Antisipasi Arus Mudik Lebaran, Solo Pasang Barikade di Jalur Macet dan Liburkan CFD

Kompas.com - 04/06/2018, 04:50 WIB
Petugas Dishub Kota Solo memasang rambu barikade untuk mendukung kelancaran kendaraan pada arus mudik dan balik Lebaran di kawasan Kerten, Solo, Jawa Tengah, Minggu (3/6/2018) malam. KOMPAS.com/Labib ZamaniPetugas Dishub Kota Solo memasang rambu barikade untuk mendukung kelancaran kendaraan pada arus mudik dan balik Lebaran di kawasan Kerten, Solo, Jawa Tengah, Minggu (3/6/2018) malam.

SOLO, KOMPAS.com - Ratusan rambu barikade dipasang Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo, Jawa Tengah, untuk memperlancar arus lalu lintas kendaraan pada arus mudik dan balik Lebaran di Solo.

Pemasangan rambu barikade dimulai dari Jalan Slamet Riyadi kawasan Kerten, Kecamatan Laweyan, Solo, Minggu (3/6/2018) malam.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kota Solo Ari Wibowo mengungkapkan, pemasangan rambu barikade dipusatkan di dua titik di Solo. Yaitu, di Jalan Slamet Riyadi di kawasan Kerten dan di Jalan Yos Sudarso di kawasan Coyudan. 

Menurut dia, dua kawasan tersebut merupakan jalur padat kendaraan. 

Baca juga: Dishub Solo Sediakan Mobil Derek Gratis 24 Jam Selama Arus Mudik dan Balik

"Ada 150 unit rambu barikade yang kami pasang untuk menghilangkan titik-titik crossing kendaraan. Sehingga arus menjadi lebih lancar," kata Ari disela pemasangan rambu barikade di Kerten, Solo, Minggu malam.

Pada angkutan Lebaran 2018, Dishub Kota Solo memprediksi jumlah kendaraan yang masuk Kota Solo akan meningkat 3 persen dari tahun lalu yang kenaikannya hanya 0,98 persen dari rata-rata biasa. Pada Lebaran tahun lalu ada sekitar 7,9 juta kendaraan yang masuk Solo.

"Tahun ini ada sekitar 8,1 juta kendaraan yang kami perkirakan masuk Solo pada saat arus mudik Lebaran," imbuh dia.

Menurut Ari, dengan adanya pemasangan rambu barikade tersebut kendaraan tidak bisa seenaknya memotong jalur ditengah padatnya arus lalu lintas.

Baca juga: Kakorlantas Sebut Ada 10 Titik Rawan Macet di Jalur Mudik Trans Jawa

"Secara keseluruhan kami (Dishub) sudah siap untuk menyambut masa angkutan Lebaran. Mulai dari pemasangan rambu RPPJ, barikade maupun rest area (tempat peristirahatan)," terang dia.

CFD

Sementara untuk mendukung kelancaraan kendaraan selama arus mudik dan balik Lebaran, kegiatan car free day (CFD) di Jalan Slamet Riyadi Solo mulai tanggal 10, 17 dan 24 Juni 2018 diliburkan.

"Selama tiga pekan mulai H-5 Lebaran sampai H+7 Lebaran kegiatan CFD kita liburkan untuk mendukung arus mudik dan balik Lebaran," tambah Kepala Dishub Kota Solo Hari Prihatno.

Kompas TV Kepala Terminal Pulogebang Ismanto memprediksi puncak arus mudik di Terminal Pulo Gebang akan terjadi pada tiga hari menjelang hari raya Idul Fitri.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Regional
Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Regional
Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Regional
Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Regional
KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

Regional
Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Regional
Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Regional
Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Regional
Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Regional
Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Regional
Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Regional
PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

Regional
Baru Diresmikan, Jembatan Gantung Simpay Asih Diharapkan Jadi Penghubung Ekonomi Warga Desa

Baru Diresmikan, Jembatan Gantung Simpay Asih Diharapkan Jadi Penghubung Ekonomi Warga Desa

Regional
Disdik Jabar Kembali Izinkan Siswa Gelar Studi Wisata, asalkan...

Disdik Jabar Kembali Izinkan Siswa Gelar Studi Wisata, asalkan...

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.