Menolak Diajak Rujuk, Wanita Ini Disiram Air Keras oleh Mantan Pacarnya

Kompas.com - 25/06/2018, 18:24 WIB
Ilustrasi racun. ShutterstockIlustrasi racun.

PONOROGO, KOMPAS.com - Sakit hati karena mantan pacar menolak diajak rujuk, seorang pria asal Ponorogo tega menyiram wajah mantan kekasihnya dengan air keras.

"Tersangka Imam Hidayat (53) nekat menyiram air keras ke mantan kekasihnya, Ignatia Indrayati Yustiningsih (24), warga Desa Ngrogung, Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo karena korban menolak diajak balikan (rujuk)," ujar Kasat Reskrim, AKP Rudy Darmawan yang dihubungi Kompas.com, Senin (25/6/2018) siang.

Menurut Rudy, peristiwa nahas yang menimpa korban terjadi saat Yustiningsih berangkat menuju tempat kerja di Jalan Bathoro Katong, Kota Ponorogo, Minggu (24/6/2018) pagi. Tiba-tiba dari arah belakang, korban dihampiri tersangka.

Saat menemui korban, tersangka meminta agar korban mengembalikan uangnya. Bila tidak mau mengembalikan, korban diminta balik mau menjalin hubungan lagi dengannya.

"Tersangka menghampiri korban dengan nada marah dengan berkata 'Duitku balekno. Nek ragelem balen. Jawaben gelem balen opo ora' (Uangku kembalikan. Atau kita balikan. Jawab, mau balikan atau tidak)," kata Rudy menirukan kata-kata tersangka saat diperiksa polisi.

Baca juga: Pelajar Tawuran di Tangsel, Seorang Penjaga Warung Tersiram Air Keras

Namun saat ditanya, lanjut Rudy, korban yang saat itu sedang bersama teman-temannya memilih diam.

Tersinggung karena tidak dipedulikan, tersangka mengeluarkan botol bekas minuman suplemen berisi air keras yang biasa digunakan untuk menuakan kayu jati, lalu menyiramkannya ke tersangka.

Siraman air keras pertama tidak mengenai wajah korban. Tersangka kemudian menyiramkan kembali air keras ke arah korban dan mengenai wajahnya. Akibat siraman air keras itu korban mengalami luka bakar di wajah.

Setelah peristiwa itu, demikian Rudy, korban dibawa ke RSU Aisyiah Ponorogo untuk mendapatkan perawatan medis.

Tersangka sempat melarikan diri usai melakukan penyiraman air keras. Namun kemudian ditangkap di rumahnya.

Rudi menambahkan sebelum peristiwa itu terjadi, tersangka Hidayat sudah menjalin hubungan asmara dengan korban selama tiga tahun. Tersangka hidup menyendiri setelah ditinggal istrinya bekerja di luar negeri selama delapan tahun.

Baca juga: Siram Anggota Kamtibmas dengan Air Keras Saat Sahur on the Road, Pria Ini Ditangkap

Saat ini tersangka sudah ditahan di Mapolres Ponorogo. Tersangka dijerat Pasal 351 ayat (2) KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kepepet Bayar Kontrakan, Pria Ini Gadaikan 11 Mobil yang Disewa

Kepepet Bayar Kontrakan, Pria Ini Gadaikan 11 Mobil yang Disewa

Regional
Buron 9 Bulan Kasus Penipuan Rp 270 Juta, Kades Ditangkap usai Rapat

Buron 9 Bulan Kasus Penipuan Rp 270 Juta, Kades Ditangkap usai Rapat

Regional
Ganjar Minta Kepala Daerah Tingkatkan Jumlah Testing Covid-19

Ganjar Minta Kepala Daerah Tingkatkan Jumlah Testing Covid-19

Regional
3 Perempuan Pencuri Pakaian di Distro yang Terekam CCTV Ditangkap

3 Perempuan Pencuri Pakaian di Distro yang Terekam CCTV Ditangkap

Regional
Polisi Bubarkan Hiburan Pesta Pernikahan yang Dihadiri 500 Orang di Sumenep

Polisi Bubarkan Hiburan Pesta Pernikahan yang Dihadiri 500 Orang di Sumenep

Regional
Gadaikan Motor Tetangga untuk Main Judi, Warga Kulon Progo Ditangkap

Gadaikan Motor Tetangga untuk Main Judi, Warga Kulon Progo Ditangkap

Regional
Inoscope, Teknologi Medis Inovasi RSSA Cegah Penularan Covid-19 Pada Tenaga Medis

Inoscope, Teknologi Medis Inovasi RSSA Cegah Penularan Covid-19 Pada Tenaga Medis

Regional
Seorang Ibu Tewas Setelah Gamis yang Dikenakan Tersangkut di Gir Motor, Begini Kronologinya

Seorang Ibu Tewas Setelah Gamis yang Dikenakan Tersangkut di Gir Motor, Begini Kronologinya

Regional
Prediksi Tsunami 20 Meter Jangan Buat Warga Panik, BPBD: Tingkatkan Kewaspadaan

Prediksi Tsunami 20 Meter Jangan Buat Warga Panik, BPBD: Tingkatkan Kewaspadaan

Regional
Positif Covid-19 di Kabupaten Boyolali Tembus 812 Kasus

Positif Covid-19 di Kabupaten Boyolali Tembus 812 Kasus

Regional
Mesin Rusak, Pesawat Lion Air Tujuan Surabaya Balik Mendarat di Bandara Lombok

Mesin Rusak, Pesawat Lion Air Tujuan Surabaya Balik Mendarat di Bandara Lombok

Regional
Total 1.000 Pasien Covid-19 di Kota Mataram Dinyatakan Sembuh

Total 1.000 Pasien Covid-19 di Kota Mataram Dinyatakan Sembuh

Regional
Pose 2 Jari Saat Foto Bersama Machfud-Mujiaman, Emil Dardak Dilaporkan Ke Bawaslu

Pose 2 Jari Saat Foto Bersama Machfud-Mujiaman, Emil Dardak Dilaporkan Ke Bawaslu

Regional
Sepasang Kekasih Jadi Kurir Narkoba, Sabu Diikat di Pinggang dan Ekstasi di Kemaluan

Sepasang Kekasih Jadi Kurir Narkoba, Sabu Diikat di Pinggang dan Ekstasi di Kemaluan

Regional
D'Season Bantah Jadi Tempat Isolasi Karyawan BRI Jepara Positif Covid-19

D'Season Bantah Jadi Tempat Isolasi Karyawan BRI Jepara Positif Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X