Banjir di Luwu, 2 Rumah Rusak, Jalan Trans Sulawesi Sempat Lumpuh

Kompas.com - 25/06/2018, 19:48 WIB
Ilustrasi banjir dan ombak TOTO SIHONOIlustrasi banjir dan ombak

LUWU, KOMPAS.com – Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Larompong, Kabupaten Luwu Sulawesi Selatan, sejak Minggu (24/6/2018) malam menyebabkan sungai Larompong meluap.

Luapan sungai tersebut merendam permukiman warga serta ruas jalan. Ketinggian air bervariasi dari 50 sentimeter hingga satu meter.

Banjir tersebut membuat 2 rumah warga rusak parah. Sementara kendaraan dari Kabupaten Luwu menuju Makassar dan sebaliknya lumpuh, kemacetan pun mengular. 

“Ada 2 buah rumah roboh dan ratusan rumah terendam air, akses jalan poros Palopo-Makassar sempat macet sekitar 4 jam akibat air yg meluap dan menyeberang di jalan raya,” kata Muhammad Asikin, Kepala Pos Basarnas wilayah Palopo, Senin (25/6/2018).


Baca juga: Kalau Banjir Sudah Tinggi Banget Baru Kita Mengungsi

Selain itu, banjir merendam SD di Desa Keppe, kecamatan Larompong. Ketinggian air yang mencapai satu meter membuat seluruh perlengkapan dan peralatan sekolah terendam.

Salah satu warga, Ahmad Bone mengatakan, banjir yang terjadi Senin siang merupakan banjir susulan setelah sebelumnya banjir terjadi pada Senin subuh.

“Memang sejak beberapa hari terakhir terjadi hujan deras. Banjir yang masih menggenangi permukiman dan Jalan Trans Sulawesi saat ini adalah banjir susulan. Banjir pertama terjadi sekitar pukul 05.00 Wita,” ujar Ahmad.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X