Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Polisi Tetapkan 9 Lokasi Rawan Kecelakaan Arus Mudik di Lhokseumawe

Kompas.com - 04/06/2018, 22:28 WIB
Masriadi ,
Reni Susanti

Tim Redaksi

LHOKSEUMAWE, KOMPAS.com – Polres Lhokseumawe menetapkan sembilan titik rawan kecelakaan dalam arus mudik tahun ini.

Penetapan lokasi rawan kecelakaan berdasarkan data tingkat kecelakaan selama setahun terakhir.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Ari Lasta, Senin (4/6/2018) menyebutkan, sembilan titik rawan kecelakaan itu yakni KM 284 Desa Pusong Kecamatan Samudera, Aceh Utara (kondisi jalan melingkung tajam).

Kemudian KM 283, Desa Mancang Kecamatan Samudera Aceh Utara (kondisi jalan lurus, sehingga kecepatan kendaraan tinggi).

Baca juga: Kisah Soesilo Toer, Adik Pramoedya Ananta Toer yang Bergelar Doktor dan Kini Jadi Pemulung (1)

 

KM 279, Desa Langa Kecamatan Syamtalira Bayu, Aceh Utara (kondisi jalan melingkung, kecepatan kendaraan tetap tinggi).

“Seterusnya, KM 275, Desa Meunasah Mesjid Kecamatan Blang Mangat, Lhokseumawe (kondisi jalan melengkung, perjembatan). KM 272, Desa Cut Mamplam Kecamatan Muara Dua, Lhokseumawe (kondisi jalan melingkung dan kecepatan kenderaan tinggi),” sebut Ari Lasta.

Selanjutnya, KM 264, Desa Meuria Paloh Kecamatan Muara Satu, Lhokseumawe (kondisi jalan tikungan patah, kecepatan kendaraan tinggi).

Lalu, KM 264, Desa Meuria Paloh Kecamatan Muara Satu, Lhokseumawe (kondisi jalan tikungan patah, kecepatan kenderaan tinggi).

Baca juga: Kapasitas Kapal Terbatas, Ratusan Warga Kecewa Tidak Bisa Mudik

 

KM 256, Desa Tambon Baroh Kecamamatan Dewantara, Aceh Utara (kondisi jalan melingkung, kecepatan kendaraan tinggi).

Terakhir KM 247 di Desa Mane Tunong Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara (kondisi jalan tikungan tajam, kecepatan kendaraan tinggi).

“Kita sangat mengharapkan agar para pengendara meningkatkan kewaspadaan bila melintasi sembilan lokasi tersebut. Bagi pemudik, terus berhati-hati dan istirahat jika lelah,” pungkasnya.

Kompas TV Tak terasa kurang dari dua pekan hari raya Idul Fitri. Kesiapan jelang arus mudik tahun ini terus dilakukan.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Terkini Lainnya

Fakta dan Kronologi Bentrokan Warga 2 Desa di Lombok Tengah, 1 Orang Tewas

Fakta dan Kronologi Bentrokan Warga 2 Desa di Lombok Tengah, 1 Orang Tewas

Regional
Komunikasi Politik 'Anti-Mainstream' Komeng yang Uhuyy!

Komunikasi Politik "Anti-Mainstream" Komeng yang Uhuyy!

Regional
Membedah Strategi Komunikasi Multimodal ala Komeng

Membedah Strategi Komunikasi Multimodal ala Komeng

Regional
Kisah Ibu dan Bayinya Terjebak Banjir Bandang Berjam-jam di Demak

Kisah Ibu dan Bayinya Terjebak Banjir Bandang Berjam-jam di Demak

Regional
Warga Kendal Tewas Tertimbun Longsor Saat di Kamar Mandi, Keluarga Sempat Teriaki Korban

Warga Kendal Tewas Tertimbun Longsor Saat di Kamar Mandi, Keluarga Sempat Teriaki Korban

Regional
Balikpapan Catat 317 Kasus HIV Sepanjang 2023

Balikpapan Catat 317 Kasus HIV Sepanjang 2023

Regional
Kasus Kematian akibat DBD di Balikpapan Turun, Vaksinasi Tembus 60 Persen

Kasus Kematian akibat DBD di Balikpapan Turun, Vaksinasi Tembus 60 Persen

Regional
Puan: Seperti Bung Karno, PDI-P Selalu Berjuang Sejahterakan Wong Cilik

Puan: Seperti Bung Karno, PDI-P Selalu Berjuang Sejahterakan Wong Cilik

Regional
Setelah 25 Tahun Konflik Maluku

Setelah 25 Tahun Konflik Maluku

Regional
BMKG: Sumber Gempa Sumedang Belum Teridentifikasi, Warga di Lereng Bukit Diimbau Waspada Longsor

BMKG: Sumber Gempa Sumedang Belum Teridentifikasi, Warga di Lereng Bukit Diimbau Waspada Longsor

Regional
Gempa Sumedang, 53 Rumah Rusak dan 3 Korban Luka Ringan

Gempa Sumedang, 53 Rumah Rusak dan 3 Korban Luka Ringan

Regional
Malam Tahun Baru 2024, Jokowi Jajan Telur Gulung di 'Night Market Ngarsopuro'

Malam Tahun Baru 2024, Jokowi Jajan Telur Gulung di "Night Market Ngarsopuro"

Regional
Sekolah di Malaysia, Pelajar di Perbatasan Indonesia Berangkat Sebelum Matahari Terbit Tiap Hari

Sekolah di Malaysia, Pelajar di Perbatasan Indonesia Berangkat Sebelum Matahari Terbit Tiap Hari

Regional
Kisah Pengojek Indonesia dan Malaysia di Tapal Batas, Berbagi Rezeki di 'Rumah' yang Sama...

Kisah Pengojek Indonesia dan Malaysia di Tapal Batas, Berbagi Rezeki di "Rumah" yang Sama...

Regional
Menara Pengintai Khas Dayak Bidayuh Jadi Daya Tarik PLBN Jagoi Babang

Menara Pengintai Khas Dayak Bidayuh Jadi Daya Tarik PLBN Jagoi Babang

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com