2 Terduga Teroris Datang ke Palembang untuk Bayar Utang ke Dosen - Kompas.com

2 Terduga Teroris Datang ke Palembang untuk Bayar Utang ke Dosen

Kompas.com - 17/05/2018, 23:24 WIB
Suasana ruang dalam rumah penjual tanaman hias yang digeledah oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum (DItreskrimum) Polda SumselKOMPAS.com/ Aji YK Putra Suasana ruang dalam rumah penjual tanaman hias yang digeledah oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum (DItreskrimum) Polda Sumsel

PALEMBANG, KOMPAS.com — Dua terduga teroris Heri Hartanto alias Abu Rahman (38) dan Hengki Satria alias Abu Ansor (39) datang ke Palembang hendak membayar utang pada seorang dosen.

Dosen tersebut bekerja di salah satu universitas di Palembang, Sumatera Selatan. Namun, keduanya ditangkap Densus 88 Antiteror di kawasan pasar KM 5 Palembang, Senin (14/5/2018). 

“Mereka mengaku ingin menemui dosen itu untuk bayar utang, tapi belum bisa dijelaskan utang apa,” kata Kapolda Sumatera Selatan Irjen Zulkarnain Adinegara, Kamis (17/5/2018).

Zulkarnain menjelaskan, saat ini polisi masih mencari fakta keterlibatan dosen tersebut dengan meminta keterangan dari Abu Rahman dan Abu Ansor.

Baca juga: Batal Serang Mako Brimob, 2 Terduga Teroris Konsultasi ke Dosen

Bukti yuridis, sambung Zulkarnain, sangat dibutuhkan untuk mengetahui keterlibatan dosen tersebut. Densus serta Polda Sumsel terus mengejar keterangan dari kedua pelaku.

“Kita tidak bisa menuduh seseorang tanpa dilengkapi bukti yuridis. Sejauh ini masih didalami,” ujarnya.

Sempat beredar isu dosen yang dimaksud telah menyandang gelar profesor dan mengajar di salah satu universitas negeri di Palembang.

Namun, kabar tersebut dibantah Kapolda Sumsel lantaran pihaknya masih melakukan pendalaman.

“Itu hoaks, kami masih mendalami kasus ini,” tutupnya.

Kompas TV Warga yang ditangkap Densus berdomisili di Pekanbaru, Riau.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Komentar

Terkini Lainnya

Revisi Perda Larangan Becak Dinilai Perlu Didorong Dibanding Gugat ke MA

Revisi Perda Larangan Becak Dinilai Perlu Didorong Dibanding Gugat ke MA

Megapolitan
Polri Pertanyakan Tersebarnya Video Kepala Korps Brimob sebagai Kapolda Metro Jaya

Polri Pertanyakan Tersebarnya Video Kepala Korps Brimob sebagai Kapolda Metro Jaya

Megapolitan
Sanksi untuk Pejabat Pemkot Bekasi Diberikan Setelah Sidang Majelis Kode Etik

Sanksi untuk Pejabat Pemkot Bekasi Diberikan Setelah Sidang Majelis Kode Etik

Megapolitan
Golput Bentuk Kekecewaan Publik, Parpol Didesak Berubah

Golput Bentuk Kekecewaan Publik, Parpol Didesak Berubah

Nasional
Anak Malas Belajar? Coba 5 Tips Ini untuk Membuat Rajin

Anak Malas Belajar? Coba 5 Tips Ini untuk Membuat Rajin

Edukasi
Sambut Obor Asian Games, Ada Gelaran Budaya di Taman Fatahillah

Sambut Obor Asian Games, Ada Gelaran Budaya di Taman Fatahillah

Megapolitan
Putin akan Hadiri Pernikahan Menteri Luar Negeri Austria

Putin akan Hadiri Pernikahan Menteri Luar Negeri Austria

Internasional
Biografi Tokoh Dunia: Enzo Ferrari, Pendiri Mobil Mewah Ferrari

Biografi Tokoh Dunia: Enzo Ferrari, Pendiri Mobil Mewah Ferrari

Internasional
Lantik Rektor, Binus Ajak Mahasiswa Memiliki Daya Saing

Lantik Rektor, Binus Ajak Mahasiswa Memiliki Daya Saing

Edukasi
Pembangunan Jalur Dwi Ganda dari Stasiun Manggarai Selesai Tahun 2020

Pembangunan Jalur Dwi Ganda dari Stasiun Manggarai Selesai Tahun 2020

Megapolitan
Diperiksa 9,5 Jam, Idrus Marham Ingin Urusan soal PLTU Riau-1 Tuntas

Diperiksa 9,5 Jam, Idrus Marham Ingin Urusan soal PLTU Riau-1 Tuntas

Nasional
Ibu Korban Pembunuhan di Jalan Ciherang Minta Pelaku Dihukum Seberat-beratnya

Ibu Korban Pembunuhan di Jalan Ciherang Minta Pelaku Dihukum Seberat-beratnya

Megapolitan
Ditinggal Pemiliknya, Seekor Angsa Jantan 'Diadopsi' Kampus di China

Ditinggal Pemiliknya, Seekor Angsa Jantan "Diadopsi" Kampus di China

Internasional
Ombudsman Minta Pj Wali Kota Bekasi Beri Sanksi ke Inspektorat, Kepala BKKPD, dan Kabag Humas  Bekasi

Ombudsman Minta Pj Wali Kota Bekasi Beri Sanksi ke Inspektorat, Kepala BKKPD, dan Kabag Humas Bekasi

Megapolitan
Ramai-ramai Wartawan Maju sebagai Caleg Partai Nasdem

Ramai-ramai Wartawan Maju sebagai Caleg Partai Nasdem

Nasional
Close Ads X