Polisi Usut Penyebar "Screenshot" Meme Rizieq Shihab dan Amien Rais

Kompas.com - 23/05/2018, 20:10 WIB
Mediasi kasus meme Rizieq Shihab-Amien Rais dan pengeroyokan Anggota DPRD Karawang Hitler Nababan di Aula Mapolres Karawang, Rabu (23/5/2018). KOMPAS.com/ FARIDA FARHANMediasi kasus meme Rizieq Shihab-Amien Rais dan pengeroyokan Anggota DPRD Karawang Hitler Nababan di Aula Mapolres Karawang, Rabu (23/5/2018).

KARAWANG, KOMPAS.com - Ketua DPRD Karawang Toto Suripto meminta Polres Karawang mengusut tuntas kasus pengeroyokan Hitler Nababan, sekaligus beredarnya meme Amien Rais dan Rizieq Shihab.

"Siapa yang menyulut isu harus diusut. Siapa yang mengeluarkan screenshoot (tangkapan layar) foto tersebut (dan menyebarkan) ke luar dan kenapa bisa bocor ke media, harus diusut," ujar Toto saat ditemui usai mediasi kasus pemukulan Hitler serta meme Rizieq Shihab dan Amien Rais, di Mapolres Karawang, Rabu (23/5/2018). 

Toto mengatakan, Hitler sendiri sudah meminta maaf beberapa saat setelah mengunggah meme tersebut di grup Banggar DPRD Karawang. Ia bahkan menyebut peristiwa tersebut sudah rampung satu bulan lalu.

"Hitler sudah ditegur dan meminta maaf. Kenapa sekarang ramai lagi? Itu biang keladinya," kata Toto. 

Politisi Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan itu menyebut, malam ini Badan Kehormatan (BK) DPRD Karawang dan unsur pimpinan akan menggelar rapat untuk membahas masalah tersebut.

Baca juga: Demokrat Karawang Minta Maaf soal Meme Rizieq Shihab dan Amien Rais

Sementara itu, Kapolres Karawang AKBP Slamet Waloya mengungkapkan, pihaknya akan menyelesaikan kasus Hitler hingga tuntas.

"Kita usut semua baik pelaku pemukulan dan pelaku yang menyebarkan screenshoot meme yang diunggah Hitler ke luar," kata Slamet.

Slamet menyebut, pihaknya sudah mengantongi sejumlah keterangan dan informasi bukti dugaan penyebaran tangkapan layar meme yang diunggah di grup WhatsApp Banggar DPRD Karawang itu.

"Kita sudah dapat beberapa info dan keterangan," tambahnya.

Ia menyebut, pihaknya tengah mendalami dan mengidentifikasi kasus tersebut.

"Jika ada bukti tersangka lain akan kita proses. Kita akan umumkan pada waktunya," tutupnya.

Sebelumnya, seorang anggota DPRD Karawang, Hitler Nababan diamuk massa di Ruang Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) Gedung Paripurna DPRD setempat, Selasa (22/5/2018).

Baca juga: Gara-gara Meme Rizieq Shihab dan Amien Rais, Anggota DPRD Babak Belur Dihajar Massa

Aksi tersebut dipicu meme Mantan Ketua MPR RI Amien Rais membonceng Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab di atas kompresor berkenalpot, yang diunggah Hitler di grup WhatsApp Banggar DPRD Karawang. Pada meme itu, Habib Rizieq mengenakan pakaian yang kurang pantas.

Kompas TV Bagaimana proses mediasi untuk penyelesaian masalah insiden pengeroyokan anggota DPRD Karawang?

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Dalang Jenggleng, Gunakan Cara Abnormal hingga Kuis Berhadiah

Kisah Dalang Jenggleng, Gunakan Cara Abnormal hingga Kuis Berhadiah

Regional
Ini Sosok di Balik Heboh Pasutri di Cianjur Bayar Persalinan Pakai Uang Koin

Ini Sosok di Balik Heboh Pasutri di Cianjur Bayar Persalinan Pakai Uang Koin

Regional
Reklamasi Laut di Bangka, Ada Sarang untuk Cumi Bertelur

Reklamasi Laut di Bangka, Ada Sarang untuk Cumi Bertelur

Regional
Polisi Bisa Identifikasi Kerangka Manusia di Rumah Kosong Bandung, Asal...

Polisi Bisa Identifikasi Kerangka Manusia di Rumah Kosong Bandung, Asal...

Regional
Kerangka Manusia Ditemukan Duduk di Sofa, Tetangga: Harusnya Ada Lalat dan Bau

Kerangka Manusia Ditemukan Duduk di Sofa, Tetangga: Harusnya Ada Lalat dan Bau

Regional
Melacak Jejak Pembalakan Liar Hutan Lindung Sendiki yang Mulai Gundul

Melacak Jejak Pembalakan Liar Hutan Lindung Sendiki yang Mulai Gundul

Regional
PHRI Manggarai Barat Dukung Rencana Jokowi soal G20 di Labuan Bajo

PHRI Manggarai Barat Dukung Rencana Jokowi soal G20 di Labuan Bajo

Regional
Cerita Ganjar Soal Deklarasi Keraton Agung Sejagat: Kena Hukum Alam Kalau Tak Dukung, Wah, Ini Nakut-Nakutin

Cerita Ganjar Soal Deklarasi Keraton Agung Sejagat: Kena Hukum Alam Kalau Tak Dukung, Wah, Ini Nakut-Nakutin

Regional
Jokowi Akan Serahkan 2.500 Sertifikat Tanah untuk Warga Manggarai Barat

Jokowi Akan Serahkan 2.500 Sertifikat Tanah untuk Warga Manggarai Barat

Regional
2 Pekan Tak Hujan, Lahan Padi di Jember Retak karena Kekeringan

2 Pekan Tak Hujan, Lahan Padi di Jember Retak karena Kekeringan

Regional
29 Pemuda Satu Kampung Diamankan Polisi, 19 Orang Positif Narkoba dan 10 Orang Beli Sabu

29 Pemuda Satu Kampung Diamankan Polisi, 19 Orang Positif Narkoba dan 10 Orang Beli Sabu

Regional
Wali Kota Hendi Berikan Penghargaan kepada 2 Dalang Wayang Potehi

Wali Kota Hendi Berikan Penghargaan kepada 2 Dalang Wayang Potehi

Regional
Situs PN Kepanjen Diretas, Isinya Protes Kasus Pelajar yang Bunuh Begal

Situs PN Kepanjen Diretas, Isinya Protes Kasus Pelajar yang Bunuh Begal

Regional
BKSDA Terima Owa Langka dari Warga, Pemilik Mengaku Tidak Tega

BKSDA Terima Owa Langka dari Warga, Pemilik Mengaku Tidak Tega

Regional
Ada Temuan BPK, Program Kartu Jombang Sehat Perlu Perbaikan Regulasi

Ada Temuan BPK, Program Kartu Jombang Sehat Perlu Perbaikan Regulasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X