Cerita Kaesang, Putra Bungsu Presiden, Pilih Kuliner Pisang Ketimbang Durian

Kompas.com - 07/07/2018, 19:22 WIB
Kaesang Pangarep saat pembukaan outlet Sang Pisang di Pangkal Pinang. KOMPAS.com/HERU DAHNURKaesang Pangarep saat pembukaan outlet Sang Pisang di Pangkal Pinang.

PANGKAL PINANG, KOMPAS.com - Outlet kuliner berbahan pisang, milik putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kaesang Pangarep, kini hadir di Pangkal Pinang, Kepulauan Bangka Belitung.

Outlet yang diberi nama Sang Pisang, merupakan outlet ke-25 yang didirikan Kaesang bekerja sama dengan pengusaha lokal.

Kaesang punya alasan tersendiri, memilih Pisang sebagai bahan baku dalam usaha kuliner yang digelutinya.

“Durian kan mahal, tergantung musim. Kalau Pisang harganya murah dan tersedia sepanjang tahun. Apalagi di Bangka saya lihat pisangnya banyak,” kata Kaesang seusai pembukaan outlet, Sabtu (7/7/2018).


Baca juga: Kolaborasi, Gibran, Kaesang dan Bobby Buka Kedai Rakyat di Medan

Dia mengungkapkan, telah mempelajari dan mengamati bisnis kuliner jauh-jauh hari. Termasuk di Pangkal Pinang telah dilakukan pemantauan terlebih dahulu. Tidak hanya pangsa pasar, tapi juga ketersediaan bahan baku.

“Saya lihat setelah ini bisa dibuka satu lagi di kabupaten deket sini. Potensinya bisa 10 outlet lagi dibuka,” ujar Kaesang. 

Pengamatan Kompas.com, di hari pertama pembukaan pada Sabtu sore, outlet sang pisang langsung ramai diserbu pembeli.

Para pembeli pun harus rela mengantre demi mendapatkan kuliner berbahan pisang yang telah diolah menjadi berbagai varian rasa.

Total tersedia delapan pilihan rasa, di antaranya tiramisu almond, avocado milo, vanilla koko krunch dan choco cheese.

Baca juga: Saat Kaesang Tak Mau Kalah dari Gibran..

Harga yang ditawarkan bervariasi, mulai Rp 20.000 hingga Rp 28.000 per kemasan.

Didukung lokasi strategis di pusat Kota Pangkal Pinang, outet sang pisang diharapkan mampu bersaing dengan jajanan kuliner lainnya.

“Kehadiran outlet sang pisang, selain menyajikan bahan pangan lokal juga diharapkan mampu mengurangi angka pengangguran,” kata Sekretaris Daerah Kepulauan Bangka Belitung Yan Megawandi.

Managing Director Sang Pisang, Ansari Kadir mengatakan, outlet sang pisang telah menyerap 400 tenaga kerja di seluruh Indonesia, dengan rata-rata setiap outlet menampung sebanyak 15 sampai 20 orang.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tahun ke-4 Masa Jabatan, Wali Kota Semarang Fokus Benahi Layanan PDAM

Tahun ke-4 Masa Jabatan, Wali Kota Semarang Fokus Benahi Layanan PDAM

Regional
Dinilai Berjasa di Bidang Ekonomi Syariah, UNS Akan Beri Ma'ruf Amin Penghargaan

Dinilai Berjasa di Bidang Ekonomi Syariah, UNS Akan Beri Ma'ruf Amin Penghargaan

Regional
Kronologi Pemburu Burung Tewas Tersetrum Terkena Jebakan Babi

Kronologi Pemburu Burung Tewas Tersetrum Terkena Jebakan Babi

Regional
133 Kasus Diungkap Bea dan Cukai Kuala Namu Selama Januari, 'Sex Toys' Paling Dominan

133 Kasus Diungkap Bea dan Cukai Kuala Namu Selama Januari, "Sex Toys" Paling Dominan

Regional
Penipuan CPNS di Kebumen Terbongkar, Korban Rugi Rp 150 Juta hingga Jadi KPK Gadungan

Penipuan CPNS di Kebumen Terbongkar, Korban Rugi Rp 150 Juta hingga Jadi KPK Gadungan

Regional
Kamis, Pemkab Ciamis Kumpulkan Sejarawan, Budayawan hingga Ulama Bahas Polemik Galuh

Kamis, Pemkab Ciamis Kumpulkan Sejarawan, Budayawan hingga Ulama Bahas Polemik Galuh

Regional
Golkar Umumkan Hasil Survei Internal Pilkada di Jabar, Berikut Daftar Calon Potensial

Golkar Umumkan Hasil Survei Internal Pilkada di Jabar, Berikut Daftar Calon Potensial

Regional
Kebutuhan Masker Tinggi Dampak Virus Corona, Wanita Ini Menjual Masker Fiktif, Tipu Korban Rp 11,4 Juta

Kebutuhan Masker Tinggi Dampak Virus Corona, Wanita Ini Menjual Masker Fiktif, Tipu Korban Rp 11,4 Juta

Regional
[POPULER NUSANTARA] Puluhan Pengantin Korban WO Abal-abal | Pasien Suspect Virus Corona di Babel

[POPULER NUSANTARA] Puluhan Pengantin Korban WO Abal-abal | Pasien Suspect Virus Corona di Babel

Regional
Kasus Penipuan 'Wedding Organizer' di Cianjur, Polisi Bentuk Timsus

Kasus Penipuan "Wedding Organizer" di Cianjur, Polisi Bentuk Timsus

Regional
Pemkab Gresik Berharap Normalisasi Kali Lamong Dapat Segera Dilakukan

Pemkab Gresik Berharap Normalisasi Kali Lamong Dapat Segera Dilakukan

Regional
Cerita Para Pengantin Ditipu Wedding Organizer, Pernikahan Impian pun Akhinya Batal

Cerita Para Pengantin Ditipu Wedding Organizer, Pernikahan Impian pun Akhinya Batal

Regional
Dipenjara 2 Minggu, Tersangka Penghina Risma Keluar Tahanan dan Cium Pipi Anaknya

Dipenjara 2 Minggu, Tersangka Penghina Risma Keluar Tahanan dan Cium Pipi Anaknya

Regional
Jenazah Pratu Yanuarius Loe, Korban Heli MI-17 asal NTT Diterbangkan Hari Ini

Jenazah Pratu Yanuarius Loe, Korban Heli MI-17 asal NTT Diterbangkan Hari Ini

Regional
Terlibat Prostitusi Online, Ibu Ini Tawarkan Gadis di Bawah Umur Lewat WhatsApp

Terlibat Prostitusi Online, Ibu Ini Tawarkan Gadis di Bawah Umur Lewat WhatsApp

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X