"Launcher Girder" Jembatan 2 Tol di Jombang Ambruk, Diduga karena Angin Kencang

Kompas.com - 23/05/2018, 07:41 WIB
Kapolres Jombang AKBP Fadli Widiyanto (paling kanan) meninjau launcher girder jembatan penghubung tol Jombang-Mojokerto dan Kertosono-Ngawi yang ambruk. Surabaya.tribunnews.com/SutonoKapolres Jombang AKBP Fadli Widiyanto (paling kanan) meninjau launcher girder jembatan penghubung tol Jombang-Mojokerto dan Kertosono-Ngawi yang ambruk.

JOMBANG, KOMPAS.com - Peluncur girder atau launcher girder dari jembatan yang direncanakan menghubungkan Tol Jombang-Mojokerto (Jomo) dengan Tol Kertosono-Ngawi di Desa Gondangmanis, Kecamatan Bandarkedungmulyo, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, ambruk, Senin (21/5/2018).

Girder adalah sebuah balok di antara dua penyangga pada suatu jembatan atau flyover.

Kapolres Jombang AKPB Fadli Widiyanto mengatakan, ambruknya peluncur girder terjadi pada saat penataan alat bantu pemasangan girder tersebut sekitar pukul 10.00 WIB.

"Tadi alat ini (launcher/peluncur) dipasang untuk memindahkan girder. Saat di-setting, mendadak berguncang lalu rubuh. Harusnya hari ini girder bisa masuk. Tapi karena launcher rubuh, jadi tertunda," kata Kapolres Fadli saat meninjau lokasi.

Ambruknya launcher ini masih dalam penyelidikan internal pihak kontraktor.

Menurut Fadli, berdasarkan informasi yang didapat, robohnya launcher tersebut terjadi akibat kencangnya tiupan angin yang terjadi di atas jembatan sepanjang 50,81 meter tersebut.

"Jadi saat alat berdiri, belum ditata kemudian terguncang karena angin, lalu roboh ke kiri," imbuhnya.

Dibutuhkan waktu tiga hari untuk menata ulang launcher, sebelum menaikkan girder ke atas tiang penyangga yang membentang di atas Sungai Besuk yang membelah Desa Bandarkedungmulyo dengan Gondangmanis di Kecamatan Bandarkedungmulyo itu.

Ambruknya launcher girder ini menyebabkan jembatan ini terancam tak bisa optimal digunakan pada arus mudik Lebaran tahun ini demi mengurangi kepadatan di Simpang Bangjuri (Jombang, Nganjuk, Kediri) di Mengkreng.

"Untuk mudik akan dipakai arus satu jalur. Jembatan terus dikebut pekerjaannya. Semoga saat arus mudik bisa dipakai satu lajur sehingga bisa mengurangi kemacetan di wilayah Jombang, Kediri, Nganjuk," ungkap Fadli.

Disinggung soal kemungkinan adanya kelalaian saat pemasangan launcher, Fadli menyatakan itu kewenangan internal kontraktor yang mengerjakan pembangunan proyek.

"Yang pasti tidak ada korban luka maupun jiwa manusia dan semoga tidak mengganggu target, jembatan bisa difungsikan saat musim mudik lebaran," tuturnya.


Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Peluncur Girder Ambruk, Jembatan Tol Jomo - Kertosono Ngawi Terancam Tak Beroperasi Saat Lebaran



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisruh Lahan Sirkuit MotoGP Mandalika, Warga yang Bertahan dan Mereka yang Terus Membangun

Kisruh Lahan Sirkuit MotoGP Mandalika, Warga yang Bertahan dan Mereka yang Terus Membangun

Regional
Abai Protokol Kesehatan, 2 Pusat Keramaian di Samarinda Ditutup

Abai Protokol Kesehatan, 2 Pusat Keramaian di Samarinda Ditutup

Regional
Satu Karyawannya Positif Corona, BPJS Kesehatan Lhokseumawe Tutup Sepekan

Satu Karyawannya Positif Corona, BPJS Kesehatan Lhokseumawe Tutup Sepekan

Regional
Menangis Pulang ke Rumah, Bocah 5 Tahun Ternyata Jadi Korban Pencabulan Tetangga

Menangis Pulang ke Rumah, Bocah 5 Tahun Ternyata Jadi Korban Pencabulan Tetangga

Regional
Gegara Hujan Deras Beberapa Jam, Banjir Bandang Terjang Cicurug Sukabumi

Gegara Hujan Deras Beberapa Jam, Banjir Bandang Terjang Cicurug Sukabumi

Regional
Korupsi Uang Nasabah Rp 2,1 Miliar untuk Judi Bola Online, Pegawai BRI Ditahan

Korupsi Uang Nasabah Rp 2,1 Miliar untuk Judi Bola Online, Pegawai BRI Ditahan

Regional
Bosan Diisolasi, Pasien Positif Covid-19 di Indramayu Kabur dari RS

Bosan Diisolasi, Pasien Positif Covid-19 di Indramayu Kabur dari RS

Regional
Rutan Polres Nunukan Penuh Sesak, Tahanan Terpaksa Tidur Bergiliran Tiap Dua Jam

Rutan Polres Nunukan Penuh Sesak, Tahanan Terpaksa Tidur Bergiliran Tiap Dua Jam

Regional
5 Dokter Magang Positif Covid-19, 3 Puskesmas di Kaltim Ditutup Sementara

5 Dokter Magang Positif Covid-19, 3 Puskesmas di Kaltim Ditutup Sementara

Regional
Cerita Warga Masak Beras Bansos Bercampur Biji Plastik di Cianjur

Cerita Warga Masak Beras Bansos Bercampur Biji Plastik di Cianjur

Regional
Sebulan Dirawat, Tenaga Kesehatan Positif Covid-19 di Ambon Meninggal

Sebulan Dirawat, Tenaga Kesehatan Positif Covid-19 di Ambon Meninggal

Regional
Setelah Klaster Keluarga, Penularan Covid-19 Merambah ke Klaster Perkantoran

Setelah Klaster Keluarga, Penularan Covid-19 Merambah ke Klaster Perkantoran

Regional
Kontak dengan Menteri Agama, Sekda dan Gubernur NTB Negatif Covid-19

Kontak dengan Menteri Agama, Sekda dan Gubernur NTB Negatif Covid-19

Regional
Kontak dengan Ketua KPU, Pj Wali Kota Makassar: Saya Cukup Rapid Test

Kontak dengan Ketua KPU, Pj Wali Kota Makassar: Saya Cukup Rapid Test

Regional
Mahasiswa UGM Tenggelam Saat Penelitian di Sungai Oya Bantul

Mahasiswa UGM Tenggelam Saat Penelitian di Sungai Oya Bantul

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X