Cerita Jenazah Korban Penjambretan Dikawal Puluhan Driver Ojek Online dari Jakarta ke Grobogan

Kompas.com - 04/07/2018, 10:00 WIB
Keluarga Warsilah berdoa di pusara Warsilah di TPU Desa Sumberejosari, Kecamatan Karangrayung, Kabupaten Grobogan, Jateng‎, Selasa (3/7/2018) siang. KOMPAS.com/PUTHUT DWI PUTRANTOKeluarga Warsilah berdoa di pusara Warsilah di TPU Desa Sumberejosari, Kecamatan Karangrayung, Kabupaten Grobogan, Jateng‎, Selasa (3/7/2018) siang.

GROBOGAN, KOMPAS.com — Warsilah seharusnya akan melangsungkan pernikahan dengan kekasihnya, Masrokhan (33), pada 16 Agustus 2018 mendatang. Namun, rencana untuk mengikat janji suci itu kandas di tengah jalan.

Perempuan kelahiran 20 Agustus 1981 itu tewas setelah jatuh dari boncengan pengemudi ojek online akibat aksi penjambretan di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Cempaka Putih, Jakarta Putih, Minggu (1/7/2018) pagi sekitar pukul 08.30 WIB.

Video yang beredar luas di media sosial itu memperlihatkan detik-detik aksi penjambretan yang menimpa SPG sebuah perusahaan swasta di Jakarta tersebut. Video tersebut terekam oleh kamera pemantau (CCTV) yang terpasang di sekitar lokasi kejadian.

Saat itu, Warsilah yang menggunakan jasa ojek online dalam perjalanan menuju tempat kerja tiba-tiba dijambret oleh seorang pengemudi motor yang melaju dari belakang motor. 

Warsilah yang berusaha mempertahankan barang berharga yang dibawanya itu terempas dari atas motor dan jatuh bergulingan di atas aspal. Penjambret itu pun selanjutnya tancap gas meninggalkan lokasi kejadian.

Pesan terakhir

Pada Selasa (3/7/2018) siang, calon suami Warsilah, Masrokhan, beserta keluarganya berdoa di pusara Warsilah di TPU Desa Sumberejosari. 

Masrokhan tak menyangka kekasih hati yang akan dipinangnya itu bakalan pergi selama-lamanya. 

Selama ini, Warsilah hidup dalam perantauan di Jakarta. Dia mengontrak bersama kerabatnya di daerah Jatinegara, Jakarta Timur.

Sang kekasih, lanjut Masrokhan, sempat pulang ke kampung halaman saat momen Lebaran kemarin. Ketika itu, sepasang kekasih yang masih tetangga desa ini mempertemukan kedua keluarga mereka untuk menentukan hari pernikahan yang tepat.

"Saya dan Warsilah satu tetangga dan sesama perantauan di Jakarta. Kami sudah berkomunikasi dengan baik setahun ini dan berpacaran tiga bulan ini. Kami saling cocok dan berencana menikah pertengahan Agustus ini. Namun, Allah berkehendak lain," tutur Masrokhan.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Dalang Jenggleng, Gunakan Cara Abnormal hingga Kuis Berhadiah

Kisah Dalang Jenggleng, Gunakan Cara Abnormal hingga Kuis Berhadiah

Regional
Ini Sosok di Balik Heboh Pasutri di Cianjur Bayar Persalinan Pakai Uang Koin

Ini Sosok di Balik Heboh Pasutri di Cianjur Bayar Persalinan Pakai Uang Koin

Regional
Reklamasi Laut di Bangka, Ada Sarang untuk Cumi Bertelur

Reklamasi Laut di Bangka, Ada Sarang untuk Cumi Bertelur

Regional
Polisi Bisa Identifikasi Kerangka Manusia di Rumah Kosong Bandung, Asal...

Polisi Bisa Identifikasi Kerangka Manusia di Rumah Kosong Bandung, Asal...

Regional
Kerangka Manusia Ditemukan Duduk di Sofa, Tetangga: Harusnya Ada Lalat dan Bau

Kerangka Manusia Ditemukan Duduk di Sofa, Tetangga: Harusnya Ada Lalat dan Bau

Regional
Melacak Jejak Pembalakan Liar Hutan Lindung Sendiki yang Mulai Gundul

Melacak Jejak Pembalakan Liar Hutan Lindung Sendiki yang Mulai Gundul

Regional
PHRI Manggarai Barat Dukung Rencana Jokowi soal G20 di Labuan Bajo

PHRI Manggarai Barat Dukung Rencana Jokowi soal G20 di Labuan Bajo

Regional
Cerita Ganjar Soal Deklarasi Keraton Agung Sejagat: Kena Hukum Alam Kalau Tak Dukung, Wah, Ini Nakut-Nakutin

Cerita Ganjar Soal Deklarasi Keraton Agung Sejagat: Kena Hukum Alam Kalau Tak Dukung, Wah, Ini Nakut-Nakutin

Regional
Jokowi Akan Serahkan 2.500 Sertifikat Tanah untuk Warga Manggarai Barat

Jokowi Akan Serahkan 2.500 Sertifikat Tanah untuk Warga Manggarai Barat

Regional
2 Pekan Tak Hujan, Lahan Padi di Jember Retak karena Kekeringan

2 Pekan Tak Hujan, Lahan Padi di Jember Retak karena Kekeringan

Regional
29 Pemuda Satu Kampung Diamankan Polisi, 19 Orang Positif Narkoba dan 10 Orang Beli Sabu

29 Pemuda Satu Kampung Diamankan Polisi, 19 Orang Positif Narkoba dan 10 Orang Beli Sabu

Regional
Wali Kota Hendi Berikan Penghargaan kepada 2 Dalang Wayang Potehi

Wali Kota Hendi Berikan Penghargaan kepada 2 Dalang Wayang Potehi

Regional
Situs PN Kepanjen Diretas, Isinya Protes Kasus Pelajar yang Bunuh Begal

Situs PN Kepanjen Diretas, Isinya Protes Kasus Pelajar yang Bunuh Begal

Regional
BKSDA Terima Owa Langka dari Warga, Pemilik Mengaku Tidak Tega

BKSDA Terima Owa Langka dari Warga, Pemilik Mengaku Tidak Tega

Regional
Ada Temuan BPK, Program Kartu Jombang Sehat Perlu Perbaikan Regulasi

Ada Temuan BPK, Program Kartu Jombang Sehat Perlu Perbaikan Regulasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X