Selama 20 Tahun, Umat Buddha di Malang Sediakan Buka Puasa Gratis

Kompas.com - 22/05/2018, 05:10 WIB
Sejumlah umat Buddha yang tergabung dalam Paguyuban Metta, Vihara Sanggar Suci, Kecamatan Làwang, Kabupaten Malang saat membagikan menu buka puasa secara gratis, Senin (21/5/2018). KOMPAS.com/Andi HartikSejumlah umat Buddha yang tergabung dalam Paguyuban Metta, Vihara Sanggar Suci, Kecamatan Làwang, Kabupaten Malang saat membagikan menu buka puasa secara gratis, Senin (21/5/2018).

MALANG, KOMPAS.com - Puluhan orang berkerumun di bawah sebuah bangunan di selatan Vihara Sanggar Suci, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, Senin (21/5/2018).

Mereka menunggu tangan-tangan yang akan membagikan makanan untuk buka puasa gratis.

Menu buka puasa itu dibagikan umat Buddha. Selama Ramadhan, mereka yang tergabung dalam Paguyuban Metta ini memang rutin menyediakan menu buka puasa gratis untuk warga yang membutuhkan.

Rohaniawan Buddha Vihara Pondok Metta, Winantea Listiahadi (71) mengatakan, umat Buddha di vihara itu rutin menyediakan menu buka puasa gratis sejak 1998.

Artinya, sudah 20 tahun vihara itu menyediakan menu buka puasa.

Baca juga: Tradisi Mohibadaa, Cara Warga Gorontalo Sehat Sepanjang Ramadhan

Saat itu, tahun 1998, Indonesia sedang dilanda krisis moneter. Sejumlah bahan pokok melonjak naik.

Kondisi itu membuat umat Buddha berinisiatif menyediakan menu buka puasa untuk umat Muslim yang membutuhkan.

"Makna silaturahmi buka bersama, toleransi kemanusiaan, berbagi bersama, menumbuhkan cinta dan kasih perdamaian," katanya.

Awalnya, menu buka puasa dibagikan di dalam vihara. Namun karena yang datang semakin banyak, pembagian menu buka puasa dipindah ke bangunan sebalah selatan vihara. 

"Setiap hari ada 100 lebih porsi yang dibagi," kata Winantea.

Baca juga: Serunya Tradisi Patrol Saat Ramadhan di Surabaya pada 1971...

Warga yang datang ke lokasi beragam. Ada warga sekitar, warga yang kebetulan lewat dan membutuhkan untuk segera berbuka puasa.

Supri, warga yang kebetulan melintas di jalan itu bersyukur akhirnya bisa berbuka puasa. "Baru kali ini. Tadi waktu jalan lihat aja," katanya.

Rupi'ah (35) warga setempat juga bersyukur bisa buka puasa bersama secara gratis. "Saya setiap tahun kesini. Harapan saya tiap tahun diadakan," tutupnya.

Kompas TV Komunitas Perkumpulan Literasi Sulawesi Utara bersama PT Pos Indonesia menggelar Ngabuburead di awal ramadan.


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

MLTR Mendapat Sambutan Hangat Saat Konser di Semarang

MLTR Mendapat Sambutan Hangat Saat Konser di Semarang

Regional
Fakta Lengkap Banjir dan Longsor di Agam, Diduga karena Pembalakan Liar hingga Tetapkan Status Tanggap Darurat

Fakta Lengkap Banjir dan Longsor di Agam, Diduga karena Pembalakan Liar hingga Tetapkan Status Tanggap Darurat

Regional
[POPULER NUSANTARA] Respon Wishnutama soal Bali Tak Layak Dikunjungi | Driver Ojek Online Minta Maaf

[POPULER NUSANTARA] Respon Wishnutama soal Bali Tak Layak Dikunjungi | Driver Ojek Online Minta Maaf

Regional
Fakta Bali Disarankan Tak Dikunjungi Pada 2020, Tanggapan Pemerintah hingga Akan Kumpulkan Pelaku Pariwisata

Fakta Bali Disarankan Tak Dikunjungi Pada 2020, Tanggapan Pemerintah hingga Akan Kumpulkan Pelaku Pariwisata

Regional
Angin Puting Beliung di Enrekang, 6 Rumah Rusak, 1 Nyaris Roboh

Angin Puting Beliung di Enrekang, 6 Rumah Rusak, 1 Nyaris Roboh

Regional
Warga Surabaya Ingin Risma Buat Taman Berisi Pohon Tabebuya

Warga Surabaya Ingin Risma Buat Taman Berisi Pohon Tabebuya

Regional
Lima Gempa Bumi Guncang Sumbar dalam Kurun Seminggu

Lima Gempa Bumi Guncang Sumbar dalam Kurun Seminggu

Regional
Kulon Progo Bakal Terapkan Denda hingga Penjara bagi Perokok di Kawasan Tanpa Rokok

Kulon Progo Bakal Terapkan Denda hingga Penjara bagi Perokok di Kawasan Tanpa Rokok

Regional
Turis Belanda Tewas Bunuh Diri, Tinggalkan Surat Wasiat Minta Maaf

Turis Belanda Tewas Bunuh Diri, Tinggalkan Surat Wasiat Minta Maaf

Regional
Izin Operasional Bandara Notohadinegoro Jember Mati Sejak Maret 2018

Izin Operasional Bandara Notohadinegoro Jember Mati Sejak Maret 2018

Regional
Kronologi Bentrok Antar Mahasiswa Universitas HKBP Nommensen

Kronologi Bentrok Antar Mahasiswa Universitas HKBP Nommensen

Regional
Setelah 48 Jam, Akses Jalan yang Tertutup Longsor di Agam Bisa Terbuka

Setelah 48 Jam, Akses Jalan yang Tertutup Longsor di Agam Bisa Terbuka

Regional
Nenek Hilang 7 Hari di Hutan, Tim SAR Gabungan Hentikan Pencarian

Nenek Hilang 7 Hari di Hutan, Tim SAR Gabungan Hentikan Pencarian

Regional
Investor Serbu Jateng, Nilai Investasi Masuk Capai Rp 211,19 Triliun

Investor Serbu Jateng, Nilai Investasi Masuk Capai Rp 211,19 Triliun

Regional
Gubernur Olly Lobi Pemerintah Pusat agar KTT G20 Tahun 2023 Digelar di Sulawesi Utara

Gubernur Olly Lobi Pemerintah Pusat agar KTT G20 Tahun 2023 Digelar di Sulawesi Utara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X