jamaah haji asal Polewali Mandar yang tergabung di kloter 16.

Rombongan Sairah akan diberangkatkan secara resmi pada 28 Juli 2018 mendatang melalui embarkasi Bandara Sultan Hasanuddin di Makassar.

“Mudah-mudahan saya bisa menunaikan haji dengan selamat (mabrur) hingga kembali ke tanah air,” tutur Sairah.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hasil Seleksi Pilkades Cianjur Ricuh, Massa yang Kecewa Bakar Ban hingga Sepeda Motor

Hasil Seleksi Pilkades Cianjur Ricuh, Massa yang Kecewa Bakar Ban hingga Sepeda Motor

Regional
Ketua PWI Aceh Barat Dikeroyok 5 Orang, Sebelumnya Beritakan Kasus Acaman Terhadap Jurnalis

Ketua PWI Aceh Barat Dikeroyok 5 Orang, Sebelumnya Beritakan Kasus Acaman Terhadap Jurnalis

Regional
[POPULER NUSANTARA] 2 Pengasuh PAUD Jadi Tersangka | Nikah 7 Tahun, Istri Baru Tahu Suaminya TNI Gadungan

[POPULER NUSANTARA] 2 Pengasuh PAUD Jadi Tersangka | Nikah 7 Tahun, Istri Baru Tahu Suaminya TNI Gadungan

Regional
Kapal Pelindo 'Kencing' di Tengah Laut, Diduga Jual Minyak Ilegal ke Singapura

Kapal Pelindo "Kencing" di Tengah Laut, Diduga Jual Minyak Ilegal ke Singapura

Regional
Antisipasi Virus Corona, Batam Siagakan 11 Thermal Scanner di Pelabuhan dan Bandara

Antisipasi Virus Corona, Batam Siagakan 11 Thermal Scanner di Pelabuhan dan Bandara

Regional
Cerita Perempuan Pengantin Pesanan China: Setiap Hari Kepala Saya dipukul (1)

Cerita Perempuan Pengantin Pesanan China: Setiap Hari Kepala Saya dipukul (1)

Regional
Industri Batik Kulon Progo Mulai Pakai Mesin yang Ubah Limbah Jadi Air Baku

Industri Batik Kulon Progo Mulai Pakai Mesin yang Ubah Limbah Jadi Air Baku

Regional
Fakta di Balik Pasutri Dibacok Tetangga gara-gara Kentut, Sakit Hati hingga Terancam 8 Tahun Penjara

Fakta di Balik Pasutri Dibacok Tetangga gara-gara Kentut, Sakit Hati hingga Terancam 8 Tahun Penjara

Regional
5 Kisah Kegigihan Pengumpul Uang Koin, Bayar Persalinan hingga Gunakan Kaleng Bekas Oli

5 Kisah Kegigihan Pengumpul Uang Koin, Bayar Persalinan hingga Gunakan Kaleng Bekas Oli

Regional
Fakta Kapal Tanker MT Horizon Dirompak di Selat Riau, Terjadi Saat ABK Tertidur Pulas

Fakta Kapal Tanker MT Horizon Dirompak di Selat Riau, Terjadi Saat ABK Tertidur Pulas

Regional
Bukti Minim, Polisi Simpulkan Balita yang Ditemukan Tanpa Kepala Tewas akibat Jatuh ke Parit

Bukti Minim, Polisi Simpulkan Balita yang Ditemukan Tanpa Kepala Tewas akibat Jatuh ke Parit

Regional
Pabrik Mi Sohun Bercampur Kaporit dan Kecoa di Banyuasin Sudah Beroperasi Selama 25 Tahun

Pabrik Mi Sohun Bercampur Kaporit dan Kecoa di Banyuasin Sudah Beroperasi Selama 25 Tahun

Regional
Nenek yang Ditendang Pria di Pasar karena Dituduh Mengutil Ternyata Hidup Sebatang Kara

Nenek yang Ditendang Pria di Pasar karena Dituduh Mengutil Ternyata Hidup Sebatang Kara

Regional
80 Boks Keran Air Stadion Jatidiri Semarang Dicuri, Kerugian Capai Rp 135 Juta

80 Boks Keran Air Stadion Jatidiri Semarang Dicuri, Kerugian Capai Rp 135 Juta

Regional
Komplotan Pencuri Material Proyek Stadion Jatidiri Semarang Ditangkap

Komplotan Pencuri Material Proyek Stadion Jatidiri Semarang Ditangkap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X