Tim Sukses Optimistis Elektabilitas Sudirman-Ida Naik Pesat

Kompas.com - 23/05/2018, 18:49 WIB
Sudirman Said saat bersama dengan para guru honorer di Kebumen, Selasa (15/5/2018). Dok. Sudirman SaidSudirman Said saat bersama dengan para guru honorer di Kebumen, Selasa (15/5/2018).

SEMARANG, KOMPAS.com - Tim sukses pasangan Sudirman Said-Ida Fauziyah terus bergerak untuk meningkatkan elektabilitas calonnya di Pilkada Jawa Tengah.

Tim sukses optimistis di sisa waktu menjelang pemilihan pada 27 Juni 2018, elektabilitas pasangan Sudirman-Ida meningkat pesat.

"Kami masih optimistis karena masih ada waktu. Kami juga punya survei (internal) sendiri untuk acuan. Tren paslon terus naik," ujar Sekretaris DPD Gerindra Jawa Tengah, Sriyanto Saputro, saat dihubungi, Rabu (23/5/2018).

Ia mengatakan, partainya bersama koalisi terus bergerak di semua wilayah untuk memperkuat basis dukungan. Relawan juga diklaim terus bergerak ke desa-desa untuk memenangkan Sudirman-Ida.

"Kita terus menggerakkan mesin partai koalisi, relawan. Paslon juga terus ke bawah, terutama di bulan Ramadhan ini makin intensif," tuturnya.

Baca juga: Sudirman Said Dukung Pemekaran Brebes Selatan

Analis politik Point Indonesia Arif Nurul Imam mengatakan, hasil berbagai survei menyebut, paslon Ganjar-Taj Yasin masih unggul, namun bukan berarti peluang Sudirman-Ida sama sekali tidak ada.

Arif menilai tren elektabilitas petahana menurun, sementara tren penantang makin meningkat.

“Kuncinya sejauh mana akselerasi elektabilitas Sudirman-Ida bisa didongkrak sejalan dengan kian dekatnya waktu pencoblosan. Jika terjadi akselerasi elektabilitas massif, maka potensi mengalahkan Ganjar masih terbuka,” katanya, Selasa (22/5/2018).

Sebelumnya, hasil survei Centre for Strategic and International Studies (CSIS) menyebut elektabilitas calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo-Taj Yasin berada di posisi teratas dibanding Sudirman-Ida.

Baca juga: Survei CSIS: Ganjar Pranowo-Taj Yasin 66,5 Persen, Sudirman Said-Ida Fauziyah 14,8 Persen

Hasil survei menyebut Ganjar-Taj Yasin dengah elektabilitas 66,5 persen. Sedangkan Sudirman Said-Ida Fauziyah meraih elektabilitas 14,8 persen.

Sementara itu, sebanyak 18,7 persen responden tercatat belum menentukan pilihannya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dinilai Merugikan, Puluhan Warga di Luwu Hentikan Paksa Aktivitas Galian C

Dinilai Merugikan, Puluhan Warga di Luwu Hentikan Paksa Aktivitas Galian C

Regional
IPB: Dana Riset Dasar Minim hingga Kurang Diminati, Indonesia Terancam Impor Riset Negara Lain

IPB: Dana Riset Dasar Minim hingga Kurang Diminati, Indonesia Terancam Impor Riset Negara Lain

Regional
Detik-detik 2 Santri Terseret Air Bah karena Ingin Tolong Teman, 1 Tewas, 1 Hilang

Detik-detik 2 Santri Terseret Air Bah karena Ingin Tolong Teman, 1 Tewas, 1 Hilang

Regional
Digugat IRT yang Tak Terima Dinyatakan Terpapar Covid-19, Gugus Tugas: Sudah Sesuai Prosedur

Digugat IRT yang Tak Terima Dinyatakan Terpapar Covid-19, Gugus Tugas: Sudah Sesuai Prosedur

Regional
Tak Lagi Zona Merah Covid-19, Banjarmasin Berencana Buka Objek Wisata

Tak Lagi Zona Merah Covid-19, Banjarmasin Berencana Buka Objek Wisata

Regional
3 Hari Keluar Kota, Warga Wajib Tunjukkan Hasil Tes Swab Negatif Covid-19 Saat Kembali ke Surabaya

3 Hari Keluar Kota, Warga Wajib Tunjukkan Hasil Tes Swab Negatif Covid-19 Saat Kembali ke Surabaya

Regional
4 Pria Tertangkap Bawa Sabu 6 Kg, Pelaku Diupah Rp 180 Juta

4 Pria Tertangkap Bawa Sabu 6 Kg, Pelaku Diupah Rp 180 Juta

Regional
'Warga Terdaftar Sebagai Penerima tapi Tidak Mendapat Bantuan'

"Warga Terdaftar Sebagai Penerima tapi Tidak Mendapat Bantuan"

Regional
[POPULER NUSANTARA] Bahar bin Smith Jadi Tersangka | Bocah Balita Kerap Minta Maaf karena Trauma

[POPULER NUSANTARA] Bahar bin Smith Jadi Tersangka | Bocah Balita Kerap Minta Maaf karena Trauma

Regional
Mereka yang Merawat Ikrar Sumpah Pemuda di Maluku, Kalbar, dan Sumbar

Mereka yang Merawat Ikrar Sumpah Pemuda di Maluku, Kalbar, dan Sumbar

Regional
Tak Terima Dinyatakan Positif Covid-19, IRT Gugat Gugus Tugas dan RS ke Pengadilan

Tak Terima Dinyatakan Positif Covid-19, IRT Gugat Gugus Tugas dan RS ke Pengadilan

Regional
Tidak Kena Tilang, Belasan Pelanggar Lalu Lintas Disuruh Shalat Gaib di Pinggir Jalan

Tidak Kena Tilang, Belasan Pelanggar Lalu Lintas Disuruh Shalat Gaib di Pinggir Jalan

Regional
Muridnya Menikah Dini, Guru: Sedih Saat Mendengar Siswi Saya Keguguran, KDRT, dan Bercerai

Muridnya Menikah Dini, Guru: Sedih Saat Mendengar Siswi Saya Keguguran, KDRT, dan Bercerai

Regional
Sejumlah Pegawai Setda Positif Covid-19, Kantor Bupati Garut Ditutup Sepekan

Sejumlah Pegawai Setda Positif Covid-19, Kantor Bupati Garut Ditutup Sepekan

Regional
Cerita Yaidah Kesulitan Urus Akta Kematian Putranya di Pemkot Surabaya hingga Harus ke Jakarta

Cerita Yaidah Kesulitan Urus Akta Kematian Putranya di Pemkot Surabaya hingga Harus ke Jakarta

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X