Lembaga Pengawas Pemilu Luar Negeri Pantau Pelaksanaan Pilkada 2018

Kompas.com - 27/06/2018, 18:54 WIB
Dua anggota tim pengawas pemilu dari luar negeri sedang melihat poster foto pasangan calon kepala daerah di TPS 17, Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Rabu (27/6/2018). KOMPAS.com / RAMDHAN TRIYADI BEMPAHDua anggota tim pengawas pemilu dari luar negeri sedang melihat poster foto pasangan calon kepala daerah di TPS 17, Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Rabu (27/6/2018).

BOGOR, KOMPAS.com - Sejumlah lembaga pengawas pemilu dari luar negeri ikut memantau pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2018.

Tiga wilayah di Jawa Barat disebut menjadi barometer pemantauan oleh tim pengawas yang terdiri dari 12 negara serta perwakilan duta besar negara-negara sahabat, yaitu Tangerang, Kota Bogor, dan Kabupaten Bogor.

Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI Rahmat Bagja mengatakan, keterlibatan tim pemantau pemilu dari luar negeri itu merupakan bagian dari program Electoral Studies Program (ESP) yang digagas oleh Bawaslu.

Baca juga: Jadi TKI di Luar Negeri, 18.000 Warga Madiun Tak Gunakan Hak Suara

Bagja menjelaskan, salah satu TPS yang dianggap cukup rawan dan perlu dipantau dalam Pilkada 2018 ini adalah TPS 17 yang berada di Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor.

Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, Rahmat Bagja ketika menyampaikan paparannya di Kantor Bawaslu RI, Jakarta, Senin (12/3/2018).KOMPAS.com/ MOH NADLIR Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, Rahmat Bagja ketika menyampaikan paparannya di Kantor Bawaslu RI, Jakarta, Senin (12/3/2018).

TPS yang menjadi tempat Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mencoblos itu menjadi satu dari sejumlah tempat pemungutan suara yang juga dikunjungi oleh tim tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"TPS ini dianggap rawan, karena ada mantan capres (Prabowo) di sini, dan mungkin akan lanjut lagi sebagai capres 2019. Bagi teman-teman luar negeri, tempat seperti ini jadi perhatian," ucap Bagja, saat meninjau ke lokasi, Rabu.

Baca juga: Kerja di Luar Negeri, 80.734 Warga Jateng Tidak Bisa Mencoblos

Bagja menuturkan, negara-negara yang terlibat dalam ESP itu diantaranya Amerika Serikat, Maldives, Srilanka, Myanmar, dan Kamboja.

Ia menambahkan, pihaknya ingin menunjukkan kepada negara-negara lain, bahwa penyelenggaraan pemilihan kepala daerah di TPS yang dianggap rawan dapat berlangsung secara terbuka.

Selain di TPS tempat Prabowo menggunakan hak pilihnya, mereka juga memantau lokasi TPS Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono mencoblos di Cikeas, Gunung Putri, Bogor.

"Kita harus berikan pesan kepada dunia internasional. Karena dengan ini, Pemilu 2019 mendatang akan dianggap aman," sebut dia.

Kompas TV Rapat yang dipimpin Ketua KPU Arief Budiman mencatat ada 185 juta pemilih dalam negeri dan 1,2 juta pemilih di luar negeri.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

 Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Regional
Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Regional
Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Regional
Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Regional
Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Regional
Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Regional
Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Regional
Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Regional
Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Regional
Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Regional
Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Regional
Memahami Gaya Komunikasi 'Parkir Mobil' ala Gibran

Memahami Gaya Komunikasi "Parkir Mobil" ala Gibran

Regional
Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Regional
Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Regional
Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.