Ramadhan, Harga Elpiji 3 Kg di Pasangkayu Tembus Rp 30.000

Kompas.com - 22/05/2018, 08:21 WIB
Harga elpiji 3 kilogram di Pasangkayu, Mamuju Utara, Sulawesi Barat meroket hingga Rp 30.000 per tabung. Selain langka dan harganya mahal, elpiji subsidi 3 kilogram ini sulit didapat. KOMPAS.com/JunaediHarga elpiji 3 kilogram di Pasangkayu, Mamuju Utara, Sulawesi Barat meroket hingga Rp 30.000 per tabung. Selain langka dan harganya mahal, elpiji subsidi 3 kilogram ini sulit didapat.

PASANGKAYU, KOMPAS.com – Memasuki Ramadhan, harga elpiji 3 kg di Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat, menembus angka Rp 30.000 per tabung.

Selain harga melambung tinggi, elpiji sulit didapat. Alhasil kini warga resah dan kelimpungan mencari elpiji bersubsidi itu. 

Basri, salah satu pemilik pangkalan elpiji mengatakan, normalnya harga elpiji Rp 17.500 per tabung. Namun kini meroket hingga Rp 30.000 per tabung terutama di tingkat pengecer. 

Saat ini, sambung Basri, jatah pangkalan dikurangi oleh distributornya dari 500 menjadi 300 tabung. Pengurangan jatah ini membuat kebutuhan pelanggan tidak bisa dipenuhi.

Bahkan saat ini, pasokan elpiji di pangkalan miliknya masih kosong. 

Baca juga: Status Gunung Merapi Dinaikkan Jadi Waspada

"Jatahnya dikurangi sekitar 40 persen dari biasanya. Makanya banyak pelanggan yang datang kerap kecewa karena tidak kebagian tabung,” ungkap Basri, Selasa (22/5/2018). 

Meski sejumlah pangkalan menaikkan harga hingga Rp 30.000 karena tingginya permintaan, pangkalan milik Wahidah masih menerapkan harga yang ditetapkan pemerintah, Rp 17.500.

"Meski di tempat lain mahal, Kalau saya masih tetap jual Rp 17.500 per tabung sesuai ketentuan pemerintah,” jelas Wahidah, pemilik pangkalan.

Ia berharap pemerintah maupun Pertamina segera mengambil tindakan. Sebab warga di Kabupaten Pasangkayu mulai geram dengan ulah pengecer yang seenaknya menaikkan harga. 

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terungkap, Siswi Tewas di Drainase Sekolah Karena Dibunuh Ayah Kandung

Terungkap, Siswi Tewas di Drainase Sekolah Karena Dibunuh Ayah Kandung

Regional
Tak Segera Siapkan Bajunya, Remaja Jebolan The Voice Indonesia Tendang Kepala Ibu Berkali-kali

Tak Segera Siapkan Bajunya, Remaja Jebolan The Voice Indonesia Tendang Kepala Ibu Berkali-kali

Regional
Petugas Gunakan Air Laut Padamkan 10 Hektare Lahan yang Terbakar di Meranti

Petugas Gunakan Air Laut Padamkan 10 Hektare Lahan yang Terbakar di Meranti

Regional
2 Siswa yang Sodorkan Kotoran Manusia ke Adik Kelas Dikeluarkan dari Asrama, tapi...

2 Siswa yang Sodorkan Kotoran Manusia ke Adik Kelas Dikeluarkan dari Asrama, tapi...

Regional
Bantah WNA Singapura Meninggal di Batam karena Corona, Tim Medis Sebut Pasien Sudah Lama Sakit-sakitan

Bantah WNA Singapura Meninggal di Batam karena Corona, Tim Medis Sebut Pasien Sudah Lama Sakit-sakitan

Regional
Polisi Ungkap Ciri-ciri Mayat Tanpa Kepala di Bondowoso

Polisi Ungkap Ciri-ciri Mayat Tanpa Kepala di Bondowoso

Regional
Cerita Bripda Armanjas, Tetap Bantu Korban Banjir Meski Digigit Ular hingga Akhirnya Pingsan

Cerita Bripda Armanjas, Tetap Bantu Korban Banjir Meski Digigit Ular hingga Akhirnya Pingsan

Regional
Jumlah Babi yang Mati di NTT Mencapai 1.341 Ekor

Jumlah Babi yang Mati di NTT Mencapai 1.341 Ekor

Regional
Ibu Delis Sempat Benci Dengar Omongan Anaknya Tewas karena Kecelakaan Tak Sengaja

Ibu Delis Sempat Benci Dengar Omongan Anaknya Tewas karena Kecelakaan Tak Sengaja

Regional
Anggota SAR Brimob Dipatuk Ular saat Bantu Evakuasi Korban Banjir

Anggota SAR Brimob Dipatuk Ular saat Bantu Evakuasi Korban Banjir

Regional
Heboh Pasien Suspect Corona Meninggal Lalu Dibungkus Plastik di Semarang, Ini Penjelasan Rumah Sakit

Heboh Pasien Suspect Corona Meninggal Lalu Dibungkus Plastik di Semarang, Ini Penjelasan Rumah Sakit

Regional
Kronologi Lengkap Anak Tendang Ibu Kandung yang Viral di Facebook

Kronologi Lengkap Anak Tendang Ibu Kandung yang Viral di Facebook

Regional
'Gojek Tuyul' Mengincar Bonus dari Transaksi Fiktif

"Gojek Tuyul" Mengincar Bonus dari Transaksi Fiktif

Regional
Pelaku Pembunuhan Siswi SMP yang Tewas di Drainase Sekolah Ditangkap

Pelaku Pembunuhan Siswi SMP yang Tewas di Drainase Sekolah Ditangkap

Regional
2 Hari Hilang, Nelayan Asal Sumbawa Ditemukan Tewas di Pantai

2 Hari Hilang, Nelayan Asal Sumbawa Ditemukan Tewas di Pantai

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X