Kepala SMP Otak Pembobolan Soal UNBK di Surabaya Melarikan Diri

Kompas.com - 03/05/2018, 21:47 WIB
Kepolisian Resort Kota Besar (Polrestabes) Surabaya menangkap dua pelaku pembobolan soal Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) SMPN 54 di Surabaya dan menetapkan mereka sebagai tersangka, Kamis (3/5/2018). KOMPAS.com/Achmad FaizalKepolisian Resort Kota Besar (Polrestabes) Surabaya menangkap dua pelaku pembobolan soal Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) SMPN 54 di Surabaya dan menetapkan mereka sebagai tersangka, Kamis (3/5/2018).

SURABAYA, KOMPAS.com - KE, kepala SMPN 54 Surabaya, yang diduga otak pembobolan soal ujian nasional berbasis komputer atau UNBK SMP di Surabaya, disebut polisi sudah melarikan diri. Polisi gagal menghadirkan kepala SMP perempuan tersebut untuk diperiksa.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran mengaku sudah menerjunkan anak buahnya untuk mencari keberadaan KE di sekolah maupun di lembaga bimbingan belajar milik KE. Namun hasilnya nihil.

"Beberapa nomor ponsel juga tidak bisa dihubungi," kata Sudamiran.

Orang-orang dekat KE, kata dia, juga sudah dihubungi, namun mereka mengaku tidak mengetahui keberadaan KE.

"Suami KE juga kami panggil, namun juga tidak datang. Kami akan terus memburu dan menghadirkan KE sebagai saksi utama kasus ini," jelasnya.

Polisi menduga KE adalah aktor utama pembobolan soal UNBK yang disimpan di 5 komputer di sekolah yang dia pimpin. Menurut pengakuan 2 pelaku yang sudah berstatus tersangka, yakni IM dan TH, keduanya mendapatkan perintah dari KE dengan janji gajinya akan dinaikkan.

Baca juga : Pelaku Pembobolan Soal UNBK SMP di Surabaya Mengaku Diperintah Kepala Sekolah

IM adalah pegawai teknisi dan TH, staf tata usaha SMPN 54. Keduanya adalah pegawai honorer SMPN 54 Surabaya.

Tiga hari menjelang UNBK tingkat SMP, keduanya membobol soal UNBK dari komputer yang berada di laboratorium SMPN 54 Surabaya dengan teknik tertentu.

Soal yang dicuri lalu difoto dan dikirim ke lembaga bimbingan belajar milik KE yang juga kepala SMPN 54 Surabaya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KA Pandanwangi Beroperasi Lagi, Penumpang Tak Perlu Rapid Test

KA Pandanwangi Beroperasi Lagi, Penumpang Tak Perlu Rapid Test

Regional
Tas Berisi Dana Desa Dicuri di Tempat Penitipan Toko, Uang Rp 161 Juta Raib

Tas Berisi Dana Desa Dicuri di Tempat Penitipan Toko, Uang Rp 161 Juta Raib

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 8 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 8 Agustus 2020

Regional
5 Fakta Baru Kasus Fetish Kain Jarik Berkedok Riset, Mengaku Ada 25 Korban dan Dijerat UU ITE

5 Fakta Baru Kasus Fetish Kain Jarik Berkedok Riset, Mengaku Ada 25 Korban dan Dijerat UU ITE

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 8 Agustus 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 8 Agustus 2020

Regional
Jawaban Wakil Wali Kota Tegal soal Pencitraan hingga Sembunyikan Data

Jawaban Wakil Wali Kota Tegal soal Pencitraan hingga Sembunyikan Data

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 8 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 8 Agustus 2020

Regional
Saat Gubernur Edy Rahmayadi Mantu di Tengah Pandemi...

Saat Gubernur Edy Rahmayadi Mantu di Tengah Pandemi...

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 8 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 8 Agustus 2020

Regional
Dendam dengan Orangtua, Pemuda Ini Bunuh dan Cabuli Anaknya

Dendam dengan Orangtua, Pemuda Ini Bunuh dan Cabuli Anaknya

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 8 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 8 Agustus 2020

Regional
2 Poliklinik di RSUD Aceh Tamiang Ditutup, 59 Tenaga Medis Dites Swab

2 Poliklinik di RSUD Aceh Tamiang Ditutup, 59 Tenaga Medis Dites Swab

Regional
Tanam Sayur di Pekarangan Selama Pandemi, Ibu-ibu Ini Raup Belasan Juta Rupiah

Tanam Sayur di Pekarangan Selama Pandemi, Ibu-ibu Ini Raup Belasan Juta Rupiah

Regional
Gunung Sinabung Kembali Alami Erupsi Setinggi 2.000 Meter

Gunung Sinabung Kembali Alami Erupsi Setinggi 2.000 Meter

Regional
Ini Pengakuan Tersangka Fetish Kain Jarik kepada Polisi

Ini Pengakuan Tersangka Fetish Kain Jarik kepada Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X